Tuntut Presiden Marcos Mundur, Puluhan Ribu Gen Z Turun ke Jalanan Filipina

Minggu, 30 November 2025 - 15:19 WIB
loading...
Tuntut Presiden Marcos...
Puluhan ribu Gen Z turun ke jalanan untuk menggulingkan Presiden Ferdinand Marcos Jr Foto/X/@News5PH
A A A
MANILA - Puluhan ribu orang berunjuk rasa di ibu kota Filipina , Manila, menuntut pengunduran diri Presiden Ferdinand Marcos Jr. terkait skandal korupsi yang terkait dengan pengeluaran pemerintah untuk infrastruktur pengendalian banjir. Gerakan Generasi Z itu menjadi gelombang yang mengguncang politik Filipina.

Aksi unjuk rasa yang diselenggarakan oleh Kilusang Bayan Kontra-Kurakot atau Gerakan Rakyat Anti Korupsi (KBKK) ini dimulai di Taman Nasional Luneta, Manila, pada hari Minggu, dengan para pengunjuk rasa berbaris menuju istana presiden.

Melansir Al Jazeera, beberapa orang membawa patung Marcos dan Wakil Presiden Sara Duterte, menggambarkan kedua politisi tersebut sebagai buaya dan dijuluki "koruptor-codile", sementara yang lain membawa spanduk bertuliskan "Marcos Mundur" dan "Semua politisi korup harus bertanggung jawab".

Penyelenggara mengatakan mereka memperkirakan jumlah massa lebih dari 20.000 orang.

Ini adalah wujud terakhir kemarahan publik atas skandal "Triliun Peso", di mana para politisi berpengaruh, termasuk sekutu Marcos, dituduh mengantongi miliaran peso sebagai suap untuk kontrak infrastruktur pengendalian banjir yang ternyata cacat atau bahkan tidak pernah dibangun sama sekali.

Kerusakan parah akibat dua topan dahsyat baru-baru ini, yang menewaskan lebih dari 250 orang, telah memicu kemarahan publik.

Dua menteri kabinet telah mengundurkan diri akibat skandal tersebut, sementara mantan anggota parlemen yang dituduh dalam kasus ini, Zaldy Co, menuduh Marcos memerintahkannya untuk menambahkan $1,7 miliar ke anggaran untuk "pekerjaan umum yang meragukan" saat ia memimpin komite alokasi anggaran.

Presiden telah membantah klaim tersebut.

Di antara mereka yang berunjuk rasa pada hari Minggu adalah mahasiswa berusia 21 tahun, Matt Wovi Villanueva, yang juga ikut serta dalam protes serupa di istana presiden pada bulan September. Protes tersebut berujung kekerasan dengan penangkapan sekitar 300 orang oleh polisi.

Villanueva mengatakan ia dipukuli dan ditahan selama lima hari saat itu.

“Dibandingkan dengan bulan September, kami punya lebih banyak alasan untuk kembali turun ke jalan sekarang,” ujar Villanueva kepada Al Jazeera. “Mereka terus memperlakukan kami seperti orang bodoh. Jika kami menginginkan keadilan sejati, kami butuh Marcos dan [Wakil Presiden Sara] Duterte untuk mengundurkan diri.”

Duterte, putri mantan Presiden Rodrigo Duterte, yang berselisih dengan Marcos, menghadapi tuduhan terpisah atas penyalahgunaan dana pemerintah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Filipina dan China Bentrok,...
Filipina dan China Bentrok, 1 Tentara Terluka
Pendukung Partai Kecoa...
Pendukung Partai Kecoa Kembali Turun ke Jalan, Apa yang Dituntut?
Media China Gambarkan...
Media China Gambarkan Orang Filipina sebagai Monyet, Manila Marah
Topan Bavi Terjang China,...
Topan Bavi Terjang China, Paksa Hampir 2 Juta Orang Mengungsi
4 Alasan Wapres Filipina...
4 Alasan Wapres Filipina Sara Duterte Terancam Dimakzulkan, Konflik dengan Presiden hingga Terjerat Skandal Korupsi
Sidang Pemakzulan Digelar,...
Sidang Pemakzulan Digelar, Nasib Wakil Presiden di Ujung Tanduk
Gen Z Ramai Tinggalkan...
Gen Z Ramai Tinggalkan Wireless Earphone, Benarkah yang Pakai Kabel Lebih Sehat?
Jadi PM Baru, Andy Burnham...
Jadi PM Baru, Andy Burnham Izinkan AS Gunakan Pangkalan Inggris untuk Serang Iran
Trump Peringatkan China-Rusia...
Trump Peringatkan China-Rusia Tak Kirim Senjata ke Iran: Mereka Akan Bernasib Buruk!
Rekomendasi
Mama Firda Bagikan 5...
Mama Firda Bagikan 5 Tips Membuat Konten Review Makanan yang Disukai Netizen
Exabytes dan Universitas...
Exabytes dan Universitas Ciputra Surabaya Perkuat Kontribusi Dunia Pendidikan
Pekan Dekranasda Tangsel...
Pekan Dekranasda Tangsel 2026 Resmi Dibuka, UMKM dan Ekraf Lokal Siap Naik Kelas
Berita Terkini
Memanas, Kuwait dan...
Memanas, Kuwait dan Bahrain Lancarkan Serangan Udara ke Iran
Viral Video Trump Pingsan...
Viral Video Trump Pingsan dan Terduduk Lemas saat Mau Masuk Limusin
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Dicopot dari Jabatannya atas Tuduhan Pelecehan Seksual Bermotif Politik
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa Evakuasi 80.000 Orang di Prancis dan Spanyol
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Infografis
7 Alasan Gen Z Nepal...
7 Alasan Gen Z Nepal Turun ke Jalan, Paksa PM KP Sharma Mundur
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved