Gerah dengan AS, China: Stop Ikut Campur Urusan Negara Lain

Minggu, 13 September 2020 - 08:29 WIB
loading...
Gerah dengan AS, China:...
Foto/Ilustrasi
A A A
BEIJING - Menteri Luar Negeri China , Wang Yi, memberikan peringatan kepada Amerika Serikat (AS) . Wang mengatakan kepada AS untuk berhenti ikut campur urusan negara lain dan AS telah bertindak terlalu jauh.

"Sekarang adalah waktunya bagi China untuk meminta Amerika Serikat agar tidak mencampuri urusan dalam negeri China," kata Wang, selama konferensi pers bersama yang dia adakan hari Jumat di Moskow dengan mitranya dari Rusia, Sergey Lavrov.

Wang juga menyatakan bahwa Kongres AS terlampau seriang memperkenalkan berbagai RUU tentang urusan dalam negeri China, sesuatu yang tidak pernah dibahas oleh Kongres Rakyat Nasional.(Baca: China Balas Dendam, Batasi Pergerakan Diplomat AS )

Selama konferensi pers bersama itu, Wang memperingatkan bahwa AS telah bertindak terlalu jauh dan mengulurkan tangannya terlalu lama.

"Kami menyarankan beberapa orang di AS lebih baik mengelola urusan mereka sendiri terlebih dahulu, mematuhi prinsip-prinsip hubungan internasional dan berhenti mencampuri urusan dalam negeri negara lain," cetusnya menurut transkrip yang dirilis oleh kementerian luar negeri di Beijing seperti dikutip dari Newsweek, Minggu (13/9/2020).(Baca: Tegang dengan China, Kapal Induk Nuklir AS Siap Latihan Perang Besar-besaran )

Newsweek menghubungi Departemen Luar Negeri A.S. untuk memberikan komentar, tetapi tidak mendapatkan balasan tepat waktu untuk publikasi.

Komentar Wang muncul setelah Microsoft mengumumkan bahwa peretas China, Rusia, dan Iran telah melancarkan serangan siber terhadap orang-orang yang terlibat dalam kampanye Presiden Donald Trump dan calon presiden dari Partai Demokrat, Joe Biden.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hamas Ungkap Pertemuan...
Hamas Ungkap Pertemuan di Kairo Bahas Penerapan Gencatan Senjata Gaza
AS Pertimbangkan Gunakan...
AS Pertimbangkan Gunakan Aset Iran untuk Biaya Rekonstruksi Negara-negara Teluk
AS Curigai Zionis, Pentagon...
AS Curigai Zionis, Pentagon Naikkan Tingkat Ancaman Spionase Israel Jadi Kritis
Paus Leo Tegaskan Kriteria...
Paus Leo Tegaskan Kriteria untuk Perang yang Adil Tidak Ada dalam Serangan AS-Israel di Iran
Iran Peringatkan Serangan...
Iran Peringatkan Serangan AS Berisiko Seret Timur Tengah Kembali ke Konflik
Meski Sekutu Sejati,...
Meski Sekutu Sejati, Mengapa Pentagon Tingkatkan Ancaman Mata-mata Israel ke Tingkat Tertinggi?
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
Hizbullah Tolak Pembaruan...
Hizbullah Tolak Pembaruan Gencatan Senjata Antara Israel dan Lebanon
Sultan Brunei Rombak...
Sultan Brunei Rombak Kabinet, Angkat Putranya Pangeran Abdul Mateen Jadi Menlu
Rekomendasi
Jelang Timnas Indonesia...
Jelang Timnas Indonesia Vs Mozambik, Beckham Putra Tulis Pesan Motivasi
Momen Siswa SRMP 17...
Momen Siswa SRMP 17 Tabanan Curhat ke Prabowo
Hadiri Suroboyo 10K,...
Hadiri Suroboyo 10K, Wali Kota Agustina Siap Tampilkan Grand Finale Terbaik The Ultimate 10K Series 2026
Berita Terkini
Partai Janta Kecoa Jadi...
Partai Janta Kecoa Jadi Inspirasi bagi Gen Z di Seluruh Dunia
Dunia Tahu Israel Memiliki...
Dunia Tahu Israel Memiliki Senjata Nuklir, tapi Kenapa Diam Saja?
Mengapa Komunitas Internasional...
Mengapa Komunitas Internasional Tak Bisa Menghentikan Gazanisasi di Lebanon?
5 Alasan Iran Serang...
5 Alasan Iran Serang Bahrain dan Kuwait, Menekan AS Memenuhi Tuntutan Teheran
Gerakan Protes Gen Z...
Gerakan Protes Gen Z Guncang Ibu Kota India: Aku Seekor Kecoak!
Hamas Ungkap Pertemuan...
Hamas Ungkap Pertemuan di Kairo Bahas Penerapan Gencatan Senjata Gaza
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved