Mengenal T-Dome, Perisai Berlapis Taiwan Senilai Rp666 Triliun untuk Tangkis Rudal-rudal China

Senin, 01 Desember 2025 - 08:31 WIB
loading...
A A A
Taiwan sudah menunggu pasokan senjata AS senilai miliaran dolar.

Kementerian Pertahanan telah menerbitkan daftar barang yang rencananya akan dibeli dengan anggaran baru, termasuk artileri presisi, rudal serang presisi jarak jauh, rudal anti-balistik dan anti-tank, serta sistem tanpa awak.

Parlemen yang dikuasai oposisi belum menyetujui anggaran tersebut dan belum jelas apa rencana Taiwan untuk membeli dari Amerika Serikat, tetapi Lai mengatakan akan ada akuisisi senjata AS yang signifikan.

Lai mengatakan pada hari Rabu pekan lalu bahwa militer Taiwan bertujuan untuk memiliki kesiapan tempur gabungan tingkat tinggi pada tahun 2027—yang sebelumnya disebut oleh para pejabat AS sebagai kemungkinan timeline untuk serangan China di pulau itu—dan "kemampuan pertahanan pencegahan yang sangat tangguh dan komprehensif pada tahun 2033".

"Menyelesaikan seluruh arsitektur T-Dome sebelum tahun 2027 adalah hal yang mustahil," kata Su.

"Integrasi sistem dan produksi pencegat baru — rudal, senjata antipesawat, dan senjata berenergi terarah—semuanya akan membutuhkan waktu."

Kesiapan tidak hanya bergantung pada pengiriman, kata Drew Thompson, seorang peneliti senior di Rajaratnam School of International Studies, Singapore’s Nanyang Technological University.

"Semuanya bergantung pada bagaimana Anda mendefinisikan efektivitas, bagaimana Anda mendefinisikan kesiapan, dan apa saja yang termasuk dalam T-Dome," kata Thompson.

"Apakah mereka menghitung amunisi cadangan perang? Apakah mereka memiliki cukup rudal di gudang? Apakah rudal-rudal itu didistribusikan?"

Itu juga mengharuskan militer "belajar cara mengoperasikan" sistem tersebut.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
Viral! Kebun Binatang...
Viral! Kebun Binatang China Cari Pemeran Beruang Hitam, Gajinya Rp263,6 Juta
Iran Tuduh NATO Terlibat...
Iran Tuduh NATO Terlibat Perang Gabungan AS-Israel Gara-gara Pengakuan Sekjen Mark Rutte
Kerja Sama Yunani-China...
Kerja Sama Yunani-China Diperdebatkan, Legislator Tolak Status 'Mitra Lemah'
Jepang Sangkal Militernya...
Jepang Sangkal Militernya Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk China
Bukan Utang, Purbaya...
Bukan Utang, Purbaya Tegaskan Pendanaan AIIB Rp303 Triliun Murni Investasi
Negosiator Iran dan...
Negosiator Iran dan AS Bertemu di Jenewa untuk Babak Baru Pembicaraan Demi Akhiri Perang
Heboh, Menteri Perempuan...
Heboh, Menteri Perempuan Swedia Bawa Bayi ke Pertemuan Uni Eropa
Rekomendasi
Jokowi Pede PSI Masuk...
Jokowi Pede PSI Masuk Parlemen Senayan di Pemilu 2029
Prabowo Ajak Seluruh...
Prabowo Ajak Seluruh Elemen Bangsa Perkuat Persatuan di Tengah Keberagaman demi Kemajuan Bangsa
MSIN Putuskan Tak Bagi...
MSIN Putuskan Tak Bagi Dividen, Fokus Perkuat Platform Digital
Berita Terkini
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Infografis
Militer China Kepung...
Militer China Kepung Taiwan untuk Simulasi Invasi Besar-besaran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved