4 Pemicu Kekalahan Ukraina pada Perang Rusia pada 2025

Kamis, 11 Desember 2025 - 05:15 WIB
loading...
A A A
Jaksa penuntut mengatakan pada bulan Oktober bahwa sekitar 235.000 prajurit meninggalkan tugas tanpa izin (AWOL), dan hampir 54.000 telah membelot sejak Rusia memulai invasi skala penuhnya pada tahun 2022.

Angka-angka tersebut mulai meningkat pesat tahun lalu. Sekitar 176.000 kasus AWOL dan 25.000 pembelotan tercatat antara September 2024 dan September 2025.

“Bahkan di Rusia, tidak banyak tentara yang meninggalkan tugas tanpa izin,” kata Valentyn Manko, komandan tertinggi pasukan penyerang, kepada Pravda Ukraina pada hari Sabtu.

3. Ukraina Mengalami Kekurangan Prajurit

Krisis pembelotan memperburuk kekurangan prajurit yang sangat parah di tengah hilangnya wilayah Ukraina secara bertahap dan perlahan ke Rusia.

Pada bulan November, pasukan Rusia menduduki sekitar 500 kilometer persegi (190 mil persegi), sebagian besar di Ukraina timur, sementara perundingan perdamaian yang dimediasi Washington kembali terhenti.

Manko mengatakan bahwa sekitar 30.000 orang dimobilisasi setiap bulan, tetapi jumlah yang lebih disukai adalah 70.000 untuk "mengisi kembali" semua unit militer.

Seorang prajurit dapat dituduh melakukan desersi 24 jam setelah meninggalkan unit militernya, dan dapat menghadapi hukuman penjara antara lima hingga 12 tahun, menurut peraturan masa perang, sementara meninggalkan tugas tanpa izin (AWOL) dapat dihukum hingga 10 tahun penjara.

4. Lebih Baik Dipenjara Dibandingkan Mati Sia-sia

Banyak yang lebih memilih penjara.

“Jumlah desertir kita, prajurit yang meninggalkan tugas tanpa izin (AWOL) terlalu tinggi,” kata Letnan Jenderal Ihor Romanenko, mantan wakil kepala Staf Umum Angkatan Bersenjata Ukraina, kepada Al Jazeera. “Mereka berpikir bahwa dari sudut pandang hukum, lebih mudah masuk penjara daripada ke garis depan.”

Romanenko telah lama mengadvokasi pengenalan hukum masa perang yang lebih ketat dan hukuman yang lebih berat bagi para desertir dan pejabat korup, yang menurutnya harus dikirim ke garis depan daripada ke penjara.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Presiden Zelensky Pecat...
Presiden Zelensky Pecat Panglima Militer Ukraina, Rusia Untung Besar!
Zelensky Ditekan untuk...
Zelensky Ditekan untuk Pecat Jenderal Tertinggi Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia
Makin Kewalahan, Rusia...
Makin Kewalahan, Rusia Pilih Buru Operator Drone Ukraina
Jenderal Ini Klaim Ukraina...
Jenderal Ini Klaim Ukraina Akan Mengalami Kekalahan, Ini 4 Pemicunya
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 5.208 Jiwa, 16.740 Orang Terluka
Ngawur, Menteri Zionis...
Ngawur, Menteri Zionis Ini Klaim Gaza Milik Israel Sesuai Hukum Internasional
Rekomendasi
Rekam Jejak Komjen Karyoto,...
Rekam Jejak Komjen Karyoto, dari Pemberantasan Korupsi hingga Jaga Stabilitas Keamanan Nasional
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
Riau Bhayangkara Run...
Riau Bhayangkara Run 2026 Ciptakan Efek Ekonomi Rp58,9 Miliar
Berita Terkini
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
Serangan AS ke Iran...
Serangan AS ke Iran Tak Punya Strategi, Apakah Trump Sudah Putus Asa?
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved