Kasus Covid-19 Meningkat, Israel Terapkan Lockdown

Selasa, 15 September 2020 - 12:15 WIB
loading...
A A A
Pemerintah Belgia juga memberlakukan peraturan lebih ketat, bahkan jauh lebih awal. Belgia banyak dipuji ahli kesehatan di Inggris karena berhasil mengendalikan wabah Covid-19 dengan antisipatif, cepat, dan efektif. Saat ini, beberapa wilayah di Belgia sebenarnya masih belum sepenuhnya aman, tapi tampak jauh lebih kondusif.

Warga Inggris kini juga dilarang berkumpul lebih dari enam orang, baik di dalam ruangan maupun di luar ruangan. Mereka yang terbukti melanggar peraturan pembatasan sosial akan langsung dikenai denda senilai 100 poundsterling. Denda itu akan naik hingga 3.200 poundsterling jika pelaku kembali melakukan pelanggaran untuk kedua kalinya.

Sejauh ini, pemerintah Inggris berharap tidak perlu sampai kembali memberlakukan lockdown. Namun, pemerintah Inggris siap meningkatkan protokol kesehatan sesuai dengan perkembangan di lapangan dan berharap masyarakat mematuhinya. Seperti dilansir The Telegraph, pemerintah Inggris kemungkinan akan memberlakukan jam malam. (Lihat videonya: DKI Jakarta kembali Berlakukan PSBB Jilid II Mulai Hari Ini)

Menteri Kesehatan Inggris Matt Hancock juga mengatakan, pemerintah berupaya menghindari perubahan drastis dengan berharap masyarakat mematuhi protokol kesehatan. (Muh Shamil)
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ancaman Nyata Zionis...
Ancaman Nyata Zionis Bukan Iran, Industri Militer Israel Berlomba Melawan Drone Hizbullah
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
Benarkah Mossad Hendak...
Benarkah Mossad Hendak Habisi Bos Militer Pakistan Selama Perundingan AS-Iran di Swiss?
Eks Menteri Zionis:...
Eks Menteri Zionis: Trump Permalukan Netanyahu dan Israel dengan Penghinaan yang Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
6 Fakta NATO Jelang...
6 Fakta NATO Jelang KTT Ankara, Memiliki 3,3 Juta Prajurit dan Anggaran Militer Terbesar di Dunia
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
Berani Tanpa AS, Netanyahu:...
Berani Tanpa AS, Netanyahu: Kami akan Masuk ke Iran
Sengaja Targetkan Anak-Anak...
Sengaja Targetkan Anak-Anak Palestina, Penyelidik PBB Nyatakan Israel Lakukan Genosida di Gaza
Didemo atas Tuduhan...
Didemo atas Tuduhan Korupsi, Presiden Serbia Vucic Umumkan Akan Mundur
Rekomendasi
Perbarui IPKP PPKP Daruba,...
Perbarui IPKP PPKP Daruba, BNPP Soroti Transportasi hingga Infrastruktur Morotai
Ketum PB Akuatik Optimistis...
Ketum PB Akuatik Optimistis Skema Anggaran Pelatnas Multiyears Lahirkan Atlet Berprestasi
Teknologi Chery Super...
Teknologi Chery Super Hybrid Bikin Biaya Mobilitas hanya Rp13 Ribuan Sehari
Berita Terkini
5 Fakta Kim Jong-un...
5 Fakta Kim Jong-un Enggan Berbicara tentang Ibunya, Dijuluki Anak Haram dari Seorang Selir
Ancaman Nyata Zionis...
Ancaman Nyata Zionis Bukan Iran, Industri Militer Israel Berlomba Melawan Drone Hizbullah
3 Alasan Iran Serang...
3 Alasan Iran Serang Kuwait dan Bahrain, Ada Pergerakan Membantu Militer AS
7 Pemimpin yang Mengubah...
7 Pemimpin yang Mengubah Dunia, Fatima al Fihri yang Mendirikan Kampus Pertama di Dunia
Iran Buat Senjata yang...
Iran Buat Senjata yang Lebih Canggih selama Perang dengan AS-Israel, Ini Bocorannya
Helikopter Saudi Aramco...
Helikopter Saudi Aramco Jatuh, 14 Orang Tewas
Infografis
Penjualan Obat Penenang...
Penjualan Obat Penenang di Israel Meningkat sejak Perang Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved