3 Pemicu yang Bisa Seret China dan Jepang ke Ambang Perang Dunia III

Senin, 01 Desember 2025 - 13:22 WIB
loading...
A A A
Beijing telah menayangkan video propaganda Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) berjudul “Jika Perang Pecah Hari Ini, Inilah Tanggapanku”. Sementara Jepang terus memperkuat fasilitas militernya dengan dukungan Amerika.

Taiwan menyambut langkah Jepang, menyebut pengerahan sistem pertahanan rudal di Yonaguni sebagai “kunci stabilitas” di Selat Taiwan.

Namun bagi China, penempatan itu adalah ancaman langsung yang membuka pintu konfrontasi.

Satu kesalahan kecil, satu manuver yang salah tafsir, atau satu misil yang ditembakkan di waktu yang salah—dapat menjadi percikan yang menyeret China, Jepang, Taiwan, dan Amerika Serikat ke dalam salah satu konflik terbesar abad ini.

AS telah mempertahankan fasilitas dan pasukan militer utama di tanah Jepang. Jika serangan China menargetkan pangkalan-pangkalannya, kemungkinan besar AS akan terseret ke dalam konflik tersebut.

Meskipun NATO tidak mempertahankan pakta pertahanan bersama Pasal 5 di kawasan Asia-Pasifik, keterlibatan langsung AS kemungkinan akan mendorong sekutu Barat untuk memberikan dukungan mereka kepada AS–dan juga Jepang.

Sementara itu, Rusia diperkirakan akan bergabung dengan sekutunya; China, dalam perang.

Meskipun Rusia dan China tidak memiliki perjanjian pertahanan bersama formal ala NATO, mereka memiliki hubungan strategis yang mendalam yang akan mendorong Moskow untuk membantu membela Beijing.

Presiden Rusia Vladimir Putin juga dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk melancarkan serangan ke Eropa guna membagi sumber daya NATO sementara Beijing terus bertempur di garis depan utama.

Di sisi lain, Iran dan Korea Utara juga berpotensi memberikan dukungan mereka kepada aliansi Rusia-China.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Pemimpin Oposisi Zionis:...
Pemimpin Oposisi Zionis: Kesepakatan Damai AS-Iran Berarti Tak Satu Pun Tujuan Perang Israel Tercapai
Uni Emirat Arab Bayar...
Uni Emirat Arab Bayar Iran Rp355,5 Triliun agar Berhenti Menyerang
AS Habisi Bos Geng Tren...
AS Habisi Bos Geng Tren de Aragua, Markasnya di Venezuela Dibom hingga Berkeping-keping
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Trump Setuju Cairkan Aset Iran Rp426,7 Triliun yang Dibekukan AS
Pendaftaran Program...
Pendaftaran Program Magang ke Jepang Dibuka Kemnaker, Begini Caranya
3 Pelaut India Tewas...
3 Pelaut India Tewas Akibat Serangan Kapal Tanker oleh AS di Lepas Pantai Oman
Pernikahan Tragis! Ayah...
Pernikahan Tragis! Ayah Mempelai Wanita Tewas akibat Serangan Jantung setelah Ribut soal Mahar
Rekomendasi
Momen Lucu Pangeran...
Momen Lucu Pangeran George Tahan Bersin di Trooping the Colour 2026, Ini Reaksi Kate Middleton!
Konsolidasi Kekuatan...
Konsolidasi Kekuatan di Jawa Barat, Perindo Targetkan Basis Kemenangan dan Model Nasional
Rieke Diah Pitaloka...
Rieke Diah Pitaloka Dikritik Akademisi: Melihat Dukungan Manajemen Jangan Sempit
Berita Terkini
Pejuang Hizbullah Sergap...
Pejuang Hizbullah Sergap Pasukan Israel di Lebanon
Ini 5 Bukti Perjanjian...
Ini 5 Bukti Perjanjian Damai AS dan Iran Tunjukkan Kegagalan Tujuan Perang Israel
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Pemimpin Oposisi Zionis:...
Pemimpin Oposisi Zionis: Kesepakatan Damai AS-Iran Berarti Tak Satu Pun Tujuan Perang Israel Tercapai
Perseteruan Memanas,...
Perseteruan Memanas, Jet Tempur Swedia Cegat Pesawat Militer Rusia
Infografis
Pete Hegseth, Menteri...
Pete Hegseth, Menteri Perang AS yang Dikenal Rasis, Radikal, dan Pemabuk
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved