4 Pemicu Kekalahan Ukraina pada Perang Rusia pada 2025

Kamis, 11 Desember 2025 - 05:15 WIB
loading...
4 Pemicu Kekalahan Ukraina...
Ukraina mengalami kekalahan yang paling parah pada 2025/ Fptp/X
A A A
MOSKOW - Telapak tangan dan jari Tymofey masih dipenuhi bekas luka ungu muda yang setengah sembuh akibat kawat berduri tajam di dinding sekitar pusat pelatihan militer tempat ia melarikan diri enam bulan lalu.

Pekerja kantoran jangkung berusia 36 tahun di Kyiv itu mengatakan kepada Al Jazeera bahwa ia telah melakukannya dua kali setelah dipaksa masuk wajib militer pada bulan April.

4 Pemicu Kekalahan Ukraina pada Perang Rusia pada 2025

1. Tidak Ada Pelatihan Tempur bagi Wajib Militer

Dia mengatakan dia memilih untuk membelot setelah menyadari betapa asal-asalan dan tidak efektifnya pelatihan yang dia terima untuk pertempuran nyata, dan bahwa dia pasti akan menjadi pasukan penyerang garis depan tanpa peluang untuk bertahan hidup.

“Tidak ada pelatihan sama sekali. Mereka tidak peduli bahwa saya tidak akan selamat dari serangan pertama,” kata Tymofey, merujuk pada sersan pelatih yang melatihnya pada bulan April setelah polisi menangkapnya di pusat Kyiv.

Ia mengklaim bahwa para pelatihnya sebagian besar sibuk mencegah pembelotan dari pusat pelatihan, yang dikelilingi oleh tembok beton setinggi 3 meter (9,8 kaki) yang ditutupi kawat berduri.

“Mereka tidak peduli apakah seorang tentara belajar menembak. Mereka memberi saya pistol, saya menembakkan satu peluru ke arah sasaran, dan mereka mencentang kotak di sebelah nama saya,” katanya.

Tymofey meminta agar nama belakang dan detail pribadinya dirahasiakan karena ia bersembunyi dari pihak berwenang.

Baca Juga: 4 Alasan Penjara di Amerika Latin Jadi Tempat Terbentuknya Kartel Paling Berbahaya di Dunia

2. Jumlah Tentara yang Membelot Bertambah Banyak

Ia mengklaim bahwa ia belum secara resmi didakwa dengan pembelotan atau meninggalkan tugas tanpa izin (AWOL), dakwaan yang dapat dilihat dalam daftar investigasi praperadilan daring dan yang dapat diakses publik.

Penjelasannya sederhana: “Separuh negara sedang dalam pelarian”, sementara otoritas militer dan sipil tidak memiliki kapasitas untuk melacak dan menangkap setiap pembelot.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rusia dan Ukraina Makin...
Rusia dan Ukraina Makin Jauh dari Perdamaian, Apa Pemicunya?
5 Alasan Putin Menolak...
5 Alasan Putin Menolak Perjanjian Batasan Serangan Jarak Jauh dengan Ukraina
Bom Ransel Meledak di...
Bom Ransel Meledak di Apartemen Monako, Oligarki Ukraina Vadym Iermolaiev Terluka
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Rusia Alami Krisis BBM...
Rusia Alami Krisis BBM Akibat Serangan Efektif Drone Ukraina, Ini 4 Faktanya
Langka, Putin Akui Rusia...
Langka, Putin Akui Rusia Krisis Bahan Bakar akibat Serangan Ukraina
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
AS Lancarkan Serangan...
AS Lancarkan Serangan Baru ke Iran, Sasar Pertahanan Udara hingga Fasilitas Drone
Hilang Misterius 12...
Hilang Misterius 12 Tahun Silam, Pencarian Pesawat Malaysia Airlines MH370 Diperpanjang Setahun
Rekomendasi
Dampak Pembiayaan PNM...
Dampak Pembiayaan PNM Diakui, Kini Melayani 23 Juta Nasabah Perempuan Prasejahtera
Apes, Uni Eropa Terancam...
Apes, Uni Eropa Terancam Kehilangan Pasokan Gas AS usai Tinggalkan Rusia
Jatuhkan Denda ke 97...
Jatuhkan Denda ke 97 Pindar, Putusan KPPU Dinilai Tidak Sah
Berita Terkini
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
Pasukan Keamanan Gaza...
Pasukan Keamanan Gaza Gagalkan Penyelundupan Narkoba Besar-besaran oleh Geng Antek Israel
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved