Siapa Joseph Kabila? Mantan Presiden Kongo yang Dihukum Mati karena Pengkhianatan

Rabu, 01 Oktober 2025 - 20:30 WIB
loading...
Siapa Joseph Kabila?...
Joseph Kabila dijatuhi hukuman mati karena pengkhianatan. Foto/RT
A A A
JAKARTA - Mantan presiden Republik Demokratik Kongo , Joseph Kabila, telah dijatuhi hukuman mati secara in absentia oleh Pengadilan Militer Tinggi negara tersebut, setelah dinyatakan bersalah atas berbagai tuduhan, termasuk pengkhianatan, kejahatan perang, dan kejahatan terhadap kemanusiaan. Putusan tersebut dibacakan pada hari Selasa.

Siapa Joseph Kabila? Mantan Presiden Kongo yang Dihukum Mati karena Pengkhianatan

1. Mendukung Kelompok Pemberontak

Kasus ini berpusat pada dugaan peran Kabila dalam mendukung kelompok pemberontak M23, yang telah melancarkan pemberontakan di Kongo timur. Pengadilan memutuskan Kabila bersalah karena mendalangi tindakan pembunuhan, penyiksaan, kekerasan seksual, dan pemberontakan yang bekerja sama dengan gerakan pemberontak tersebut.

Meskipun Kabila membantah semua tuduhan, ia tidak hadir di pengadilan untuk mengajukan pembelaan. Keberadaannya masih belum diketahui.

“Dalam penerapan Pasal 7 KUHP Militer, pengadilan ini menjatuhkan satu hukuman, yaitu yang paling berat, yaitu hukuman mati,” kata Letnan Jenderal Joseph Mutombo Katalayi, yang memimpin pengadilan tersebut, dilansir RT.

BacaJuga: Pemerintahan AS Shutdown, 2 Juta PNS Terancam Nganggur

2. Pernah Jadi Diktator

Selain hukuman mati, pengadilan memerintahkan Kabila untuk membayar ganti rugi kepada negara Kongo dan para korban dugaan kejahatan, dengan angka yang dilaporkan berkisar antara sekitar USD33 miliar hingga hampir USD50 miliar.

Proses pengadilan terhadap Kabila dimulai pada bulan Juli, setelah Senat mencabut kekebalan parlementernya pada bulan Mei. Kabila memerintah Republik Demokratik Kongo dari tahun 2001 hingga 2019.

Putusan ini muncul ketika kelompok pemberontak M23 melanjutkan serangannya di provinsi-provinsi timur Republik Demokratik Kongo yang kaya mineral, sementara para aktor regional dan internasional telah mendesak gencatan senjata. Para militan telah merebut pusat-pusat pertambangan utama, termasuk Goma dan Bukavu, yang dilaporkan menewaskan ribuan orang.

RD Kongo masih mempertahankan hukuman mati tetapi telah menerapkan moratorium bersyarat terhadap eksekusi sejak tahun 2003. Kelompok-kelompok hak asasi manusia mencatat bahwa meskipun pengadilan terus menjatuhkan hukuman mati, tidak ada eksekusi yang terjadi selama lebih dari 20 tahun.

Di seluruh Afrika, semakin banyak negara yang telah menghapus hukuman mati dalam beberapa dekade terakhir. Sejak tahun 2000, negara-negara seperti Gabon (2010), Republik Kongo dan Madagaskar (2015), Chad (2020), Sierra Leone (2021), serta Republik Afrika Tengah dan Zambia (2022) telah menghapus hukuman mati.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini Daftar Negara yang...
Ini Daftar Negara yang Hukum Mati dan Rampas Aset Koruptor, Bagaimana dengan Indonesia?
Kepala WHO Kunjungi...
Kepala WHO Kunjungi Pusat Wabah Ebola
Korupsi, 2 Eks Menhan...
Korupsi, 2 Eks Menhan China Dijatuhi Hukuman Mati
Kue Ultah Menteri Israel...
Kue Ultah Menteri Israel Bergambar Tali Gantungan, Rayakan Hukuman Mati Tawanan Palestina
Dibantu Tentara Rusia,...
Dibantu Tentara Rusia, Mali Sukses Gagalkan Kudeta Militer
Parlemen Israel Sahkan...
Parlemen Israel Sahkan UU Hukuman Mati bagi Tahanan Palestina, Anggota Kongres AS Murka
Tanda-tanda Lempeng...
Tanda-tanda Lempeng Tektonik Baru Lahir di Afrika Ditemukan
3 Pelaut India Tewas...
3 Pelaut India Tewas Akibat Serangan Kapal Tanker oleh AS di Lepas Pantai Oman
AS Ancam Serang Infrastruktur...
AS Ancam Serang Infrastruktur Iran, Presiden Pezeshkian: Mereka Putus Asa!
Rekomendasi
Komut Pertamina Pastikan...
Komut Pertamina Pastikan Keandalan Distribusi Energi di NTT
Islam: Agama yang Paling...
Islam: Agama yang Paling Disalahpahami
MNC Peduli dan Park...
MNC Peduli dan Park Hyatt Jakarta Gelar Aksi Food Rescue untuk Warga Duri Kepa
Berita Terkini
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Trump Puji Unggahan...
Trump Puji Unggahan Menlu Iran tentang Kemungkinan Kesepakatan AS-Iran Sangat Positif
Menlu Iran Ungkap MoU...
Menlu Iran Ungkap MoU dengan AS Mencakup Lebanon dan Blokade Paman Sam
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved