Tuntut Presiden Marcos Mundur, Puluhan Ribu Gen Z Turun ke Jalanan Filipina

Minggu, 30 November 2025 - 15:19 WIB
loading...
A A A
Namun, petugas pers kepresidenan, Claire Castro, telah menolak seruan untuk memecat presiden, dengan mengatakan bahwa seruan tersebut inkonstitusional dan berasal dari "kepentingan pribadi".

Marcos menyuarakan kekhawatiran atas skandal tersebut pada bulan Juli, dalam pidato kenegaraannya di hadapan Kongres. Pada bulan September, ia membentuk Komisi Independen untuk Infrastruktur (ICI) yang bertugas menyelidiki pejabat yang terkait dengan korupsi.

Sekitar 9.855 proyek pengendalian banjir, senilai lebih dari 545 miliar peso (USD9 miliar) sedang diselidiki.

Senat dan DPR juga mengadakan sidang mereka sendiri terkait kasus tersebut.

Menteri Keuangan memberi tahu anggota parlemen pada bulan September bahwa hingga 118,5 miliar peso (USD2 miliar) untuk proyek pengendalian banjir mungkin telah hilang akibat korupsi sejak tahun 2023.

Di antara mereka yang terlibat adalah sepupu dan sekutu utama Marcos, Martin Romualdez, yang membantah terlibat tetapi telah mengundurkan diri sebagai ketua DPR.

Sementara itu, ICI belum menyelidiki tuduhan pelanggaran yang dilakukan presiden.

“Investigasi ICI belum membebaskannya dari tuduhan melakukan kesalahan,” kata Profesor ilmu politik Sol Iglesias dari Universitas Filipina.

Ia mengatakan “pemerintahan Marcos telah kehilangan kredibilitasnya” setelah protes bulan September dan tindakan keras polisi.

“Akan sangat sulit dipercaya bahwa tangan presiden bersih, meskipun kita masih belum melihat bukti yang jelas,” kata Iglesias kepada Al Jazeera.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Filipina dan China Bentrok,...
Filipina dan China Bentrok, 1 Tentara Terluka
Pendukung Partai Kecoa...
Pendukung Partai Kecoa Kembali Turun ke Jalan, Apa yang Dituntut?
Media China Gambarkan...
Media China Gambarkan Orang Filipina sebagai Monyet, Manila Marah
Topan Bavi Terjang China,...
Topan Bavi Terjang China, Paksa Hampir 2 Juta Orang Mengungsi
4 Alasan Wapres Filipina...
4 Alasan Wapres Filipina Sara Duterte Terancam Dimakzulkan, Konflik dengan Presiden hingga Terjerat Skandal Korupsi
Sidang Pemakzulan Digelar,...
Sidang Pemakzulan Digelar, Nasib Wakil Presiden di Ujung Tanduk
Gen Z Ramai Tinggalkan...
Gen Z Ramai Tinggalkan Wireless Earphone, Benarkah yang Pakai Kabel Lebih Sehat?
Ledakan Dahsyat Runtuhkan...
Ledakan Dahsyat Runtuhkan Terowongan di India, Tewaskan 12 Pekerja
Terungkap! Drone Iran...
Terungkap! Drone Iran Tembus Fasilitas CIA di Arab Saudi dengan Akurasi Tinggi
Rekomendasi
Menuju Smart City Tanpa...
Menuju Smart City Tanpa Kertas, Mengurai Masalah Dokumen Ganda dan Sampah di Kota Bandung
Pakar: Penggeledahan...
Pakar: Penggeledahan dalam Kasus Febrie Dapat Dibenarkan Asal Sesuai Prosedur
Rodri Bungkam Mulut...
Rodri Bungkam Mulut Ronaldo dengan Trofi Piala Dunia 2026 dan Golden Ball
Berita Terkini
Ini Perceraian Termahal...
Ini Perceraian Termahal Abad Ini! Nilainya Capai Rp11 Triliun
Houthi dan Arab Saudi...
Houthi dan Arab Saudi Saling Serang, Ini 5 Pemicunya
AS Tak Umumkan Serangan...
AS Tak Umumkan Serangan Udara ke Iran, Apakah Dikaitkan dengan Angka Sial?
Dipaksa Akui Israel...
Dipaksa Akui Israel untuk Kesepakatan Nuklir, Akankah Saudi Merapat ke China dan Pakistan?
Trump Tiba-tiba Ganti...
Trump Tiba-tiba Ganti Pesawat karena Takut Dibunuh usai KTT NATO di Turki
Memanas, Kuwait dan...
Memanas, Kuwait dan Bahrain Lancarkan Serangan Udara ke Iran
Infografis
Ribuan Umat Islam Inggris...
Ribuan Umat Islam Inggris Turun ke Jalan Lawan Gerakan Rasis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved