Krisis Politik Makin Mendalam, Macron Makin Terisolasi

Rabu, 08 Oktober 2025 - 14:38 WIB
loading...
Krisis Politik Makin...
Presiden Prancis Emmanuel Macron makin terisolasi. Foto/X/@EmmanuelMacron
A A A
PARIS - Presiden Prancis Emmanuel Macron yang sedang terdesak menghadapi tekanan politik yang semakin besar. Itu terjadi ketika Perdana Menteri Sébastien Lecornu yang akan segera lengser mencoba putaran negosiasi terakhir untuk mencegah krisis politik yang semakin dalam.

Dalam sebuah pernyataan yang dirilis pada Selasa sore, Lecornu mengatakan ia telah mengusulkan kepada socle commun, sebuah koalisi longgar yang terdiri dari kaum konservatif dan sentris, agar diskusi difokuskan pada dua hal mendesak: "Pengesahan anggaran" dan "masa depan Kaledonia Baru."

Ia menambahkan bahwa semua pihak yang terlibat telah "menyepakati dua prioritas ini, dengan keinginan bersama untuk menemukan solusi yang cepat."

Lecornu juga mengonfirmasi bahwa ia akan bertemu dengan masing-masing partai politik antara Selasa sore dan Rabu pagi.

Upaya ini menandai upaya terakhir Macron untuk mempertahankan fungsi pemerintahan setelah pengunduran diri Lecornu pada hari Senin, hanya 27 hari setelah menjabat, masa jabatan terpendek bagi seorang perdana menteri Prancis dalam sejarah modern.

Beberapa jam setelah mengundurkan diri, Lecornu menerima permintaan Macron untuk merundingkan kabinet baru pada Rabu malam. Lecornu mengatakan kepada presiden bahwa ia tidak akan kembali menjabat meskipun negosiasi berhasil.

Krisis Politik Makin Mendalam, Macron Makin Terisolasi

1. Boikot Oposisi dan Tekanan untuk Gelar Pemilu

Namun, tokoh-tokoh oposisi utama dengan cepat menolak ajakan Lecornu. Para pemimpin sayap kanan National Rally (RN) Marine Le Pen dan Jordan Bardella, yang telah menghadiri konsultasi sebelumnya, kali ini menolak undangan tersebut.

Le Pen kembali menegaskan seruannya untuk pemilihan parlemen cepat, menyebutnya "perlu," sementara Bardella menyatakan, "Kami siap memerintah."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
3 Fakta Kereta Leo Express...
3 Fakta Kereta Leo Express dengan Rute Terpanjang di Eropa hingga 1.300 Km
Prancis Larang Pejabat...
Prancis Larang Pejabat Israel Hadiri Pameran Senjata, Zionis Murka
Kapal Tanker Rusia Dibajak...
Kapal Tanker Rusia Dibajak Prancis, Ini Respons Keras dari Kremlin
Prancis Cegat Kapal...
Prancis Cegat Kapal Tanker Rusia, Eropa Memanas!
PM Ceko Sebut Uni Eropa...
PM Ceko Sebut Uni Eropa Mengikuti Jejak Kemunduran Kekaisaran Romawi, Ini 3 Alasannya
Masa Depan Prancis di...
Masa Depan Prancis di Ujung Tanduk, Ini 3 Pemicunya
Ekspor Minyak Venezuela...
Ekspor Minyak Venezuela Melesat jadi 1,25 Juta Barel per Hari, AS hingga Eropa Rebutan
Israel Setujui RUU Larang...
Israel Setujui RUU Larang Seruan Azan, Hakim Agung Palestina: Serangan Terhadap Umat Islam
Pendiri SoftBank Masayoshi...
Pendiri SoftBank Masayoshi Son Jadi Orang Terkaya di Asia, Hartanya Tembus Rp1.750 Triliun
Rekomendasi
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Menekraf Dukung Festival...
Menekraf Dukung Festival Burger Dunia, Perkuat Ekosistem Kuliner Nasional
Berita Terkini
Iran Merudal Kuwait...
Iran Merudal Kuwait dan Bahrain, Balas Pengeboman AS di Pulau Qeshm
Iran Tolak Gagasan Donald...
Iran Tolak Gagasan Donald Trump Bertemu Mojtaba Khamenei
Permusuhan Memanas,...
Permusuhan Memanas, AS Bombardir Lagi Pulau Qeshm Iran
PM Inggris: Rusia Akan...
PM Inggris: Rusia Akan Serang NATO 4 Tahun Lagi
Penasihat Militer Mojtaba...
Penasihat Militer Mojtaba Khamenei: Iran Siap Ubah Israel Jadi Neraka Jika Beirut Diinvasi
Negara Mayoritas Islam...
Negara Mayoritas Islam Ini Sangkal Jadi Markas Pasukan Elite Israel untuk Perang Melawan Iran
Infografis
Judi Politik Elon Musk:...
Judi Politik Elon Musk: Tesla Bakar Uang Rp1.100 Triliun Usai Umumkan Partai Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved