Teka-teki Jenazah Turis Australia Dipulangkan dari Bali Tanpa Jantung

Kamis, 25 September 2025 - 10:10 WIB
loading...
Teka-teki Jenazah Turis...
Byron James Dumschat atau Byron Haddow, turis Australia yang tewas di Bali dan jenazahnya dipulangkan tanpa jantung. Jantung korban dipulangkan lebih dari 2 bulan setelah kematian. Foto/Keluarga Haddow
A A A
JAKARTA - Byron James Dumschat atau Byron Haddow (23), turis asal Queensland, Australia, ditemukan tewas di kolam renang vila di Bali tempat dia dan teman-temannya berlibur beberapa bulan lalu. Jenazahnya dipulangkan ke Australia tanpa jantung, yang membuat keluarganya dan pihak berwenang Canberra marah.

Lebih dari dua bulan setelah kematian, jantung Haddow baru dipulangkan. Kejelasan dari kasus ini masih menjadi teka-teki, dan pihak berwenang Australia menuntut jawaban dari koleganya di Indonesia.

Rumah Sakit Prof Ngoerah di Bali membantah tuduhan terlibat dalam pencurian organ Haddow. Direktur keperawatan medis dan pendukung rumah sakit tersebut, I Made Darmajaya, menjelaskan bahwa rumah sakit melakukan autopsi forensik terhadap jenazah Haddow setelah permintaan dari kepolisian setempat.

Baca Juga: Australia, Inggris, dan Kanada Resmi Akui Negara Palestina

“Saya tegaskan, atas nama Rumah Sakit Prof Ngoerah, bahwa rumor yang beredar tentang pencurian organ adalah salah,” ujarnya kepada wartawan, seperti dikutip AFP, Kamis (25/9/2025).

“Rumah sakit tidak berkepentingan untuk menyembunyikan [jantung]. Sebenarnya, kepentingan kami adalah dalam konteks pemeriksaan sesuai dengan hukum," ujarnya.

Dia mengatakan jantung Haddow dipulangkan ke Australia setelah bagian tubuhnya yang lain karena proses untuk memenuhi persyaratan pemeriksaan patologi membutuhkan waktu yang lama.

Kementerian Luar Negeri Australia mengatakan pada Selasa lalu bahwa mereka memberikan bantuan konsuler kepada keluarga Haddow tetapi tidak dapat memberikan komentar lebih lanjut, dengan alasan kewajiban privasi.

Jantung Haddow dikembalikan ke Queensland pada bulan Agustus, lebih dari dua bulan setelah kematiannya, kata kuasa hukum keluarga Haddow, Ni Luh Arie Ratna Sukasari, pada Rabu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Gempa Magnitudo 8,1...
Gempa Magnitudo 8,1 Guncang Filipina, Peringatan Tsunami Dikeluarkan, Warga Kocar-kacir Selamatkan Diri
Ini Daftar Negara yang...
Ini Daftar Negara yang Hukum Mati dan Rampas Aset Koruptor, Bagaimana dengan Indonesia?
Australia Sita 100.000...
Australia Sita 100.000 Kecoak Selundupan, Harganya Rp2,5 Miliar
5 Kapal Selam Tercanggih...
5 Kapal Selam Tercanggih ASEAN: Hebat Mana Invincible Singapura vs Nagapasa Indonesia?
6 Jet Tempur Canggih...
6 Jet Tempur Canggih yang Bakal Panaskan Langit ASEAN: F-35 Singapura hingga Rafale Indonesia
World Giving Report...
World Giving Report 2026: Donasi Global Turun, Indonesia Bertahan di Atas Rata-rata Dunia
Korban Tewas Gempa M7,8...
Korban Tewas Gempa M7,8 di Filipina Bertambah Menjadi 41 Orang
Diserang AS Lagi, Iran...
Diserang AS Lagi, Iran Tutup Selat Hormuz Tembak 2 Kapal Tanker
Rekomendasi
Jelang Demo Mahasiswa...
Jelang Demo Mahasiswa BEM UI, Arus Lalu Lintas di Bundaran HI Masih Ramai Lancar
Kontroversi Wilton Sampaio:...
Kontroversi Wilton Sampaio: Wasit Brasil yang Keluarkan 3 Kartu Merah
Praz Teguh Tegaskan...
Praz Teguh Tegaskan Tak Terima Aliran Dana Hanania Group, Hanya Uang Saku Umroh
Berita Terkini
Putri Bha Meninggal,...
Putri Bha Meninggal, Calon Pewaris Raja Vajiralongkorn Berharta Rp770 Triliun Makin Misterius
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
Thailand Berduka, Putri...
Thailand Berduka, Putri Raja Vajiralongkorn Meninggal setelah Koma Hampir 4 Tahun
Trump Klaim AS Telah...
Trump Klaim AS Telah Bikin Kesepakatan Hebat dengan Iran, Teheran Bilang Belum!
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved