YouTube Membayar Trump Rp366 Miliar Gara-gara Menangguhkan Akunnya

Selasa, 30 September 2025 - 15:31 WIB
loading...
A A A
Namun, perusahaan teknologi dan media telah menyetujui penyelesaian untuk Trump sejak dia kembali menjabat karena mereka menunggu tindakan dari Washington terkait masalah-masalah besar yang memengaruhi bisnis mereka.

Pertanyaan besar dihadapi YouTube dan Google/Alphabet, termasuk persidangan di Virginia di mana pengadilan federal sedang mempertimbangkan permintaan dari pengacara pemerintah untuk memerintahkan pembubaran bisnis teknologi iklan raksasa mesin pencari tersebut.

Pada bulan Februari, perusahaan X milik Elon Musk menyelesaikan gugatan Trump terhadap perusahaan tersebut dan mantan CEO-nya, Jack Dorsey, dengan nilai sekitar USD10 juta.

Pada bulan Januari, beberapa hari setelah pelantikan Trump, Meta setuju untuk membayar USD25 juta untuk menyelesaikan gugatannya, dengan USD22 juta dari pembayaran tersebut akan digunakan untuk mendanai perpustakaan kepresidenannya di masa mendatang.

Perusahaan media juga telah menyetujui penyelesaian dengan Trump dalam kasus-kasus yang diajukan oleh presiden yang dianggap para ahli meragukan secara hukum.

Misalnya, Paramount Global setuju untuk membayar USD16 juta untuk menyelesaikan gugatan yang diajukan oleh Trump terkait wawancara dengan mantan wakil presiden Kamala Harris yang diklaim Trump telah diedit secara tidak adil. Kesepakatan ini tercapai saat Paramount sedang mencari persetujuan untuk akuisisinya oleh Skydance.

Komisi Komunikasi Federal menyetujui pengambilalihan Paramount senilai USD8 miliar pada bulan Juli.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Elon Musk Triliuner...
Elon Musk Triliuner Pertama di Dunia, Kekayaannya Rp19.706,5 Triliun Setara 73 Kali Anggaran MBG
Trump Klaim AS Telah...
Trump Klaim AS Telah Bikin Kesepakatan Hebat dengan Iran, Teheran Bilang Belum!
Piala Dunia 2026: Saat...
Piala Dunia 2026: Saat Sepak Bola Jadi Mesin Uang FIFA
Helikopter Apache AS...
Helikopter Apache AS Jatuh di Dekat Selat Hormuz
Tegas! Erdogan: Israel...
Tegas! Erdogan: Israel Ancaman bagi Turki dan Dunia
Rekomendasi
Rupiah Bergejolak, Saatnya...
Rupiah Bergejolak, Saatnya Lirik Aset Global?
Makin Mudah Berinvestasi,...
Makin Mudah Berinvestasi, Pegadaian dan KSEI Gandeng Tangan Kembangkan ETF Emas
Mahasiswa Aliansi UNJ...
Mahasiswa Aliansi UNJ Melawan Turun ke Jalan, Ini Tuntutannya
Berita Terkini
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved