Tegang dengan China, Kapal Induk Nuklir AS Siap Latihan Perang Besar-besaran

Sabtu, 12 September 2020 - 07:28 WIB
loading...
Tegang dengan China,...
Kapal induk bertenaga nuklir Amerika Serikat, USS Ronald Reagan, dengan beberapa jet tempur di atas deknya. Foto/US Navy
A A A
WASHINGTON - Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) bersiap untuk latihan perang besar-besaran di dekat Guam ketika ketegangan dengan China terus memanas. Kapal induk bertenaga nuklir USS Ronald Reagan, beberapa kapal perang, 100 lebih pesawat dan 11.000 lebih personel militer akan dilibatkan dalam manuver tersebut.

Armada Pasifik AS pada hari Jumat mengumumkan bahwa latihan perang Angkatan Laut "Valiant Shield" kedelapan akan diadakan di lepas pantai Guam mulai 14 hingga 25 September. (Baca: Tegang dengan AS, Kapal Induk Pertama Buatan China Latihan Perang )

Beberapa kapal militer yang akan ambil bagian bersama kapal induk USS Ronald Reagan antara lain kapal serbu amfibi USS America, kapal transportasi dermaga amfibi USS New Orleans, kapal pendaratan dermaga USS Germantown, dan beberapa kapal militer lainnya.

Manuver Amerika ini juga akan menampilkan unsur-unsur dari Angkatan Udara, Angkatan Darat dan Korps Marinir. (Baca: China Tembakkan Rudal Pembunuh Kapal Induk, Peringatan untuk AS )

"Latihan seperti Valiant Shield memungkinkan pasukan AS kesempatan untuk mengintegrasikan konsep peperangan seperti operasi kelompok tempur semua domain dalam lingkungan pelatihan perang kelas atas bersama untuk terus meningkatkan kemampuan gabungan mematikan," kata direktur operasi maritim untuk Armada Pasifik AS, Laksamana Muda Michael Boyle, seperti dikutip SINDOnews.com dari keterangan pers resmi Angkatan Laut AS, Sabtu (12/9/2020).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
Musim Panas Makin Menyengat,...
Musim Panas Makin Menyengat, Tokyo Dorong Karyawan Kenakan Celana Pendek ke Kantor
Terungkap! AS Beri Syarat...
Terungkap! AS Beri Syarat Saudi Berdamai dengan Israel untuk Lanjutkan Perjanjian Nuklir
Rekomendasi
BSKDN Kemendagri Perkuat...
BSKDN Kemendagri Perkuat Kolaborasi dengan Uncen Dorong Lahirkan Inovasi Daerah
Eksplorasi Menyeluruh...
Eksplorasi Menyeluruh Thailand: Keseruan Berwisata di Bangkok dan Pattaya
Dukung Pendidikan Wilayah...
Dukung Pendidikan Wilayah Pesisir, PHE Gelar Pemeriksaan Mata Gratis di Kepulauan Seribu
Berita Terkini
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
Infografis
9 Keunggulan Kapal Selam...
9 Keunggulan Kapal Selam Mini Iran yang Membuat Kapal Induk AS Menjauh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved