Protes Gen Z 212 Pecah di Maroko, Polisi Tembak Mati 2 Orang
Kamis, 02 Oktober 2025 - 20:23 WIB
loading...
A
A
A
Lebih dari 140 kendaraan polisi dan 20 mobil pribadi dibakar, dan para pengunjuk rasa menyerbu kantor-kantor pemerintah, bank, dan bisnis, menurut Rachid el-Khalfi, juru bicara Kementerian Dalam Negeri.
“Lebih dari 400 orang ditangkap setelah kekerasan tersebut, yang melukai hampir 300 orang, sebagian besar petugas penegak hukum,” ungkap Khalfi.
Seorang pemuda dilaporkan mengalami luka serius di Oujda setelah ditabrak mobil polisi.
Ratusan Penangkapan
Di Rabat, lebih dari 200 demonstran ditahan selama tiga hari pertama protes.
Sebagian besar telah dibebaskan, menurut Asosiasi Hak Asasi Manusia Maroko (AMDH), tetapi 134 orang, termasuk enam orang yang masih ditahan, telah didakwa dan akan diadili, menurut pengacara mereka kepada AFP.
Penanganan protes oleh pemerintah telah dikecam oleh beberapa organisasi hak asasi manusia serta dua partai oposisi, Partai Keadilan dan Pembangunan serta Federasi Kiri Demokratik.
“Kekerasan sistematis (telah digunakan) terhadap sekelompok anak muda yang berdemonstrasi secara damai,” ujar Hakim Sikouk, dari AMDH, kepada AFP.
Dia menjelaskan, “Pasukan keamanan merespons dengan kekerasan. Kami mengutuk penangkapan ini dan menganggap tidak dapat diterima untuk mengambil pendekatan yang berorientasi pada keamanan terhadap tuntutan sosial sekelompok anak muda.”
“Lebih dari 400 orang ditangkap setelah kekerasan tersebut, yang melukai hampir 300 orang, sebagian besar petugas penegak hukum,” ungkap Khalfi.
Seorang pemuda dilaporkan mengalami luka serius di Oujda setelah ditabrak mobil polisi.
Ratusan Penangkapan
Di Rabat, lebih dari 200 demonstran ditahan selama tiga hari pertama protes.Sebagian besar telah dibebaskan, menurut Asosiasi Hak Asasi Manusia Maroko (AMDH), tetapi 134 orang, termasuk enam orang yang masih ditahan, telah didakwa dan akan diadili, menurut pengacara mereka kepada AFP.
Penanganan protes oleh pemerintah telah dikecam oleh beberapa organisasi hak asasi manusia serta dua partai oposisi, Partai Keadilan dan Pembangunan serta Federasi Kiri Demokratik.
“Kekerasan sistematis (telah digunakan) terhadap sekelompok anak muda yang berdemonstrasi secara damai,” ujar Hakim Sikouk, dari AMDH, kepada AFP.
Dia menjelaskan, “Pasukan keamanan merespons dengan kekerasan. Kami mengutuk penangkapan ini dan menganggap tidak dapat diterima untuk mengambil pendekatan yang berorientasi pada keamanan terhadap tuntutan sosial sekelompok anak muda.”
Lihat Juga :