Perang Iran Kembali Berkecamuk, Cadangan Rudal Strategis AS Terus Menipis
Selasa, 14 Juli 2026 - 04:40 WIB
loading...
Cadangan rudal strategis AS terus menipis. Foto/X
A
A
A
WASHINGTON - Persediaan rudal AS semakin tertekan seiring berlanjutnya perang melawan Iran , dengan senjata-senjata penting yang habis lebih cepat daripada yang dapat diganti.
Pengumuman Presiden Donald Trump pada hari Jumat bahwa gencatan senjata dengan Iran telah "berakhir" diperkirakan akan memberikan tekanan yang lebih besar pada persediaan rudal Pentagon yang sudah menipis. Itu terungkap dalam laporan yang diterbitkan oleh CNN pada hari Minggu.
Laporan tersebut mencatat bahwa perang telah menghabiskan ribuan rudal presisi jarak jauh dan pencegat pertahanan udara, termasuk THAAD, Patriot, dan Tomahawk.
Pentagon telah menggunakan sekitar setengah dari rudal pencegat THAAD dan Patriot serta sekitar 30 persen dari rudal jelajah Tomahawk untuk menetralisir gelombang serangan drone dan rudal Iran, tambahnya.
Meskipun gencatan senjata Islamabad sempat memperlambat penggunaan rudal, pengisian ulang tetap jauh tertinggal dari laju konsumsi, demikian peringatannya.
Pengumuman Presiden Donald Trump pada hari Jumat bahwa gencatan senjata dengan Iran telah "berakhir" diperkirakan akan memberikan tekanan yang lebih besar pada persediaan rudal Pentagon yang sudah menipis. Itu terungkap dalam laporan yang diterbitkan oleh CNN pada hari Minggu.
Laporan tersebut mencatat bahwa perang telah menghabiskan ribuan rudal presisi jarak jauh dan pencegat pertahanan udara, termasuk THAAD, Patriot, dan Tomahawk.
Pentagon telah menggunakan sekitar setengah dari rudal pencegat THAAD dan Patriot serta sekitar 30 persen dari rudal jelajah Tomahawk untuk menetralisir gelombang serangan drone dan rudal Iran, tambahnya.
Meskipun gencatan senjata Islamabad sempat memperlambat penggunaan rudal, pengisian ulang tetap jauh tertinggal dari laju konsumsi, demikian peringatannya.
Lihat Juga :