Jerman Darurat Sifilis, Ini Ternyata Pemicunya!

Minggu, 28 September 2025 - 16:40 WIB
loading...
Jerman Darurat Sifilis,...
Jerman darurat sifilis dan terungkap penyebab utamanya. Foto/X
A A A
BERLIN - Jumlah infeksi sifilis telah mencapai rekor tertinggi baru di Jerman , mencapai 9.519 kasus pada tahun 2024 dibandingkan dengan hanya 1.697 pada pergantian abad. Itu terungkap dalam laporan terbaru dari Robert Koch Institute (RKI).

Prevalensi penyakit menular seksual, yang disebabkan oleh bakteri Treponema pallidum, terus meningkat selama dua dekade terakhir. Setelah mencapai 3.364 kasus pada tahun 2004, jumlahnya terus meningkat, terutama di kalangan pria homoseksual.

Buletin Epidemiologis terbaru, yang dirilis pada hari Kamis, mencatat peningkatan tahunan sebesar 3,9% dibandingkan dengan tahun 2023. Anggota komunitas LGBTQ menyumbang sebagian besar infeksi, sementara perempuan hanya mewakili 7,6% kasus. Persentase penularan heteroseksual juga sedikit meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.

Usia rata-rata pasien adalah sekitar 41 tahun, dengan infeksi ulang tetap menjadi risiko yang persisten. RKI menyoroti bahwa tingkat infeksi tertinggi tercatat di pusat-pusat kota besar, termasuk Berlin, Hamburg, Cologne, Frankfurt, dan München.

Wabah di kalangan pria gay telah mendorong sebagian besar peningkatan secara keseluruhan sejak akhir 1990-an. Peningkatan signifikan pertama tercatat di Hamburg pada tahun 1997. Pada tahun 2003, insiden pada pria sepuluh kali lebih tinggi daripada pada wanita.

Baca Juga: NATO Tak Berkutik, Drone Tak Dikenal Ganggu Pangkalan Militer Denmark

Saat ini, sekitar tiga perempat kasus yang dilaporkan terkait dengan komunitas LGBTQ, dengan data menunjukkan bahwa hingga setengah dari pasien ini juga positif HIV, seringkali disertai koinfeksi Hepatitis C.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inggris Akan Ganti 6...
Inggris Akan Ganti 6 Kapal Perusak Tua dengan 6 Kapal Perang Hibrida Pengendali Drone
Jerman Diguncang Penembakan,...
Jerman Diguncang Penembakan, 6 Orang Tewas
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
Setelah Mundur, PM Inggris...
Setelah Mundur, PM Inggris Starmer Incar Sekjen NATO
1.300 Orang Tewas Akibat...
1.300 Orang Tewas Akibat Gelombang Panas di Eropa
Putin: Barat Coba Kacaukan...
Putin: Barat Coba Kacaukan Rusia karena Tak Mampu Mengalahkannya di Medan Perang
Program Binawan Eropa...
Program Binawan Eropa Antarkan 36 Perawat Indonesia Berkarier di Eropa
Ayah dan Anak Diselamatkan...
Ayah dan Anak Diselamatkan Setelah 4 Hari Terkubur Reruntuhan Bangunan Pasca-gempa Venezuela
Presiden Korsel Lee...
Presiden Korsel Lee Jae Myung Murka Negaranya Tersingkir di Piala Dunia: Tidak Kompeten!
Rekomendasi
Pernikahan Membuka Pintu...
Pernikahan Membuka Pintu Rezeki, Benarkah?
Malaysia Prediksi Gejolak...
Malaysia Prediksi Gejolak Harga Energi Berlanjut Dua Tahun ke Depan
Pendapatan Melonjak...
Pendapatan Melonjak 47,7%, KPIG Raih Laba Bersih Rp724,2 Miliar di 2025
Berita Terkini
5 Alasan Putin Menolak...
5 Alasan Putin Menolak Perjanjian Batasan Serangan Jarak Jauh dengan Ukraina
Mengapa Pangkalan-pangkalan...
Mengapa Pangkalan-pangkalan Militer AS di Teluk Akan Berakhir? Ini Analisisnya
Bom Ransel Meledak di...
Bom Ransel Meledak di Apartemen Monako, Oligarki Ukraina Vadym Iermolaiev Terluka
Inggris Akan Ganti 6...
Inggris Akan Ganti 6 Kapal Perusak Tua dengan 6 Kapal Perang Hibrida Pengendali Drone
Jerman Diguncang Penembakan,...
Jerman Diguncang Penembakan, 6 Orang Tewas
Korut Tuding Jepang...
Korut Tuding Jepang Berubah Jadi Negara Perang, Apa Pemicunya?
Infografis
Daftar Lengkap Skuad...
Daftar Lengkap Skuad Timnas Jerman di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved