Dulu Dielu-elukan Ukraina, Kini Sistem Rudal Patriot AS Kewalahan Cegat Misil Rusia

Selasa, 07 Oktober 2025 - 11:03 WIB
loading...
A A A
"Menjadi lebih sulit untuk menghitung titik di mana pencegat bertabrakan atau meledak di dekat rudal yang masuk," ujarnya.

Rusia telah menggempur Ukraina dengan serangan udara, termasuk menggunakan rudal balistik yang sulit dicegat.

Angkatan Udara Ukraina pada hari Minggu mengatakan bahwa Rusia telah menembakkan hampir 500 pesawat nirawak, lebih dari 50 rudal jelajah, dan dua rudal balistik Kinzhal ke negara itu sejak Sabtu malam. Pertahanan udara Kyiv berhasil mencegat salah satu rudal balistik tersebut.

Sistem pertahanan rudal Patriot buatan AS, yang biasanya dianggap sebagai standar emas pertahanan rudal balistik, secara konsisten berada di urutan teratas daftar keinginan Kyiv untuk mendapatkan dukungan militer dari sekutu-sekutunya. Namun, baterai Patriot—dan rudal pencegat yang digunakannya—sangat langka dan permintaannya sangat tinggi.

Sistem Patriot sempat dipuji karena berhasil mencegat senjata generasi baru Rusia yang memulai debutnya dalam lebih dari tiga setengah tahun perang skala penuh di Ukraina, seperti rudal hipersonik.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Bikin Replika...
China Bikin Replika Kapal Perang AS untuk Jadi Target Tes Rudal
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Venezuela Umumkan Keadaan...
Venezuela Umumkan Keadaan Darurat setelah Diguncang 2 Gempa Dahsyat, 32 Orang Tewas
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Trump Peringatkan Iran,...
Trump Peringatkan Iran, Tarif Selat Hormuz Tak Dapat Diterima
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Umumkan Pengunduran Diri
Gempa Venezuela, Badan...
Gempa Venezuela, Badan Geologi AS Bikin Pemodelan Korban Tewas 10.000 hingga 100.000 Orang
Rekomendasi
KPK Ungkap Biro Jasa...
KPK Ungkap Biro Jasa Harus Setor Rp100 Ribu hingga Rp2,5 Juta untuk Pengurusan Izin Tinggal WNA di Bali
KPK Belum Menahan Eks...
KPK Belum Menahan Eks Sekjen MPR Ma'ruf Cahyono usai Pemeriksaan, Ini Alasannya
Bukan Sekadar Batasi...
Bukan Sekadar Batasi Screen Time, Nova Nayla Bagikan Cara Bijak Mindful Parenting
Berita Terkini
Negara NATO Ini Bakal...
Negara NATO Ini Bakal Melarang Kumandang Azan
Selat Hormuz Bergejolak...
Selat Hormuz Bergejolak Lagi, Iran Serang Kapal Berbendera Singapura
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Iran Peringatkan Kapal-kapal...
Iran Peringatkan Kapal-kapal Tidak Melintasi Selat Hormuz Tanpa Izin
Korban Gempa Venezuela...
Korban Gempa Venezuela Bertambah, 164 Orang Tewas, 971 Luka-luka
Infografis
AS Siapkan 100 Hari...
AS Siapkan 100 Hari Lagi untuk Damaikan Rusia dan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved