4 Alasan Hamas Sepakat dengan Proposal Perdamaian Trump

Sabtu, 04 Oktober 2025 - 17:25 WIB
loading...
4 Alasan Hamas Sepakat...
Hamas sepakat dengan proposal perdamaian Donald Trump. Foto/X
A A A
GAZA - Hamas menyatakan bahwa mereka menerima beberapa bagian dari rencana Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk gencatan senjata dalam perang genosida Israel yang telah berlangsung hampir dua tahun di Gaza. Tetapi beberapa elemen dari proposal tersebut memerlukan negosiasi lebih lanjut.

Trump menanggapi pada Sabtu pagi dengan meminta Israel untuk "segera menghentikan pengeboman Gaza", dan menambahkan bahwa Hamas "siap untuk perdamaian abadi".

Meskipun pemboman Israel yang gencar secara keseluruhan tampaknya relatif mereda, militer melakukan serangan pesawat tak berawak terhadap sebuah tenda di al-Mawasi, Gaza selatan, menewaskan dua anak dan melukai beberapa orang lainnya, menurut sumber di Kompleks Medis Nasser kepada Al Jazeera.

Kematian tersebut merupakan korban Palestina pertama yang terkonfirmasi di Gaza sejak Trump menginstruksikan Israel untuk "segera" menghentikan pembomannya di daerah kantong tersebut setelah Hamas menanggapi positif rencananya.

Israel mengatakan sedang bersiap untuk melaksanakan "tahap pertama dari rencana Trump untuk mengakhiri perang di Gaza". Pemerintah telah menginstruksikan militer untuk mengurangi aktivitas ofensif di Gaza setelah menyatakan sedang mempersiapkan "implementasi segera" tahap pertama rencana Trump untuk Gaza menyusul tanggapan Hamas terhadap rencana tersebut, lapor media Israel.

Hamas menyerahkan tanggapannya terhadap rencana 20 poin Trump untuk menghentikan perang pada hari Jumat, sebuah sumber informasi mengatakan kepada Al Jazeera, beberapa jam setelah Trump memberi kelompok tersebut waktu hingga hari Minggu untuk menanggapi proposal tersebut.

4 Alasan Hamas Sepakat dengan Proposal Perdamaian Trump

1. Menyerahkan Tawanan Israel yang Tersisa

Rencana 20 poin Trump mencakup tuntutan gencatan senjata segera, pertukaran 48 tawanan Israel yang tersisa—20 di antaranya diyakini masih hidup—dengan tahanan Palestina, pembentukan pemerintahan transisi yang dipimpin oleh badan internasional, dan pelucutan senjata Hamas.

Tanggapan kelompok tersebut, yang tidak membahas isu pelucutan senjata, menyatakan bahwa mereka telah sepakat "untuk membebaskan semua tawanan pendudukan – baik yang masih hidup maupun yang tersisa – sesuai dengan formula pertukaran yang diuraikan dalam proposal Presiden Trump, dengan ketentuan kondisi lapangan yang diperlukan untuk pertukaran tersebut".
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Sadisnya Tentara Israel,...
Sadisnya Tentara Israel, Tembak Mati Pria Palestina yang Sedang Tidur
Iran Tuduh NATO Terlibat...
Iran Tuduh NATO Terlibat Perang Gabungan AS-Israel Gara-gara Pengakuan Sekjen Mark Rutte
Trump Caci Maki Netanyahu:...
Trump Caci Maki Netanyahu: Semua Orang Yahudi Muak Denganmu!
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
Berani Tanpa AS, Netanyahu:...
Berani Tanpa AS, Netanyahu: Kami akan Masuk ke Iran
Sebulan Ditahan di Libya,...
Sebulan Ditahan di Libya, Tiga Aktivis Pro Palestina Akhirnya Bebas
Heboh, Menteri Perempuan...
Heboh, Menteri Perempuan Swedia Bawa Bayi ke Pertemuan Uni Eropa
Rekomendasi
Uruguay Tersingkir,...
Uruguay Tersingkir, Spanyol Juara Grup C dan Tembus Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Aksi Mahasiswa Bagian...
Aksi Mahasiswa Bagian dari Kontrol Jalannya Pemerintahan
Bukan Messi atau Ronaldo,...
Bukan Messi atau Ronaldo, Hanya Kylian Mbappe yang Kenakan Lencana Istimewa di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
6 Petani Diculik Tentara...
6 Petani Diculik Tentara Israel di Lebanon Selatan
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved