4 Fakta Pemerkosaan Jadi Senjata pada Perang di Kongo

Selasa, 01 Juli 2025 - 17:47 WIB
loading...
4 Fakta Pemerkosaan...
Pemerkosaan jadi senjata pada perang di Kongo. Foto/X/@RodDMartin
A A A
KONGO - Saat pemberontak M23 maju ke Bukavu selama bulan Januari dan Februari, beberapa desa di sepanjang Danau Kivu berubah menjadi medan perang. Meskipun pejuang dari semua pihak telah melakukan kekejaman, kelompok masyarakat sipil dan aktivis telah mengidentifikasi militer Kongo dan milisi Wazalendo yang bersekutu dari provinsi Kivu Utara sebagai pihak yang memperkosa wanita dan anak-anak.

4 Fakta Pemerkosaan Jadi Senjata pada Perang di Kongo

1. Pemerkosaan Jadi Hal Biasa

Riziki (bukan nama sebenarnya) memberi tahu DW bahwa dia selamat dari serangan.

"Tiga tentara masuk ke rumah saya untuk menjarah," kata Riziki. "Salah satu dari mereka masuk ke kamar tidur saya untuk memperkosa saya, tetapi saya melawan."

"Yang lain berteriak padanya untuk pergi, tetapi dia menolak," kata Riziki. "Beruntung, anak saya datang menyelamatkan saya dan mereka pergi setelah mereka menghancurkan semuanya."

Kejahatan itu terjadi pada bulan Februari di desa Kavumu, sekitar 30 kilometer (18 mil) di utara Bukavu. Setelah itu, Riziki, seorang ibu dari lima anak, telah menemukan tempat berlindung di Bukavu.

Dia berharap untuk mendapatkan keadilan di Bukavu selama persidangan yang direncanakan. Tetapi kemudian, para pejuang M23 menguasai kota itu. Para hakim, pengacara, terdakwa, narapidana, dan bahkan beberapa korban selamat, melarikan diri.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Awas, Virus Ebola Sudah...
Awas, Virus Ebola Sudah Masuk Prancis, Dibawa Seorang Dokter
India Gempar, Seorang...
India Gempar, Seorang Ibu Diperkosa Beramai-ramai di Depan Anaknya
4 Fakta Memalukan Keluarga...
4 Fakta Memalukan Keluarga Kerajaan Norwegia Divonis 4 Tahun Penjara karena Pemerkosaan
Kepala WHO Kunjungi...
Kepala WHO Kunjungi Pusat Wabah Ebola
Israel Gugat New York...
Israel Gugat New York Times karena Ungkap Tentara Zionis Perkosa Tahanan Palestina Secara Brutal
Dunia Marah pada Festival...
Dunia Marah pada 'Festival Pemerkosaan' Ini: Sekelompok Pria Telanjangi Perempuan di Siang Bolong
MUI Kecam Keras 27 Pelaku...
MUI Kecam Keras 27 Pelaku Rudapaksa Remaja di Madura: Hukuman Berat Harus Diberlakukan
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Meningkat Jadi 5.208 Orang, 16.740 Luka-Luka
PM Jepang Takaichi:...
PM Jepang Takaichi: Akhirnya Saya Bisa Tidur 5 Jam, Nyetrika dan Jahit!
Rekomendasi
Pengamat Soroti Rumor...
Pengamat Soroti Rumor Privat di Kasus Febrie: Jangan Geser Fokus dari Substansi Hukum
Berkali-kali Gagal Tes,...
Berkali-kali Gagal Tes, Anak Petani Sumbawa Bangga Dilantik Prabowo Jadi Perwira TNI
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta...
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta Terganggu Imbas Vandalisme Alat Sinyal di Bojong Gede-Citayam
Berita Terkini
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Kemenangan Besar bagi Riyadh
AS Ancam Malaysia setelah...
AS Ancam Malaysia setelah Anwar Ibrahim Ingin Usir Seluruh Warga Israel
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Ditangkap Pasukan Indonesia,...
Ditangkap Pasukan Indonesia, Ulama Palestina Sheikh Miqdad Dituduh Rencanakan Pengeboman 7 Negara
3 Tentara AS Tewas Diserang...
3 Tentara AS Tewas Diserang Rudal Iran, Trump Salahkan Yordania
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved