Profil Hemedti, Penggembala Unta yang Jadi Jenderal Bengis RSF Sudan

Senin, 03 November 2025 - 13:20 WIB
loading...
A A A
Dia mengirim pasukan RSF untuk memerangi pemberontak Houthi yang bersekutu dengan Iran di Yaman, beraliansi dengan Arab Saudi dan Uni Emirat Arab.

Dia juga telah bertemu dengan duta besar Barat, mengadakan pembicaraan dengan kelompok pemberontak, menciptakan perdamaian antara suku-suku yang bertikai, dan berbicara secara terbuka tentang pentingnya demokrasi di Sudan karena dia tidak berusaha menyembunyikan permusuhannya terhadap militer Sudan.

Kekerasan pecah pada 2023 setelah militer, RSF, dan pasukan pro-demokrasi sipil Sudan mencapai kesepakatan pada bulan Desember yang memetakan jalan menuju pemerintahan sipil.

Berdasarkan kesepakatan tersebut, militer akan kembali ke baraknya dan RSF akan diserap ke dalam jajarannya, sehingga kedua pasukan akan disatukan di bawah satu komandan, yang saat ini adalah Jenderal Abdel Fattah al-Burhan.

“Baik dia maupun Burhan telah memperhitungkan bahwa perebutan kepemimpinan sekarang menjadi permainan zero-sum dan dengan demikian telah saling bermusuhan, dan sayangnya, rakyat Sudan harus berdiri di pinggir sementara kedua pemimpin militer bertarung sampai akhir yang pahit,” kata Ghafar.

Perang saudara antara militer dan RSF terus berlanjut hingga sekarang. Pada akhir Oktober, RSF berhasil merebut kota El-Fasher dari militer Sudan. Perebutan kota itu diwarnai pembantaian massal. RSF dituduh melakukan pembantaian hingga sekitar 2.000 warga sipil di El-Fasher.

Dagalo tidak menyangkal pembantaian massal oleh RSF, dan dia pun meminta maaf kepada warga El-Fasher. Dalam pesan video yang dirilis di saluran Telegram-nya—tiga hari setelah RSF merebut kendali El-Fasher, Dagalo mengatakan, "Saya meminta maaf kepada rakyat El-Fasher atas bencana yang menimpa mereka."

"Kami dipaksa terlibat dalam perang ini; perang ini dipaksakan kepada kami. Namun pembebasan El-Fasher adalah demi persatuan Sudan—baik secara damai maupun melalui perang," ujarnya.

Dagalo menggambarkan pasukannya sebagai "rakyat yang cinta damai", dan mendesak pasukannya untuk tidak melukai warga sipil. "Membunuh tentara yang ditangkap dilarang," katanya.

"Sedangkan warga sipil, kalian tidak ada urusan dengan mereka," katanya lagi, seperti dikutip dari Middle East Monitor.

Komandan RSF itu juga mengumumkan pembentukan komite akuntabilitas di El-Fasher untuk menyelidiki dugaan pelanggaran, dengan mengatakan, "Kami menjunjung tinggi hukum dan meminta pertanggungjawaban mereka yang bersalah."
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Zelensky Ditekan untuk...
Zelensky Ditekan untuk Pecat Jenderal Tertinggi Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia
2 Jenderal Militer Ditangkap...
2 Jenderal Militer Ditangkap karena Korupsi Proyek Senilai Rp1,2 Triliun
Eks Jenderal AS Sarankan...
Eks Jenderal AS Sarankan Amerika Rebut Pulau Kharg yang Jadi Jantung Ekonomi Minyak Iran
Jenderal Iran Incar...
Jenderal Iran Incar Trump dan Netanyahu, Balas Dendam untuk Khamenei
Militer China Mempromosikan...
Militer China Mempromosikan 2 Jenderal Baru setelah Banyak yang Dipecat karena Korupsi
Jadi Anak Presiden dan...
Jadi Anak Presiden dan Jabat Panglima Militer, Jenderal Ini Seenaknya Menutup Media
Kisah Kombes Agustinus...
Kisah Kombes Agustinus Christmas, dari Mengajar Mahasiswa hingga Dijuluki Jenderal Kopi
Feri Tua Membawa 133...
Feri Tua Membawa 133 Orang Terbalik di Pantai Atlantik, 66 Orang Masih Hilang
AS Bombardir Fasilitas...
AS Bombardir Fasilitas Nuklir Iran di Bushehr
Rekomendasi
Lewat Buku, Saddam Permana...
Lewat Buku, Saddam Permana Bongkar Kisah Masa Lalunya
Pernah Didiagnosis Depresi...
Pernah Didiagnosis Depresi Mayor, Saddam Permana Ceritakan Titik Terendah Hidupnya
Baper dan Penuh Twist!...
Baper dan Penuh Twist! Bring Back My Heart Jadi Microdrama yang Wajib Ditonton di V+Short
Berita Terkini
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Malaysia Tak Takut Ancaman...
Malaysia Tak Takut Ancaman AS, PM Anwar Ibrahim Tetap Akan Usir Seluruh Warga Israel
Viral, Beruang Besar...
Viral, Beruang Besar Ini Nangkring di Atas Tiang Listrik
Uang Senilai Rp185 Miliar...
Uang Senilai Rp185 Miliar dan 40 Kg Emas Disita, Lagi-lagi Terkait Korupsi Wakil Menteri
Daftar Teroris Indonesia...
Daftar Teroris Indonesia yang Pernah Diburu Interpol, Nomor 1 Buron Internasional Bertahun-tahun
Laut Merah Memanas,...
Laut Merah Memanas, Houthi Yaman Serang 2 Kapal Tanker Minyak Arab Saudi
Infografis
Sudaryono, Anak Petani...
Sudaryono, Anak Petani Grobogan yang Dipercaya Jadi Ketua BGN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved