YouTube Membayar Trump Rp366 Miliar Gara-gara Menangguhkan Akunnya

Selasa, 30 September 2025 - 15:31 WIB
loading...
YouTube Membayar Trump...
YouTube setuju membayar lebih dari Rp366 miliar kepada Presiden AS Donald Trump untuk menyelesaikan gugatan. Trump gugat YouTube setelah akunnya ditangguhkan. Foto/abc7
A A A
WASHINGTON - Pihak YouTube telah setuju untuk membayar USD22 juta (lebih dari Rp366 miliar) untuk menyelesaikan gugatan yang diajukan oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Gugatan diajukan Trump setelah akunnya ditangguhkan terkait serangan 6 Januari 2021 di Capitol.

Kesepakatan pembayaran tersebut terungkap dari dokumen pengadilan federal California.

Platform video daring tersebut—anak perusahaan induk Google, Alphabet—adalah perusahaan Big Tech terbaru yang mencapai kesepakatan dengan Trump setelah sang presiden mengajukan gugatan hukum yang menentang pencabutan platformnya secara luas setelah peristiwa 6 Januari.

Baca Juga: Ini Teks Resmi Proposal 20 Poin Trump untuk Akhiri Perang Israel di Gaza

Menurut dokumen pemberitahuan penyelesaian gugatan, uang sebesar USD22 juta tersebut akan digunakan untuk proyek konstruksi terbaru Trump di Gedung Putih—melalui sebuah lembaga nirlaba bernama Trust for the National Mall—yang didedikasikan untuk merestorasi, melestarikan, dan meningkatkan National Mall, guna mendukung pembangunan White House State Ballroom.

Selain USD22 juta untuk proyek ballroom Trump, YouTube menyetujui pembayaran sebesar USD2,5 juta kepada sejumlah sekutu Trump lainnya, termasuk American Conservative Union.

Platform-platform besar telah memblokir Trump setelah peristiwa 6 Januari di tengah kekhawatiran dia akan mendorong kekerasan lebih lanjut dengan klaim palsu bahwa kecurangan pemilu menyebabkan kekalahannya dari Joe Biden pada tahun 2020.

Platform YouTube memblokir Trump dari mengunggah konten baru pada 12 Januari 2021, dengan alasan "kekhawatiran tentang potensi kekerasan yang berkelanjutan."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Diduga Terlibat dalam...
Diduga Terlibat dalam Skandal Seks, Bill Gates Hadapi Sidang di DPR AS
Bagaimana AS Kehilangan...
Bagaimana AS Kehilangan Helikopter Apache Pertama dalam Perang dengan Iran?
China Luncurkan Alat...
China Luncurkan Alat Pelacak Kapal Selam Nuklir, Bakal Ubah Perang Masa Depan
Drone Iran Gempur Armada...
Drone Iran Gempur Armada Kelima AS di Bahrain
Suara Ledakan Terdengar...
Suara Ledakan Terdengar di Bandar Abbas dan Pulau Qeshm, Iran Segera Balas Serangan AS
Trump Akui AS Balas...
Trump Akui AS Balas Penembakan Helikopter oleh Iran, Meski Awalnya Meremehkan
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Krisis Demografi China:...
Krisis Demografi China: Pemerintah Dorong Gerakan Lansia Merawat Lansia
Diteror Beruang, Kota...
Diteror Beruang, Kota di Jepang Ini Lumpuh
Rekomendasi
Enam Tahun Penerjemahan,...
Enam Tahun Penerjemahan, Alkitab Bahasa Sunda Kini Hadir dalam Format Cetak dan Digital
Centrepark Perkuat Penerapan...
Centrepark Perkuat Penerapan Parkir Cashless di Properti Komersial Indonesia
Permintaan Minyak Dunia...
Permintaan Minyak Dunia Diramal Turun 1,1 Juta Barel per Hari di 2026
Berita Terkini
Citra Satelit Tunjukkan...
Citra Satelit Tunjukkan Kehancuran di Pangkalan Udara Israel Akibat Serangan Iran
Kerusuhan Meluas di...
Kerusuhan Meluas di Irlandia Utara, Rumah dan Mobil Dibakar
Diduga Terlibat dalam...
Diduga Terlibat dalam Skandal Seks, Bill Gates Hadapi Sidang di DPR AS
Pakar Militer Klaim...
Pakar Militer Klaim Iran Ingin Memulihkan Daya Tolak Terhadap Serangan AS
Bagaimana AS Kehilangan...
Bagaimana AS Kehilangan Helikopter Apache Pertama dalam Perang dengan Iran?
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Infografis
10 Fitur Range Rover...
10 Fitur Range Rover Autobiography LWB, Mobdin Gubernur Kaltim Rp8,5 Miliar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved