5 Daerah di Dunia yang Pernah Tercemar Radioaktif dari Pengolahan Logam, Salah Satunya Serpong

Sabtu, 25 Oktober 2025 - 20:40 WIB
loading...
5 Daerah di Dunia yang...
Radioaktif juga bisa muncul akibat pengolahan logam. Foto/X/@hganzo
A A A
JAKARTA - Kasus pencemaran radioaktif Cesium-137 di Cikande, Kabupaten Serang, Banten, pada 2025 menjadi pengingat keras bahwa bahaya radiasi tidak selalu datang dari reaktor nuklir—tetapi bisa muncul di jantung kawasan industri logam biasa. Investigasi BAPETEN dan KLHK mengungkap sepuluh titik tercemar di kawasan industri, sebagian berasal dari aktivitas peleburan besi bekas (scrap metal) yang diduga tidak melalui pemeriksaan radiasi.

Satu perusahaan logam kini diselidiki, sembilan warga telah dinyatakan terdampak, dan tingkat radiasi di salah satu titik disebut mencapai 875.000 kali lipat di atas normal. Untuk memahami skala dan bahayanya, berikut adalah daftar lima kasus besar pencemaran radioaktif akibat pengolahan besi dan logam berat di dunia — termasuk satu yang pernah mengguncang Indonesia.

5 Daerah di Dunia yang Pernah Tercemar Radioaktif dari Pengolahan Logam, Salah Satunya Serpong

1. Ciudad Juárez, Meksiko (1983) — Baja Tercemar Cobalt-60

Salah satu kasus paling terkenal dalam sejarah industri logam. Sebuah alat terapi medis bekas yang mengandung Cobalt-60 tanpa sengaja dibuang ke tempat rongsokan, lalu dikirim ke pabrik baja Aceros de Chihuahua.

Ketika dilebur, bahan radioaktif itu tersebar ke lebih dari 6.000 ton baja, yang kemudian diekspor ke berbagai negara. Insiden ini membuat ribuan ton logam harus dilacak dan dihancurkan.

Adapun dampaknya adalah pencemaran lintas negara dan lahirnya regulasi ketat tentang deteksi radiasi pada logam bekas.

Baca Juga: 3 Fakta Perampokan Perhiasan di Museum Louvre

2. Algeciras, Spanyol (1998) — Debu Radioaktif Menyebar ke Eropa

Kasus ini terjadi di pabrik baja Acerinox, yang tanpa sengaja melebur sumber Cesium-137 dari logam daur ulang. Saat proses peleburan berlangsung, radioaktivitas menyebar melalui asap cerobong dan terdeteksi hingga Prancis dan Italia.

3. Eropa Timur Pasca-Chernobyl — Logam dari Zona Terlarang

Pasca ledakan reaktor Chernobyl (1986), banyak logam bekas dari area terlarang dijual secara ilegal. Sebagian dilebur di pabrik baja Rusia dan Ukraina, menghasilkan baja dengan jejak radioaktif.

Industri baja menjadi rentan terhadap pencemaran jika tidak memiliki sistem deteksi radiasi di rantai pasokan.

4. Goiania, Brasil (1987) — Limbah Medis yang Jadi Logam Rongsokan

Kasus ini berawal dari alat radioterapi bekas berisi Cobalt-60 yang ditemukan warga di bangunan terbengkalai. Bagian logam alat itu dijual ke tempat rongsokan, dan tanpa disadari menyebarkan radiasi ke pemukiman.

5. Serpong, Indonesia (2019) — Paparan Cesium-137 di Lahan Kosong

Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) bersama BAPETEN menemukan paparan radioaktif Cesium-137 di lahan kosong dekat Perumahan Batan Indah, Serpong.

Meski tidak langsung dari pabrik baja, dugaan kuat mengarah pada aktivitas industri logam atau peralatan eksperimen yang menggunakan isotop radioaktif.

BAPETEN melakukan pembersihan total dan memastikan area kembali aman bagi warga.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dampak Serangan di PLTN...
Dampak Serangan di PLTN Bushehr akan Hancurkan Kehidupan Negara-negara Arab, Bukan Teheran
Polusi Udara Melanda...
Polusi Udara Melanda New Delhi, Warga Serukan Demonstrasi Massal
AL Inggris Terlibat...
AL Inggris Terlibat dalam Kebocoran Radiaktif Nuklir
Krisis Litium di China...
Krisis Litium di China Picu Kekhawatiran Global
10 Tempat Paling Tercemar...
10 Tempat Paling Tercemar Radioaktif di Bumi
Deretan Negara yang...
Deretan Negara yang Memiliki Kualitas Udara Terburuk di Dunia, Apakah Termasuk Indonesia?
Yayasan Bangun Ekosistem...
Yayasan Bangun Ekosistem Bahari Resmi Tercatat di Kementerian Hukum
Israel Bombardir Lebanon...
Israel Bombardir Lebanon Selatan Tewaskan 16 Orang
Survei: Semakin Banyak...
Survei: Semakin Banyak Warga Israel Tak Suka kepada Netanyahu gegara Perang Iran
Rekomendasi
Atasi Kekeringan, Warga...
Atasi Kekeringan, Warga Bekasi Bisa Dapat Bantuan Air Bersih Gratis
Kisah Bulan Muharram...
Kisah Bulan Muharram : Nabi Yunus AS 40 Hari di Perut Ikan, dan Pelajaran tentang Kesabaran
Ketua BEM FH Abdimaludin...
Ketua BEM FH Abdimaludin Akui Terima Uang Rp20 Juta dari Alumni, Diberikan oleh Polisi
Berita Terkini
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan...
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan dalam Negosiasi dengan AS, Termasuk Aset Senilai Rp214 Triliun
Dosen Ini Donorkan Organnya...
Dosen Ini Donorkan Organnya untuk Selamatkan 5 Orang, Staf RS Berbaris Beri Penghormatan Terakhir
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved