Hamas Murka Israel Geser Garis Kuning dalam Pelanggaran Gencatan Senjata Mencolok

Jum'at, 21 November 2025 - 17:45 WIB
loading...
Hamas Murka Israel Geser...
Warga menguburkan korban serangan Israel yang melanggar gencatan senjata di Gaza. Foto/qnn
A A A
GAZA - Hamas mengeluarkan pernyataan melalui Telegram yang mengecam pendudukan Israel atas "pelanggaran mencolok" gencatan senjata. Hamas menyebutkan pergeseran 'Garis Kuning' yang terus-menerus setiap hari ke arah barat.

Garis Kuning adalah batas yang harus ditarik oleh pasukan pendudukan Israel berdasarkan fase pertama gencatan senjata yang disepakati pada 10 Oktober.

Hamas menekankan perubahan Garis Kuning ini melanggar peta spesifik yang disepakati dalam protokol gencatan senjata dan mengakibatkan pengungsian massal warga Palestina.

Kantor Media Pemerintah di Gaza membenarkan klaim ini, melaporkan tentara Israel telah secara fisik mengubah lokasi rambu kuning, memperluas wilayah kendalinya di sebelah timur Kota Gaza hingga 300 meter di permukiman Al-Shuja'iyya dan Al-Tuffah.

Pernyataan Hamas ini menyusul gelombang baru serangan Israel yang mengakibatkan tewasnya 35 warga Palestina dan puluhan lainnya luka-luka.

Pihak pendudukan membenarkan eskalasi ini dengan mengklaim pasukannya menjadi sasaran dari balik Garis Kuning, tuduhan yang secara tegas dibantah Hamas.

Kantor Media Pemerintah mendokumentasikan lebih lanjut skala pelanggaran gencatan senjata, dengan menyatakan mereka telah mencatat hampir 400 pelanggaran Israel sejak gencatan senjata diberlakukan, yang mengakibatkan tewasnya lebih dari 300 warga Palestina.

Militer Israel, dalam pembelaan atas tindakannya, menyatakan pasukan Brigade Kfir beroperasi di wilayah Garis Kuning berdasarkan perjanjian gencatan senjata dan arahan politik.

Baik Hamas maupun Kantor Media Pemerintah menyerukan tindakan segera dari pihak-pihak internasional.

Hamas mendesak para mediator menekan pendudukan agar segera menghentikan pelanggaran berat ini.

Kantor Media Pemerintah juga menghimbau para mediator dan penjamin perjanjian untuk memulai gerakan serius guna menghentikan kejahatan pendudukan dan memaksa pendudukan mematuhi perjanjian gencatan senjata dan protokol kemanusiaan yang menyertainya.

Baca juga: Mengapa Brunei Tidak Mau Bergabung dengan Malaysia? Ini Sejarahnya
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
Dubes Iran Tegas Tolak...
Dubes Iran Tegas Tolak Gencatan Senjata di Gaza: Palestina Harus Dibebaskan!
Gelombang Panas Dahsyat...
Gelombang Panas Dahsyat Landa Eropa, Picu Lebih dari 200 Kematian di Spanyol dan Prancis
AS dan Iran Sepakat...
AS dan Iran Sepakat Hentikan Serangan, Berunding di Qatar 30 Juni
Rekomendasi
Purbaya Isyaratkan Marketplace...
Purbaya Isyaratkan Marketplace Pungut Pajak Pedagang Online Mulai 1 Juli 2026
5 Calon Manajer Kopdes...
5 Calon Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Meninggal, Kemhan Ganti Nama Latsarmil
Kawal Kedaulatan Energi...
Kawal Kedaulatan Energi di Jatim, Komut Pertamina Mochamad Iriawan Cek Kesiapan SAF hingga B50
Berita Terkini
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Rusia Alami Krisis BBM...
Rusia Alami Krisis BBM Akibat Serangan Efektif Drone Ukraina, Ini 4 Faktanya
Setelah Mundur, PM Inggris...
Setelah Mundur, PM Inggris Starmer Incar Sekjen NATO
Bantah Militernya Melemah,...
Bantah Militernya Melemah, Iran Klaim Selalu Membuat Terobosan yang Tak Diprediksi Musuh
Infografis
Kehebatan Rudal Sijjil,...
Kehebatan Rudal Sijjil, Senjata Andalan Iran Hancurkan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved