Mengenal T-Dome, Perisai Berlapis Taiwan Senilai Rp666 Triliun untuk Tangkis Rudal-rudal China

Senin, 01 Desember 2025 - 08:31 WIB
loading...
Mengenal T-Dome, Perisai...
Taiwan sedang membangun sistem pertahanan udara berlapis yang dijuluki T-Dome. Sistem ini akan menangkis serangan rudal-rudal China jika perang pecah. Foto/CNA via Focus Taiwan
A A A
TAIPEI - Pemerintah Taiwan telah mengusulkan tambahan anggaran pertahanan sebesar USD40 miliar (sekitar Rp666 triliun) selama beberapa tahun. Anggaran itu difokuskan untuk pengembangan sistem pertahanan udara berlapis yang dijuluki "T-Dome".

Sistem ini akan dirancang untuk melindungi pulau demokrasi tersebut dari potensi serangan jet tempur, rudal, atau pun drone China.

China mengeklaim Taiwan sebagai bagian dari wilayahnya dan mengancam akan menggunakan kekuatan untuk mencaploknya.

Baca Juga: AS-Jepang Ancam Tenggelamkan Kapal Induk China, Beijing: Itu Fantasi!

Presiden Taiwan Lai Ching-te telah berjanji untuk mempercepat pembangunan T-Dome guna menciptakan "jaring pengaman" bagi Taiwan dan melawan apa yang disebutnya sebagai ancaman China yang "semakin intensif" terhadap pulau dan wilayah tersebut.

Apa Itu Sistem Pertahanan Udara Berlapis T-Dome?


T-Dome diumumkan oleh Lai pada 10 Oktober dan telah dibandingkan dengan sistem antirudal Iron Dome milik Israel.

Namun, terdapat perbedaan utama.

Iron Dome dirancang terutama untuk senjata jarak pendek. "T-Dome akan menghadapi ancaman yang jauh lebih luas," ujar analis keamanan yang berbasis di Taipei, J Michael Cole, seperti dikutip dari AFP, Senin (1/12/2025).

"Ini ditujukan untuk pesawat PLA, rudal balistik dan jelajah, serta, yang semakin meningkat, drone," kata Cole, menggunakan singkatan PLA untuk Tentara Pembebasan Rakyat China.

Taiwan sudah memiliki sistem pertahanan udara, termasuk Patriot buatan Amerika Serikat (AS) dan sistem Sky Bow buatan dalam negeri.

Taiwan juga sedang menunggu untuk menerima unit National Advanced Surface-to-Air Missile System (NASAMS) dari Amerika Serikat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Venezuela Umumkan Keadaan...
Venezuela Umumkan Keadaan Darurat setelah Diguncang 2 Gempa Dahsyat, 32 Orang Tewas
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Badan Intelijen AS Kehilangan...
Badan Intelijen AS Kehilangan Akses ke Alat AI Mythos 5, Apa Pemicunya?
LineShine Jadi Superkomputer...
LineShine Jadi Superkomputer Tercepat di Dunia, China Mampu Kalahkan AS
Pengaruh Wali Kota Muslim...
Pengaruh Wali Kota Muslim New York Ini Makin Kuat, Siapa yang Didukungnya Menang!
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Negosiator Iran dan...
Negosiator Iran dan AS Bertemu di Jenewa untuk Babak Baru Pembicaraan Demi Akhiri Perang
Status Triliuner Elon...
Status Triliuner Elon Musk Hilang usai Saham SpaceX dan Tesla Anjlok
Rekomendasi
Rekam Jejak Eks Ketua...
Rekam Jejak Eks Ketua PN Kudus yang Dipecat karena Tilep Uang Rp2 Miliar
Prabowo Bertemu Kapolri...
Prabowo Bertemu Kapolri di Istana, Terima Laporan Kamtibmas-Persiapan Hari Bhayangkara 2026
Padi Reborn hingga Mahalini...
Padi Reborn hingga Mahalini Bakal Hibur Warga pada Puncak HUT Jakarta
Berita Terkini
Iran Peringatkan Kapal-kapal...
Iran Peringatkan Kapal-kapal Tidak Melintasi Selat Hormuz Tanpa Izin
Korban Gempa Venezuela...
Korban Gempa Venezuela Bertambah, 164 Orang Tewas, 971 Luka-luka
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Venezuela Umumkan Keadaan...
Venezuela Umumkan Keadaan Darurat setelah Diguncang 2 Gempa Dahsyat, 32 Orang Tewas
Infografis
Militer China Kepung...
Militer China Kepung Taiwan untuk Simulasi Invasi Besar-besaran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved