AS Pertimbangkan Permintaan Arab Saudi Beli 48 Jet Tempur Siluman F-35

Kamis, 06 November 2025 - 10:45 WIB
loading...
A A A
Pentagon telah menangani potensi transaksi tersebut selama berbulan-bulan, dan kasus ini kini telah berlanjut ke tingkat menteri di Departemen Pertahanan, menurut salah satu pejabat yang berbicara dengan syarat anonim.

Pentagon, Gedung Putih, dan Departemen Luar Negeri tidak segera menanggapi permintaan komentar. Seorang juru bicara Lockheed Martin mengatakan penjualan militer merupakan transaksi antarpemerintah dan masalah ini sebaiknya ditangani oleh Washington.

Washington mempertimbangkan penjualan senjata ke Timur Tengah dengan cara yang memastikan Israel mempertahankan "keunggulan militer kualitatif". Hal ini menjamin bahwa Israel mendapatkan senjata AS yang lebih canggih daripada negara-negara Arab di kawasan tersebut.

F-35, yang dibangun dengan teknologi siluman yang memungkinkannya menghindari deteksi radar musuh, dianggap sebagai jet tempur tercanggih di dunia. Israel telah mengoperasikan pesawat ini selama hampir satu dekade, membangun beberapa skuadron, dan tetap menjadi satu-satunya negara Timur Tengah yang memiliki sistem persenjataan ini.

Melalui kerja sama yang erat dengan Lockheed Martin, perusahaan pertahanan Israel telah mengintegrasikan teknologi eksklusif ke dalam pesawat ini—termasuk sistem peperangan elektronik canggih, kemampuan komando dan kendali yang di-upgrade, dan sistem persenjataan yang dikembangkan secara lokal.

Arab Saudi, pelanggan terbesar senjata AS, telah menginginkan pesawat tempur ini selama bertahun-tahun karena ingin memodernisasi Angkatan Udara-nya dan melawan ancaman regional, terutama dari Iran.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
Menteri Perang AS Kecam...
Menteri Perang AS Kecam Negara-negara NATO: Menumpang Gratis, tapi Tolak Bantu Melawan Iran!
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
Suami Divonis 4 Tahun...
Suami Divonis 4 Tahun Penjara karena Paksa Istri Berhubungan Seks dengan 120 Pria
Pangeran George Resmi...
Pangeran George Resmi Masuk Eton College, Biayanya Rp1,4 Miliar per Tahun!
Rekomendasi
UU Polri Baru Akomodasi...
UU Polri Baru Akomodasi Penyetaraan Hak dan Humanis Tangani Unjuk Rasa
Dokter Tifa Pakai Kursi...
Dokter Tifa Pakai Kursi Roda hingga Dibopong usai Pemeriksaan Kesehatan di RS Polri
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
Berita Terkini
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Infografis
AS Jual Rudal AMRAAM...
AS Jual Rudal AMRAAM ke Arab Saudi Senilai Rp57,6 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved