3 Fakta Perampokan Perhiasan di Museum Louvre

Selasa, 21 Oktober 2025 - 03:30 WIB
loading...
3 Fakta Perampokan Perhiasan...
Museum Louvre mengalami perampokan yang menggemparkan. Foto/X/@ranikakuy
A A A
PARIS - Museum Louvre di Paris terpaksa ditutup sementara polisi menyelidiki perampokan nekat yang menargetkan permata mahkota Prancis yang tak ternilai harganya. Pencuri yang menggunakan perkakas listrik membobol museum yang paling banyak dikunjungi di dunia di siang bolong, sebelum melarikan diri dengan skuter sambil membawa delapan perhiasan yang sangat berharga.

3 Fakta Perampokan Perhiasan di Museum Louvre

1. Perampokan Dilakukan Para Profesional

Pencurian terjadi pada hari Minggu antara pukul 09.30 dan 09.40 waktu setempat, tak lama setelah museum dibuka untuk pengunjung.

Empat pencuri menggunakan lift mekanis yang terpasang di kendaraan untuk masuk ke Galerie d'Apollon (Galeri Apollo) melalui balkon di dekat Sungai Seine.

Foto-foto dari tempat kejadian menunjukkan tangga yang terpasang di kendaraan menuju ke jendela lantai satu.

Dua pencuri memotong kaca dengan pemotong cakram bertenaga baterai dan memasuki museum.

Mereka kemudian mengancam para penjaga, yang kemudian mengevakuasi tempat tersebut, dan mencuri barang-barang dari dua etalase kaca.

Alarm museum berbunyi dan staf mematuhi protokol dengan menghubungi pasukan keamanan dan melindungi pengunjung, kata Kementerian Kebudayaan dalam sebuah pernyataan.

Geng tersebut telah mencoba membakar kendaraan mereka di luar, tetapi dicegah oleh seorang staf museum, tambahnya.

Menteri Kebudayaan Rachida Dati mengatakan kepada media berita Prancis TF1 bahwa rekaman pencurian tersebut menunjukkan para perampok bertopeng masuk "dengan tenang" dan menghancurkan etalase berisi perhiasan.

Tidak ada yang terluka dalam insiden tersebut, dan Dati mengatakan "tidak ada kekerasan, sangat profesional".
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Suporter Maroko Mengamuk...
Suporter Maroko Mengamuk di London usai Timnya Dikalahkan Prancis 2-0
Prancis Kerahkan Kapal...
Prancis Kerahkan Kapal Pemburu Ranjau di Selat Hormuz
Gelombang Panas Terus...
Gelombang Panas Terus Terjadi, Warga Prancis Serbu Supermarket, Berebut Beli AC
1.300 Orang Tewas Akibat...
1.300 Orang Tewas Akibat Gelombang Panas di Eropa
Pesawat Jatuh di Prancis,...
Pesawat Jatuh di Prancis, 11 Orang Tewas
Gelombang Panas Terjang...
Gelombang Panas Terjang Prancis, Rumah Duka Kewalahan
Pengamat Dukung Mabes...
Pengamat Dukung Mabes Polri Tangkap Pelaku Perampokan dan Penculikan WNA di Bali
Presiden Terpilih Kolombia...
Presiden Terpilih Kolombia Bakal Buka Kedubes di Yerusalem, Pulihkan Aliansi Bersejarah!
Presiden Hungaria Sulyok...
Presiden Hungaria Sulyok Dilengserkan, Era Loyalis Viktor Orban Berakhir
Rekomendasi
Presiden Emmanuel Macron...
Presiden Emmanuel Macron dan Istri Nonton Konser BTS di Paris, Penggemar Heboh
Sidang Gugatan Praperadilan...
Sidang Gugatan Praperadilan Roy Suryo Jilid III di PN Jaksel Digelar Rabu 22 Juli
Ribuan Warga Mulai Padati...
Ribuan Warga Mulai Padati Nobar Final Piala Dunia 2026 di Lapangan Banteng
Berita Terkini
Berapa Banyak Jumlah...
Berapa Banyak Jumlah Tentara AS yang Tewas selama Perang Iran?
5 Strategi Jitu Tingkatkan...
5 Strategi Jitu Tingkatkan Popularitas, PM Anwar Ibrahim Gunakan Kembaran ala PMX.AI
Pakar Militer Israel...
Pakar Militer Israel Akui Iran Berperang Melawan AS seperti Negara Adidaya Modern, Ini 4 Alasannya
4 Alasan Rakyat AS Marah...
4 Alasan Rakyat AS Marah Besar atas Kematian 2 Tentara dan Kegagalan Melawan Iran
2 Tentara AS Tewas Dirudal...
2 Tentara AS Tewas Dirudal Iran, Anggota DPR Iran: Silakan Melarikan Diri
The Wall Street Journal...
The Wall Street Journal Ungkap Kemampuan Rudal Iran Lebih Unggul Dibandingkan Pertahanan Udara AS
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved