Tambang Emas di Kongo Runtuh, 50 Penambang Tewas
Sabtu, 12 September 2020 - 17:27 WIB
loading...
A
A
A
Bundya menyalahkan longsor yang disebabkan oleh hujan lebat atas kecelakaan itu. Ia juga memutuskan masa berkabung selama dua hari dan meminta penduduk setempat untuk membantu mengeluarkan mayat dari dalam tanah.
Kecelakaan di tambangsementara Kongo adalah kejadian biasa, dan seringkali mematikan. Banyak tambang semacam itu berada di daerah terpencil, yang berarti kecelakaan tidak dilaporkan.(Baca juga: Tambang Marmer Runtuh di Wilayah Terpencil Pakistan, 17 Orang Tewas )
Para penambang menjual apa yang mereka temukan ke pedagang lokal, yang kemudian menjualnya ke perusahaan besar asing.
"Penyelidikan harus dilakukan untuk mengetahui penyebab bencana ini," kata perwakilan masyarakat sipil, Nicolas Kyalangalilwa.
"Pihak berwenang harus mengambil tanggung jawab alih-alih mengenakan pajak pada para penambang ini," cetusnya.
Kecelakaan di tambangsementara Kongo adalah kejadian biasa, dan seringkali mematikan. Banyak tambang semacam itu berada di daerah terpencil, yang berarti kecelakaan tidak dilaporkan.(Baca juga: Tambang Marmer Runtuh di Wilayah Terpencil Pakistan, 17 Orang Tewas )
Para penambang menjual apa yang mereka temukan ke pedagang lokal, yang kemudian menjualnya ke perusahaan besar asing.
"Penyelidikan harus dilakukan untuk mengetahui penyebab bencana ini," kata perwakilan masyarakat sipil, Nicolas Kyalangalilwa.
"Pihak berwenang harus mengambil tanggung jawab alih-alih mengenakan pajak pada para penambang ini," cetusnya.
(ber)
Lihat Juga :