Lawan Gerakan Antifa, Trump Kirim Garda Nasional ke Portland

Minggu, 28 September 2025 - 19:35 WIB
loading...
Lawan Gerakan Antifa,...
Trump kirim garda nasional ke Portland. Foto/X/@USMSDDC
A A A
WASHINGTON - Donald Trump memerintahkan pengerahan pasukan ke Portland, Oregon, dan mengizinkan penggunaan "kekuatan penuh" jika diperlukan. Itu dilakukan untuk meredam protes yang menargetkan pusat penahanan imigrasi.

Presiden AS mengklaim langkah tersebut akan membantu melindungi "Fasilitas ICE kami yang dikepung dari serangan Antifa, dan teroris domestik lainnya", dan menggambarkan kota itu sebagai "hancur akibat perang" dalam sebuah unggahan di Truth Social.

Pengumuman ini menandai perluasan lebih lanjut pengerahan pasukan di kota-kota AS, di tengah tindakan keras yang lebih luas oleh pemerintahan Trump terhadap imigrasi ilegal.

Langkah terbaru ini menuai penolakan dari anggota parlemen Demokrat, yang mengatakan bahwa pasukan federal tidak perlu dikerahkan ke Portland.

"Tidak ada ancaman keamanan nasional di Portland. Komunitas kami aman dan tenang," kata Gubernur Oregon Tina Kotek.

Kotek mengatakan dalam konferensi pers pada hari Sabtu bahwa "pengerahan apa pun akan menjadi penyalahgunaan kekuasaan", dan mengatakan ia bekerja sama dengan Jaksa Agung Oregon, Dan Rayfield "untuk melihat apakah ada tanggapan yang diperlukan".

"Kami akan siap merespons jika diperlukan," tambahnya.

Baca Juga: Jerman Darurat Sifilis, Ini Ternyata Pemicunya!

Postingan Trump tidak merinci apakah ia bermaksud mengaktifkan Garda Nasional atau militer AS reguler - atau apa yang dimaksud dengan penggunaan "kekuatan penuh".

"Kami siap memobilisasi personel militer AS untuk mendukung operasi DHS [Departemen Keamanan Dalam Negeri] di Portland atas arahan presiden," kata juru bicara utama Pentagon, Sean Parnell, kepada BBC.

"Departemen akan memberikan informasi dan pembaruan segera setelah tersedia."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Kesepakatan Iran Mencakup...
Kesepakatan Iran Mencakup Dana Rp5.327 Triliun, Setengahnya Sudah Jadi Komitmen
Trump Ungkap Selat Hormuz...
Trump Ungkap Selat Hormuz akan Dibuka Kembali Sepenuhnya pada Hari Jumat Secara Permanen
Kenapa Perdamaian Iran...
Kenapa Perdamaian Iran Tak Semudah Membalikkan Telapak Tangan?
Selat Hormuz Tak Akan...
Selat Hormuz Tak Akan Lagi seperti Dulu, Ini 3 Alasannya
Trump T1 Phone Ternyata...
Trump T1 Phone Ternyata HTC U24 Pro Buatan China: Ini Bukti Teardown-nya
Skandal Kerajaan, Putra...
Skandal Kerajaan, Putra dari Putri Mahkota Norwegia Divonis Penjara atas Tuduhan Pemerkosaan
8 Fakta Eton College,...
8 Fakta Eton College, Sekolah Elite Pilihan Pangeran George yang Biayanya Rp1,4 Miliar!
Rekomendasi
Dikhianati Suami, Shiena...
Dikhianati Suami, Shiena Bangkit Bongkar Perselingkuhan di Microdrama V+Short Replaceable
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Hak Dasar Investor di Pasar Modal
Pegadaian Kanwil IX...
Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal Gratis di Dua Lokasi
Berita Terkini
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved