Sinyal Perang Dunia III Menguat, Jerman Berambisi Memiliki Militer Terkuat di Eropa

Minggu, 23 November 2025 - 16:06 WIB
loading...
Sinyal Perang Dunia...
Jerman berambisi memiliki militer terkuat di Eropa. Foto/X
A A A
BERLIN - Tahun ini, Kanselir Jerman Friedrich Merz berjanji untuk membangun angkatan bersenjata terkuat di Eropa – sebuah tugas berat bagi negara yang militernya telah bertahun-tahun diabaikan.

Pemerintah koalisi berharap RUU baru yang disepakati minggu lalu akan membantu mewujudkan hal ini, memperkuat pasukan Jerman dalam menghadapi ancaman yang dirasakan dari Rusia dan perubahan signifikan dalam kebijakan luar negeri AS.

Reformasi baru yang menyeluruh ini akan mendorong Jerman untuk meningkatkan jumlah tentaranya menjadi 260.000, naik dari sekitar 180.000 saat ini, ditambah 200.000 cadangan tambahan, pada tahun 2035.

Pada tahap awal, upaya ini akan berfokus pada pendaftaran sukarela, dengan insentif yang lebih besar bagi mereka yang mendaftar, termasuk gaji awal bulanan sebesar €2.600 (USD3.000) – peningkatan sebesar €450 dari tingkat saat ini.

Jika kuota baru tidak terpenuhi, pemerintah akan memiliki opsi untuk wajib militer, jika diperlukan.

Mulai tahun depan, semua pemuda berusia 18 tahun akan menerima kuesioner tentang minat mereka untuk bertugas. Bagi pria, menjawab kuesioner ini akan diwajibkan. Mulai tahun 2027, pria berusia 18 tahun juga harus menjalani pemeriksaan kesehatan wajib.

Hal ini terjadi ketika pemerintahan Trump memperingatkan bahwa Eropa harus bertanggung jawab atas keamanannya sendiri, perang Rusia di Ukraina terus berlanjut, dan para ahli di kawasan tersebut memperkirakan Moskow selanjutnya dapat menginvasi negara NATO.

Sinyal Perang Dunia III Menguat, Jerman Berambisi Memiliki Militer Terkuat di Eropa

1. Jerman Memiliki Lokasi Geografis yang Sentral

Minna Ålander, seorang peneliti di Program Eropa di lembaga pemikir Chatham House yang berbasis di London, yakin Jerman memiliki potensi untuk memainkan peran kunci dalam pertahanan konvensional Eropa, mengingat lokasi geografisnya yang sentral.

“Jika rencana untuk mencapai jumlah personel baru terwujud, itu akan sangat bagus untuk Eropa, tetapi kemungkinan besar itu akan terjadi sekitar tahun 2030-an,” ujarnya, dilansir CNN.

Apakah ini akan cukup cepat masih harus dilihat.

BacaJuga: Maskapai Batalkan Penerbangan ke Venezuela, Akankah Invasi AS Segera Dimulai?

2. Bersiap Hadapi Serangan Rusia

Kepala Pertahanan Jerman, Jenderal Carsten Breuer, mengatakan dalam sebuah wawancara dengan BBC pada bulan Juni bahwa NATO harus bersiap menghadapi kemungkinan serangan Rusia dalam empat tahun ke depan – kemungkinan paling cepat tahun 2029 – dan mendesak negara-negara anggota untuk bersiap.

Menjelang RUU baru tersebut, mitra koalisi – Uni Demokratik Kristen (CDU) yang konservatif dan Uni Demokratik Sosial (SPD) yang berhaluan kiri-tengah – telah berdebat selama berminggu-minggu mengenai jenis dinas militer yang harus diperkenalkan. Salah satu idenya adalah "wajib militer ala lotere", yang akan menggunakan undian untuk memilih pemuda untuk pemeriksaan medis, dan kemudian undian lainnya untuk memanggil mereka untuk bertugas.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Presiden Zelensky Pecat...
Presiden Zelensky Pecat Panglima Militer Ukraina, Rusia Untung Besar!
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jerman Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Houthi Umumkan Blokade...
Houthi Umumkan Blokade Laut Terhadap Arab Saudi
Harga Minyak Dunia Mendidih...
Harga Minyak Dunia Mendidih usai Trump Ancam Bombardir Infrastruktur Iran
Rekomendasi
Penyelundupan 3 Ton...
Penyelundupan 3 Ton Sisik Trenggiling ke Kamboja Terbongkar, Kemenhut Buru Jaringan Internasional
Lewat Buku, Saddam Permana...
Lewat Buku, Saddam Permana Bongkar Kisah Masa Lalunya
Hari Anak Nasional,...
Hari Anak Nasional, 1.050 Anak Binaan Dapat Remisi
Berita Terkini
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Malaysia Tak Takut Ancaman...
Malaysia Tak Takut Ancaman AS, PM Anwar Ibrahim Tetap Akan Usir Seluruh Warga Israel
Viral, Beruang Besar...
Viral, Beruang Besar Ini Nangkring di Atas Tiang Listrik
Uang Senilai Rp185 Miliar...
Uang Senilai Rp185 Miliar dan 40 Kg Emas Disita, Lagi-lagi Terkait Korupsi Wakil Menteri
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved