China Diduga Tekan Universitas Inggris agar Hentikan Riset soal Xinjiang

Minggu, 09 November 2025 - 10:04 WIB
loading...
China Diduga Tekan Universitas...
China diduga telah menekan Sheffield Hallam University di Inggris agar menghentikan riset sensitif Profesor Laura Murphy terkait dugaan kerja paksa di Xinjiang. Foto/BBC
A A A
JAKARTA - Penyelidikan atas dugaan bahwa Sheffield Hallam University mendapat tekanan berkelanjutan dari China untuk menghentikan riset hak asasi manusia (HAM) telah diserahkan ke polisi kontra-terorisme Inggris.

Kantor berita BBC dan surat kabar The Guardian melaporkan bahwa sejumlah dokumen menunjukkan China telah melakukan kampanye intimidasi dan gangguan selama dua tahun, termasuk desakan agar universitas menghentikan riset sensitif oleh salah satu profesornya terkait dugaan kerja paksa di wilayah Xinjiang, China.

Juru bicara Kepolisian South Yorkshire menyatakan bahwa kasus tersebut dirujuk ke unit kontra-terorisme karena “tuduhan ini termasuk dalam Pasal 3 Undang-Undang Keamanan Nasional (National Security Act).”

Baca Juga: Kunjungan Xi Jinping ke Xinjiang Tuai Sorotan, Apa yang Terjadi?

Pasal tersebut mengatur tentang “bantuan terhadap dinas intelijen asing.”

Pelanggaran dianggap terjadi jika seseorang berperilaku dengan maksud untuk membantu secara material dinas intelijen asing dalam menjalankan aktivitas terkait Inggris, atau dalam bentuk tindakan yang dapat membantu dinas tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Inggris Cegat dan Rebut...
Inggris Cegat dan Rebut Kapal Tanker Armada Bayangan Rusia, Ini Respons Kremlin
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
Inggris Caplok Armada...
Inggris Caplok Armada Bayangan Rusia, Akankah Picu Perang Besar?
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
Pilu Seorang Ibu Gugat...
Pilu Seorang Ibu Gugat OpenAI Usai Kematian Putrinya Dikaitkan ChatGPT
2 Helikopter Tabrakan...
2 Helikopter Tabrakan di Langit Brasil, Penyanyi AS dan YouTuber Tewas
Rekomendasi
KPU Kaji Penerapan E-Voting...
KPU Kaji Penerapan E-Voting untuk Pemilu di Luar Negeri, Ini Alasannya
Iran Bangkit Dua Kali,...
Iran Bangkit Dua Kali, Imbangi Selandia Baru 2-2 di Piala Dunia 2026
Hotman Paris Ungkap...
Hotman Paris Ungkap Syarat Ruben Onsu Bisa Rebut Hak Asuh Anak dari Sarwendah
Berita Terkini
Permainan Lincah Pakistan...
Permainan Lincah Pakistan dalam Mendamaikan AS dan Iran, Ini 4 Rahasianya
Zionis Israel Ratapi...
Zionis Israel Ratapi Kesepakatan Damai AS-Iran: Kami Ditinggalkan Sendirian!
4 Keuntungan Besar Iran...
4 Keuntungan Besar Iran dalam Perjanjian Damai dengan AS, dari Kompensasi hingga Program Nuklir
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh Tewaskan 8 Awak, Harganya Rp1,5 Triliun
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
Ini Alasan Trump Puji...
Ini Alasan Trump Puji Putin dan Xi Jinping atas Kesepakatan Damai AS-Iran
Infografis
Militer Rusia, Iran,...
Militer Rusia, Iran, dan China Jauh Tinggalkan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved