Teka-teki Jenazah Turis Australia Dipulangkan dari Bali Tanpa Jantung
Kamis, 25 September 2025 - 10:10 WIB
loading...
A
A
A
Laporan tersebut juga mengonfirmasi adanya memar di dahi kiri, kelopak mata kanan, dan lutut kanan korban akibat trauma benda tumpul.
Dokumen Kepolisian Bali mengonfirmasi bahwa mereka ingin berbicara dengan teman korban dan dua perempuan yang berada di vilanya sebelum kematiannya dengan harapan dapat mengungkap jam-jam terakhirnya.
Kuasa hukum keluarga korban mempertanyakan mengapa ketiga warga negara Australia tersebut dapat meninggalkan Bali tanpa diperiksa polisi.
"Untuk alasan yang tidak dijelaskan secara rinci, polisi mengizinkan ketiganya meninggalkan Bali tanpa diinterogasi dan tanpa memberikan keterangan apa pun tentang peristiwa yang menyebabkan kematian Byron [Haddow]," ujar Ni Luh Sari, yang menjadi pengacara di firma Malekat Hukum.
"Polisi telah menyatakan bahwa mereka membutuhkan bantuan dari konsulat Australia untuk mendapatkan keterangan dari ketiga saksi ini. Namun, sangat memprihatinkan bahwa hingga saat ini konsulat belum memberikan tanggapan apa pun," ujarnya.
Keluarga korban mengatakan kepada ABC News bahwa mereka tidak puas dengan cara pihak berwenang Bali menangani kasus ini dan ingin polisi menyelidiki transaksi keuangan sebelum kematiannya dan memeriksa rekaman CCTV dari malam itu secara forensik.
Mereka mengatakan Pengadilan Koroner Queensland sedang menyelidiki dengan bantuan Kepolisian Queensland.
"Ketika saya mengetahui dia dikembalikan tanpa jantungnya, saya sangat malu," kata Chantal Haddow. "Saya bahkan tidak tahu bagaimana harus memproses hal itu."
Ketua Ikatan Dokter Bali, Dr Made Sudarmaja, mengatakan autopsi terhadap jenazah korban dilakukan sesuai dengan prosedur operasi standar.
Dokumen Kepolisian Bali mengonfirmasi bahwa mereka ingin berbicara dengan teman korban dan dua perempuan yang berada di vilanya sebelum kematiannya dengan harapan dapat mengungkap jam-jam terakhirnya.
Kuasa hukum keluarga korban mempertanyakan mengapa ketiga warga negara Australia tersebut dapat meninggalkan Bali tanpa diperiksa polisi.
"Untuk alasan yang tidak dijelaskan secara rinci, polisi mengizinkan ketiganya meninggalkan Bali tanpa diinterogasi dan tanpa memberikan keterangan apa pun tentang peristiwa yang menyebabkan kematian Byron [Haddow]," ujar Ni Luh Sari, yang menjadi pengacara di firma Malekat Hukum.
"Polisi telah menyatakan bahwa mereka membutuhkan bantuan dari konsulat Australia untuk mendapatkan keterangan dari ketiga saksi ini. Namun, sangat memprihatinkan bahwa hingga saat ini konsulat belum memberikan tanggapan apa pun," ujarnya.
Keluarga korban mengatakan kepada ABC News bahwa mereka tidak puas dengan cara pihak berwenang Bali menangani kasus ini dan ingin polisi menyelidiki transaksi keuangan sebelum kematiannya dan memeriksa rekaman CCTV dari malam itu secara forensik.
Mereka mengatakan Pengadilan Koroner Queensland sedang menyelidiki dengan bantuan Kepolisian Queensland.
"Ketika saya mengetahui dia dikembalikan tanpa jantungnya, saya sangat malu," kata Chantal Haddow. "Saya bahkan tidak tahu bagaimana harus memproses hal itu."
Ketua Ikatan Dokter Bali, Dr Made Sudarmaja, mengatakan autopsi terhadap jenazah korban dilakukan sesuai dengan prosedur operasi standar.
(mas)
Lihat Juga :