5 Alasan Iran Serang Bahrain dan Kuwait, Menekan AS Memenuhi Tuntutan Teheran

Minggu, 07 Juni 2026 - 14:25 WIB
loading...
5 Alasan Iran Serang...
Iran memiliki alasan strategis untuk menyerang Bahrain dan Kuwait. Foto/X
A A A
TEHERAN - Iran berulang kali menyerang Bahrain dan Kuwait. Dua negara Arab tersebut merupakan sekutu utama AS. Di kedua negara tersebut, AS kerap melancarkan serangan secara langsung ke Iran.

Namun, serangan Iran ke Bahrain dan Kuwait bukan tanpa alasan strategis semata. Tetapi, Iran memiliki ambisi besar untuk menekan AS melalui serangan bertubi-tubi ke aliansinya.

5Alasan Iran Serang Bahrain dan Kuwait, Menekan ASMemenuhi Tuntutan Teheran

1. Menegaskan Kembali Kekuasaan Iran di Selat Hormuz

Sultan Barakat, seorang profesor kebijakan publik di Universitas Hamad Bin Khalifa di Qatar, mengatakan bahwa baku tembak baru-baru ini antara Iran dan AS adalah bagian dari upaya Teheran untuk "menegaskan kendalinya" atas Selat Hormuz.

Kepemimpinan Iran mencoba "untuk memperjelas kepada semua orang bahwa mereka serius bahwa tidak seorang pun boleh melewati ... tanpa pengaturan dengan mereka," kata Barakat kepada Al Jazeera.



"Amerika mencoba untuk melemahkannya. Amerika menargetkan infrastruktur mereka, yang mengendalikan drone [dan] mengancam kapal-kapal. Iran memiliki sedikit pilihan untuk membalas kecuali pangkalan-pangkalan Amerika yang statis di sekitar wilayah tersebut."

2. Mudah untuk Menyerang Bahrain dan Kuwait

Barakat menambahkan bahwa meskipun demikian, menarik bahwa Iran telah menargetkan Kuwait dan Bahrain dalam beberapa minggu terakhir, yang dapat menunjukkan bahwa Teheran memandang negara-negara Teluk tersebut sebagai "target yang lebih mudah" untuk serangannya.

“Saya pikir dari perspektif Iran, apa yang ingin mereka hindari dengan segala cara adalah menjadikan [blokade AS terhadap pelabuhan Iran] sebagai norma baru,” kata Barakat. “Inilah mengapa pembalasan ini, dari perspektif mereka, secara strategis sangat penting.”

3. Menekan AS untuk Mencapai Kesepakatan

Alexandru Hudisteanu, seorang analis pertahanan militer, mengatakan pemerintahan Trump mencoba untuk “mendiskreditkan” upaya Iran untuk mempertahankan kendali atas Selat Hormuz.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini Teks Resmi 14 Poin...
Ini Teks Resmi 14 Poin Kesepakatan Damai AS dan Iran
Kesepakatan Iran Mencakup...
Kesepakatan Iran Mencakup Dana Rp5.327 Triliun, Setengahnya Sudah Jadi Komitmen
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Kapal Tanker Ketiga...
Kapal Tanker Ketiga Pembawa Minyak Iran Keluar dari Garis Blokade AS
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon Selatan Meski Ada Kesepakatan AS-Iran
Iran Kecam Perlakuan...
Iran Kecam Perlakuan Buruk AS di Piala Dunia: Tim yang Paling Ditindas
AS-Iran Berdamai, Harga...
AS-Iran Berdamai, Harga Minyak Terjun Bebas ke Bawah USD80 per Barel
Swiss Gelar Referendum...
Swiss Gelar Referendum untuk Batasi Populasi hingga 10 Juta Jiwa
Restoran Pizza Hut Dijual...
Restoran Pizza Hut Dijual Rp47,8 Triliun, Ini Pemilik Barunya
Rekomendasi
Diskusi Budiman-Nusron-Sudaryono...
Diskusi Budiman-Nusron-Sudaryono di UGM Dibubarkan Mahasiswa, Foksi: Sungguh Menggelikan
Harga Minyak Dunia Anjlok,...
Harga Minyak Dunia Anjlok, Kapan Pertamax Ikut Turun?
Profil Luca Zidane,...
Profil Luca Zidane, Kiper Aljazair Putra Zinedine Zidane yang Kebobolan Hattrick Messi
Berita Terkini
Ini Teks Resmi 14 Poin...
Ini Teks Resmi 14 Poin Kesepakatan Damai AS dan Iran
Kesepakatan Iran Mencakup...
Kesepakatan Iran Mencakup Dana Rp5.327 Triliun, Setengahnya Sudah Jadi Komitmen
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Israel Danai Pemukim...
Israel Danai Pemukim Ekstremis, Bayar Rp34 Miliar Per Bulan
Kapal Tanker Ketiga...
Kapal Tanker Ketiga Pembawa Minyak Iran Keluar dari Garis Blokade AS
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon Selatan Meski Ada Kesepakatan AS-Iran
Infografis
5 Pemain Paling Ikonik...
5 Pemain Paling Ikonik dalam Sejarah Piala Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved