4 Alasan Hamas Sepakat dengan Proposal Perdamaian Trump

Sabtu, 04 Oktober 2025 - 17:25 WIB
loading...
A A A
"Namun, mereka memiliki keraguan; mereka memiliki beberapa poin yang ingin mereka klarifikasi, dan keputusan sekarang ada di tangan Presiden Trump."

Setelah pernyataan tersebut dirilis, pejabat senior Hamas, Mousa Abu Marzouk, mengatakan secara langsung bahwa Hamas menolak "Dewan Perdamaian".

"Kami tidak akan pernah menerima siapa pun yang bukan orang Palestina untuk mengendalikan Palestina," katanya, seraya menambahkan bahwa Blair akan sangat tidak diterima karena perannya dalam invasi pimpinan AS ke Irak tahun 2003.

4. Negosiasi Akan Berjalan

Kementerian Luar Negeri Qatar, yang merupakan mediator, mengatakan mereka menyambut baik tanggapan kelompok tersebut terhadap rencana Trump. Juru bicara Majed al-Ansari mengatakan Qatar telah mulai bekerja sama dengan rekan mediatornya, Mesir, dan Amerika Serikat, untuk melanjutkan perundingan mengenai proposal tersebut.

Mesir mengatakan pihaknya mengharapkan "perkembangan positif" dan akan bekerja sama dengan negara-negara Arab, AS, dan negara-negara Eropa untuk mencapai gencatan senjata permanen di Gaza.

Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres merasa terdorong oleh pernyataan Hamas dan mendesak para pihak untuk "memanfaatkan kesempatan untuk mengakhiri konflik tragis di Gaza", menurut juru bicara Stephane Dujarric.

Tanggapan Hamas terhadap rencana 20 poin tersebut muncul ketika Israel melanjutkan serangannya di Gaza, dengan laporan bahwa Israel menggunakan kendaraan kendali jarak jauh yang berisi bahan peledak untuk menghancurkan seluruh permukiman di Kota Gaza yang terkepung setelah mengeluarkan tuntutan "kesempatan terakhir" agar ratusan ribu warga Palestina yang terjebak meninggalkan pusat kota tersebut.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dunia Tahu Israel Memiliki...
Dunia Tahu Israel Memiliki Senjata Nuklir, tapi Kenapa Diam Saja?
Meski Sekutu Sejati,...
Meski Sekutu Sejati, Mengapa Pentagon Tingkatkan Ancaman Mata-mata Israel ke Tingkat Tertinggi?
3 Fakta Penembakan Bayi...
3 Fakta Penembakan Bayi Palestina Berusia 7 Bulan oleh Tentara Israel
Penasihat Militer Mojtaba...
Penasihat Militer Mojtaba Khamenei: Iran Siap Ubah Israel Jadi Neraka Jika Beirut Diinvasi
Negara Mayoritas Islam...
Negara Mayoritas Islam Ini Sangkal Jadi Markas Pasukan Elite Israel untuk Perang Melawan Iran
Presiden Lebanon Kecam...
Presiden Lebanon Kecam Hizbullah, Iran, dan IRGC: Ini Bukan Negaramu, Ini Negara Kami!
Pemain Israel Dilempari...
Pemain Israel Dilempari Sepatu Buntut Selebrasi Provokatif saat Lawan Albania
Israel Setujui RUU Larang...
Israel Setujui RUU Larang Seruan Azan, Hakim Agung Palestina: Serangan Terhadap Umat Islam
AS Naikkan Level Ancaman...
AS Naikkan Level Ancaman Mata-Mata Israel dari Tinggi Menjadi Kritis, Ini Pemicunya
Rekomendasi
Ajakan Tobat Ekologis...
Ajakan Tobat Ekologis Menteri Jumhur Sangat Tepat dan Relevan
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
Campus League The Nationals...
Campus League The Nationals 2026 Resmi Dimulai, UPH dan BINUS Langsung Menang di Laga Pembuka
Berita Terkini
Siapa Han Seong-sook?...
Siapa Han Seong-sook? PM Korea Selatan Perempuan Pimpin Transformasi AI
5 Tradisi Unik di Dunia,...
5 Tradisi Unik di Dunia, Salah Satunya Melempar Bayi di India
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Meningkat, Perang Hadir di Depan Rumah Warga Rusia
12,9 Juta Siswa Ikuti...
12,9 Juta Siswa Ikuti Ujian Gaokao untuk Masuk Universitas di China
Israel Bombardir Markas...
Israel Bombardir Markas Besar Hizbullah di Beirut
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved