Pemerintah Trump Mencap Kota AS Ini sebagai Zona Perang, Jadi Dalih Kerahkan 300 Tentara

Selasa, 07 Oktober 2025 - 07:37 WIB
loading...
A A A
Trump—yang Selasa lalu berbicara tentang penggunaan militer untuk "perang dari dalam"—tidak menunjukkan tanda-tanda akan mundur dari kampanye garis kerasnya.

Dalam klaimnya pada hari Minggu, dia berkata: "Portland terbakar habis. Para pemberontak ada di mana-mana."

Sekutu kunci Trump, Ketua DPR dari Partai Republik; Mike Johnson, menggemakan retorika presiden pada hari Minggu, mengatakan dalam acara "Meet the Press" di NBC bahwa pasukan Garda Nasional yang dikerahkan di Ibu Kota AS, Washington DC, telah merespons "zona perang sungguhan"—sebuah karakterisasi yang bertentangan dengan kenyataan.

Tidak untuk Darurat Militer


Kampanye Trump untuk menggunakan militer di tanah air menemui hambatan pada Sabtu malam di Portland, Oregon, ketika pengadilan memutuskan pengerahan tersebut melanggar hukum.

Trump telah berulang kali menyebut Portland "rusak akibat perang", tetapi Hakim Distrik AS Karin Immergut mengeluarkan pemblokiran sementara, dengan mengatakan: "Keputusan presiden tidak berlandaskan fakta."

"Ini adalah negara hukum konstitusional, bukan darurat militer," tulis Immergut dalam putusannya.

Menurutnya, meskipun Portland telah mengalami serangan-serangan yang tersebar terhadap petugas dan properti federal, pemerintahan Trump gagal menunjukkan bahwa episode-episode kekerasan tersebut merupakan bagian dari upaya terorganisir untuk menggulingkan pemerintah secara keseluruhan—sehingga membenarkan penggunaan kekuatan militer.

Salah satu penasihat utama Trump, Stephen Miller, menyebut perintah hakim tersebut sebagai "pemberontakan yang sah".
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tak Ada Jalan Keluar,...
Tak Ada Jalan Keluar, 6 Pilihan Strategi Trump saat Perang Iran Makin Memburuk
Rudal Iran Makin Akurat...
Rudal Iran Makin Akurat Gempur Pangkalan AS, Benar Canggih atau Dibantu Rusia dan China?
Komandan CENTCOM Klaim...
Komandan CENTCOM Klaim Serangan AS di sekitar Hormuz Tidak Efektif, kecuali Perang Besar-besaran
Penembakan Massal Guncang...
Penembakan Massal Guncang Festival Makanan AS, 3 Orang Tewas, 4 Luka
Awalnya Merevisi, AS...
Awalnya Merevisi, AS Umumkan 18 Tentara Tewas dan 624 Lainnya Luka dalam Perang Melawan Iran
Ini Rudal Kheibar Shekan...
Ini Rudal Kheibar Shekan Iran yang Obrak-abrik Pangkalan AS: Misil Murah tapi Lebih Akurat
Musk Peringatkan Bahaya...
Musk Peringatkan Bahaya Utang AS, Pajak Miliarder Tak Akan Cukup Hapus Defisit
Iran Klaim Serang Aset...
Iran Klaim Serang Aset Militer AS di Bahrain, Yordania, dan Kuwait
Terungkap! Drone Iran...
Terungkap! Drone Iran Tembus Fasilitas CIA di Arab Saudi dengan Akurasi Tinggi
Rekomendasi
iCAR V27 REEV Mendarat...
iCAR V27 REEV Mendarat Mulus di Indonesia 3 Hari Jelang GIIAS 2026?
Purbaya Bakal Menemui...
Purbaya Bakal Menemui Pejabat BI usai Perry Warjiyo Mundur
Link Live Streaming...
Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026, Kick-off Malam Ini!
Berita Terkini
Suriah Mencari Kesepakatan...
Suriah Mencari Kesepakatan Keamanan dengan Israel, Apa Dipicu Ketakutan atau Trauma?
Perang Ukraina Masuk...
Perang Ukraina Masuk ke Babak Baru, Pasokan Senjata Rusia ke Iran Terganggu
Tak Ada Jalan Keluar,...
Tak Ada Jalan Keluar, 6 Pilihan Strategi Trump saat Perang Iran Makin Memburuk
Rudal Iran Makin Akurat...
Rudal Iran Makin Akurat Gempur Pangkalan AS, Benar Canggih atau Dibantu Rusia dan China?
Mata-matai Para Pemimpin...
Mata-matai Para Pemimpin Rusia, Swedia Dirikan Biro Intelijen seperti MI6
Menghilang 27 Tahun,...
'Menghilang' 27 Tahun, Kapal Perang Nuklir 28.000 Ton Rusia Bersiap untuk Tempur Lagi
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved