Maskapai Batalkan Penerbangan ke Venezuela, Akankah Invasi AS Segera Dimulai?

Minggu, 23 November 2025 - 14:38 WIB
loading...
Maskapai Batalkan Penerbangan...
Maskapai batalkan penerbangan ke Venezuela,. AS diperkirakan akan segera menginvasi negara tersebut. Foto/X/@TonySeruga
A A A
CARACAS - Enam maskapai penerbangan internasional menangguhkan penerbangan ke Venezuela setelah Amerika Serikat memperingatkan maskapai-maskapai besar tentang "situasi yang berpotensi berbahaya" akibat "peningkatan aktivitas militer" di sekitar negara Amerika Selatan tersebut.

Maskapai penerbangan Iberia dari Spanyol, TAP dari Portugal, LATAM dari Chili, Avianca dari Kolombia, GOL dari Brasil, dan Karibia dari Trinidad dan Tobago semuanya menghentikan penerbangan ke negara itu pada hari Sabtu, lapor kantor berita AFP, mengutip Marisela de Loaiza, presiden Asosiasi Maskapai Penerbangan Venezuela.

TAP mengatakan pihaknya membatalkan penerbangan yang dijadwalkan untuk hari Sabtu dan Selasa depan, sementara Iberia mengatakan pihaknya menangguhkan penerbangan ke ibu kota Venezuela, Caracas, hingga pemberitahuan lebih lanjut.

TAP mengatakan kepada kantor berita Reuters bahwa keputusannya terkait dengan pemberitahuan AS, yang dikatakannya “menunjukkan bahwa kondisi keselamatan di wilayah udara Venezuela tidak terjamin”.

Menurut kantor berita AFP, Copa Airlines dari Panama, Air Europa dan PlusUltra dari Spanyol, Turkish Airlines, dan LASER dari Venezuela masih mengoperasikan penerbangan untuk saat ini.

Penghentian penerbangan ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan antara AS dan Venezuela, dengan Washington mengerahkan pasukan serta kapal induk terbesar di dunia ke Karibia, sebagai bagian dari apa yang disebutnya operasi antinarkotika. Namun, Caracas menggambarkan operasi tersebut sebagai upaya untuk menggulingkan Presiden Venezuela Nicolas Maduro dari kekuasaan.

Militer AS juga telah melakukan setidaknya 21 serangan terhadap kapal-kapal yang diduga mengangkut narkoba di Karibia dan Pasifik, menewaskan sedikitnya 83 orang.

Baca Juga: Ayah Zohran Mamdani Sebut Palestina Jadi Motivasi Putranya Maju Pemilihan Wali Kota New York

Kampanye tersebut – yang menurut para kritikus melanggar hukum internasional dan domestik AS – dimulai setelah pemerintahan Presiden Donald Trump meningkatkan imbalannya untuk informasi yang mengarah pada penangkapan atau hukuman Maduro menjadi USD50 juta, dan menyebutnya sebagai "pemimpin teroris global Kartel de los Soles".
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Marahi Netanyahu:...
Trump Marahi Netanyahu: 'Mengapa Harus Lakukan Serangan Sialan Itu?'
Pesawat Terjun Payung...
Pesawat Terjun Payung Jatuh di AS, 12 Orang Tewas
Eks PM Israel Serukan...
Eks PM Israel Serukan Netanyahu Digulingkan dengan Tongkat dan Batu
Militer Iran: AS dan...
Militer Iran: AS dan Israel Tak Punya Pilihan Selain Kalah dan Menyerah!
Pejabat Israel Geram...
Pejabat Israel Geram atas Kesepakatan AS-Iran: 'Trump Telah Khianati Kami!'
2 Helikopter Tabrakan...
2 Helikopter Tabrakan di Rio de Janeiro Tewaskan 6 Orang, Termasuk Penyanyi Oliver Tree
Kapten Iran: Perang...
Kapten Iran: Perang Merampas Euforia Piala Dunia 2026
Presiden Jerman Akan...
Presiden Jerman Akan Kunjungi Jakarta 15 Juni, Boyong Delegasi Bisnis dan Peneliti
Dahsyatnya Gempa M7,8...
Dahsyatnya Gempa M7,8 di Filipina, Dasar Laut Terangkat 2 Meter Terumbu Karang Menyembul
Rekomendasi
Polisi Tangkap 2 Pelaku...
Polisi Tangkap 2 Pelaku yang Hendak Culik Lansia di PIK Jakut
Dukung Program MBG Dilanjutkan,...
Dukung Program MBG Dilanjutkan, Akademisi: Bermanfaat bagi Anak dan Masyarakat
Visa Ditolak AS, Wasit...
Visa Ditolak AS, Wasit Somalia Omar Artan Panen Duit FIFA
Berita Terkini
Trump Marahi Netanyahu:...
Trump Marahi Netanyahu: 'Mengapa Harus Lakukan Serangan Sialan Itu?'
Inggris Cegat dan Rebut...
Inggris Cegat dan Rebut Kapal Tanker Armada Bayangan Rusia, Ini Respons Kremlin
Pesawat Terjun Payung...
Pesawat Terjun Payung Jatuh di AS, 12 Orang Tewas
Misteri Freya, Model...
Misteri Freya, Model Erotis Ukraina yang Diduga Ledakkan Pipa Nord Stream Rusia
Eks PM Israel Serukan...
Eks PM Israel Serukan Netanyahu Digulingkan dengan Tongkat dan Batu
Militer Iran: AS dan...
Militer Iran: AS dan Israel Tak Punya Pilihan Selain Kalah dan Menyerah!
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved