China Diduga Tekan Universitas Inggris agar Hentikan Riset soal Xinjiang

Minggu, 09 November 2025 - 10:04 WIB
loading...
A A A
“Keputusan universitas untuk menghentikan riset Profesor Laura Murphy diambil berdasarkan pemahaman kami terhadap situasi kompleks pada saat itu, termasuk ketidakmampuan memperoleh asuransi tanggung gugat profesional yang diperlukan,” ujar juru bicara universitas.

Asuransi bagi staf ilmu sosial universitas sempat ditangguhkan oleh perusahaan asuransi setelah perusahaan China mengajukan gugatan pencemaran nama baik terhadap Sheffield Hallam atas laporan yang disusun Profesor Murphy. Gugatan tersebut masih berlangsung.

“Setelah dilakukan peninjauan, kami telah menyetujui riset terbaru Profesor Murphy dan berkomitmen mendukungnya untuk melaksanakan serta mempublikasikan penelitian penting ini,” imbuh juru bicara Sheffield Hallam University.

“Keputusan tersebut tidak didasarkan pada kepentingan komersial di China. China juga bukan pasar mahasiswa internasional yang signifikan bagi universitas kami. Kami telah meminta maaf kepada Profesor Murphy dan menegaskan komitmen kami terhadap kebebasan akademik serta kebebasan berpendapat sesuai hukum,” pungkasnya.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
Kapal Fregat Rusia Lepaskan...
Kapal Fregat Rusia Lepaskan Tembakan Peringatan di Selat Inggris
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Inggris Cegat dan Rebut...
Inggris Cegat dan Rebut Kapal Tanker Armada Bayangan Rusia, Ini Respons Kremlin
Tantang Dominasi Dolar...
Tantang Dominasi Dolar AS, China Perluas Penggunaan Yuan secara Global
Skandal Kerajaan, Putra...
Skandal Kerajaan, Putra dari Putri Mahkota Norwegia Divonis Penjara atas Tuduhan Pemerkosaan
Pangeran George Resmi...
Pangeran George Resmi Masuk Eton College, Biayanya Rp1,4 Miliar per Tahun!
Rekomendasi
Threshold DPRD Dinilai...
Threshold DPRD Dinilai Reduksi Demokrasi Lokal, Gardian Muhammad Minta Reformasi Politik Substantif
Prancis Naik Pitam!...
Prancis Naik Pitam! Siap Jegal Iran soal Tarif Tol di Selat Hormuz
Korban Tewas Gempa Magnitudo...
Korban Tewas Gempa Magnitudo 6,7 di Sulteng Bertambah Jadi 3 Orang
Berita Terkini
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Iran Nyatakan Menang...
Iran Nyatakan Menang Perang Melawan AS dan Israel
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Ada yang Hanya Rp427 Per Liter
Infografis
Negara dengan Universitas...
Negara dengan Universitas Terbanyak, Indonesia Kalahkan China
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved