4 Alasan Penjara di Amerika Latin Jadi Tempat Terbentuknya Kartel Paling Berbahaya di Dunia

Rabu, 10 Desember 2025 - 17:05 WIB
loading...
A A A
Di seluruh Amerika Latin, pembantaian penjara atas kendali wilayah telah menjadi kenyataan yang berulang. Di penjara Uribana, Venezuela, perselisihan antara bos geng pada tahun 2013 menyebabkan kematian setidaknya 61 orang. Di Brasil, perselisihan serupa memicu pembantaian penjara Carandiru yang terkenal pada tahun 1992 di São Paulo, menewaskan 111 narapidana dan membantu memicu kebangkitan PCC.

Di Ekuador, dinamika tersebut menjadi semakin eksplosif. Karena peran strategisnya dalam ekspor kokain global, daerah seperti Guayaquil memungkinkan aktor asing — kartel Meksiko, pembangkang Kolombia — untuk menyusup ke dalam geng lokal. Ketika para pemimpin mereka dipenjara, perebutan kendali langsung berpindah ke penjara.

Daniel Pontón, dekan Sekolah Keamanan dan Pertahanan di Instituto de Altos Estudios Nacionales (IAEN) Ekuador, mengatakan penjara-penjara Ekuador seringkali terstruktur dalam blok sel yang dikendalikan oleh kelompok-kelompok yang berbeda, yang memicu konflik.

“Setiap blok memiliki ekonomi dan kepemimpinannya sendiri — semuanya diprivatisasi dan dikendalikan oleh geng,” katanya. “Jika saya berselisih dengan seorang pemimpin kriminal, saya akan menyerang bloknya, membunuhnya, dan mengambil alih struktur kriminalnya.”

Realitas itu terungkap dengan keras setelah pembunuhan Jorge Luis Zambrano, alias “Rasquiña,” pemimpin lama Los Choneros pada tahun 2020. Kematiannya menghancurkan keseimbangan yang dipertahankannya di antara faksi-faksi yang bersaing. Geng Los Lobos, Los Tiguerones, dan lainnya terpecah dan mulai memperebutkan dominasi, memicu pembantaian yang menewaskan lebih dari 400 narapidana di berbagai provinsi dalam waktu kurang dari tiga tahun, menurut InSight Crime.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Siapa Zhang Zhidong?...
Siapa Zhang Zhidong? Warga China yang Dituduh sebagai Raja Fentanyl Meksiko
AS Habisi Bos Geng Tren...
AS Habisi Bos Geng Tren de Aragua, Markasnya di Venezuela Dibom hingga Berkeping-keping
AS Dituding Berencana...
AS Dituding Berencana Dominasi Amerika Latin Sepenuhnya
Penembakan Massal Guncang...
Penembakan Massal Guncang Meksiko, 10 Tewas, Termasuk 6 Orang Sekeluarga
Siapa Laura Fernandez?...
Siapa Laura Fernandez? Presiden Baru Kosta Rika yang Ingin Jadi Perisai AS di Amerika Latin
Inilah 4 Perempuan Cantik...
Inilah 4 Perempuan Cantik di Balik Kartel Narkoba Terkejam, Salah Satunya Punya 3 Suami
Wamenhaj: Transparansi...
Wamenhaj: Transparansi jadi Kunci Berantas Kartel Haji
Kebakaran Hebat di Bar...
Kebakaran Hebat di Bar Bangkok Tewaskan 27 Orang!
Ken Bates Mantan Bos...
Ken Bates Mantan Bos Chelsea Meninggal di Usia 94 Tahun, Pernah Beli The Blues Seharga 1 Pound Sterling
Rekomendasi
Kejagung Pastikan Telusuri...
Kejagung Pastikan Telusuri Informasi Bunker Lain Terkait Kasus Febrie Adriansyah
Makna Prabowo Minta...
Makna Prabowo Minta Aparatur Introspeksi, Qodari: Tak Ada yang Istimewa di Mata Hukum
Kejagung Perintahkan...
Kejagung Perintahkan Kepala Kejati Hentikan Pengumpulan Data Program MBG
Berita Terkini
Pesawat Kiamat Rusia...
Pesawat Kiamat Rusia Mendarat di Teheran saat Iran-AS Perang, Apa Misinya?
Trump Beri Tahu Kongres:...
Trump Beri Tahu Kongres: AS dan Iran Resmi Perang Lagi!
Perang Iran Kembali...
Perang Iran Kembali Berkecamuk, Cadangan Rudal Strategis AS Terus Menipis
Siapa Zhang Zhidong?...
Siapa Zhang Zhidong? Warga China yang Dituduh sebagai Raja Fentanyl Meksiko
Tren Tak Mau Punya Anak...
Tren Tak Mau Punya Anak Melonjak di Jepang, Humanisasi Bayi Berbulu Berkembang Pesat
Gencatan Senjata Berakhir!...
Gencatan Senjata Berakhir! Perang Houthi dan Arab Saudi Bisa Pecah Kapan Saja
Infografis
8 Negara yang Warganya...
8 Negara yang Warganya Paling Kurus di Dunia, Salah Satunya Jepang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved