Lawan Gerakan Antifa, Trump Kirim Garda Nasional ke Portland

Minggu, 28 September 2025 - 19:35 WIB
loading...
A A A
"Saya mendesak warga Oregon untuk tidak terjerumus ke dalam upaya Trump untuk memicu kekerasan," kata Wyden.

Anggota parlemen setempat juga menuduh ICE mengejar orang-orang yang sebenarnya tidak berbahaya bagi masyarakat.

"ICE mengatakan mereka menargetkan orang-orang yang telah melakukan kejahatan untuk ditangkap dan ditahan. Itulah yang mereka katakan kepada kami. Tapi bukan itu yang kami lihat," kata anggota DPR dari Partai Demokrat, Suzanne Bonamici.

Anggota parlemen mengutip insiden-insiden baru-baru ini, termasuk penahanan seorang ayah di luar prasekolah anaknya dan seorang petugas pemadam kebakaran hutan yang ditangkap saat memadamkan api di Hutan Nasional Olympic.

Mereka juga merujuk pada statistik yang diterbitkan oleh Cato Institute, sebuah lembaga pemikir AS yang berbasis di Washington DC, yang melaporkan bahwa 65% orang yang ditahan oleh ICE tidak memiliki catatan kriminal.

Menteri Tenaga Kerja AS Lori Chavez-DeRemer mengatakan ia telah menyaksikan bagaimana "ketidakpatuhan hukum" telah mengubah Portland menjadi "zona perang yang sarat kejahatan".

Chavez-DeRemer, yang sebelumnya menjabat sebagai anggota DPR dari Partai Republik untuk Oregon, berterima kasih kepada Trump "atas tindakan yang diambilnya untuk menjaga fasilitas ICE kami tetap terlindungi dan "Make America Great Again" (Membuat Amerika Hebat Kembali).

Awal tahun ini, Trump mengerahkan Garda Nasional ke Los Angeles dan Washington DC. Agen federal diperkirakan akan tiba di Memphis, Tennessee minggu depan.

Di Los Angeles, presiden memerintahkan 2.000 personel federal untuk menangani kerusuhan akibat penggerebekan terhadap migran tanpa dokumen. Bentrokan meletus selama beberapa hari, dan gas air mata digunakan untuk membubarkan massa yang berunjuk rasa.

Seorang hakim federal di California memutuskan awal bulan ini bahwa pengerahan Garda Nasional di Los Angeles adalah ilegal, dan melanggar Undang-Undang Posse Comitatus, yang membatasi wewenang pemerintah federal untuk menggunakan kekuatan militer dalam urusan domestik.

Tidak jelas apakah presiden memiliki dasar hukum untuk mengerahkan pasukan federal ke Oregon.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
Trump T1 Phone Ternyata...
Trump T1 Phone Ternyata HTC U24 Pro Buatan China: Ini Bukti Teardown-nya
Suami Divonis 4 Tahun...
Suami Divonis 4 Tahun Penjara karena Paksa Istri Berhubungan Seks dengan 120 Pria
Trump Segera Gunakan...
Trump Segera Gunakan Pesawat Air Force One Hadiah dari Qatar, Tiba di Lanud Andrews
Rekomendasi
Rekor 32 Tahun Tumbang...
Rekor 32 Tahun Tumbang di Piala Dunia 2026
Jakarta Rawan Sinkhole,...
Jakarta Rawan Sinkhole, Wagub DKI Rano: Ada Daerah Berpotensi Ambles
Kritik Pemadaman Listrik,...
Kritik Pemadaman Listrik, Komisi VI DPR: Tidak Boleh Lagi Terjadi
Berita Terkini
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Infografis
Saat Sekutu Berhenti...
Saat Sekutu Berhenti Menuruti Donald Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved