Pemerintah Trump Mencap Kota AS Ini sebagai Zona Perang, Jadi Dalih Kerahkan 300 Tentara
Selasa, 07 Oktober 2025 - 07:37 WIB
loading...
A
A
A
Pada hari Minggu, Gubernur California Gavin Newsom, yang berada di garis depan gerakan Demokrat melawan Trump, mengatakan bahwa presiden AS telah mengerahkan tentara Garda Nasional Negara Bagian California ke Oregon, dan bahwa dia akan menuntut atas tindakan tersebut.
"Pengerahan Garda Nasional California ke Oregon bukan tentang kejahatan. Ini tentang kekuasaan. Dia menggunakan militer kita sebagai pion politik untuk membangun egonya sendiri," kata Newsom.
Tindakan keras Trump dipelopori oleh ICE (Penegakan Imigrasi dan Bea Cukai). Departemen tersebut sedang diperluas dengan cepat baik dari segi personel maupun tugas.
Penggerebekan petugas ICE di seluruh negeri—terutama di kota-kota yang dipimpin oleh Partai Demokrat—telah menyaksikan sekelompok pria bertopeng dan bersenjata dengan mobil dan kendaraan lapis baja tanpa tanda yang menyasar permukiman dan bisnis, memicu protes.
Ketegangan yang terjadi selama berhari-hari di Chicago berubah menjadi kekerasan pada hari Sabtu ketika seorang petugas federal menembak seorang pengendara yang menurut Departemen Keamanan Dalam Negeri (DHS) bersenjata dan menabrak salah satu kendaraan patroli mereka.
Pejabat DHS mengatakan bahwa petugas ICE juga menembak dan membunuh imigran berusia 38 tahun, Silverio Villegas Gonzalez, saat melakukan pemeriksaan lalu lintas pada 12 September, menuduhnya mencoba melarikan diri dari tempat kejadian perkara dan menyeret seorang petugas ICE dengan kendaraannya.
"Pengerahan Garda Nasional California ke Oregon bukan tentang kejahatan. Ini tentang kekuasaan. Dia menggunakan militer kita sebagai pion politik untuk membangun egonya sendiri," kata Newsom.
Penembakan Chicago
Tindakan keras Trump dipelopori oleh ICE (Penegakan Imigrasi dan Bea Cukai). Departemen tersebut sedang diperluas dengan cepat baik dari segi personel maupun tugas.
Penggerebekan petugas ICE di seluruh negeri—terutama di kota-kota yang dipimpin oleh Partai Demokrat—telah menyaksikan sekelompok pria bertopeng dan bersenjata dengan mobil dan kendaraan lapis baja tanpa tanda yang menyasar permukiman dan bisnis, memicu protes.
Ketegangan yang terjadi selama berhari-hari di Chicago berubah menjadi kekerasan pada hari Sabtu ketika seorang petugas federal menembak seorang pengendara yang menurut Departemen Keamanan Dalam Negeri (DHS) bersenjata dan menabrak salah satu kendaraan patroli mereka.
Pejabat DHS mengatakan bahwa petugas ICE juga menembak dan membunuh imigran berusia 38 tahun, Silverio Villegas Gonzalez, saat melakukan pemeriksaan lalu lintas pada 12 September, menuduhnya mencoba melarikan diri dari tempat kejadian perkara dan menyeret seorang petugas ICE dengan kendaraannya.
(mas)
Lihat Juga :