Trump Ingin Rebut Kembali Pangkalan AS di Afghanistan, Alasannya Senjata Nuklir China

Jum'at, 19 September 2025 - 09:02 WIB
loading...
Trump Ingin Rebut Kembali...
Presiden AS Donald Trump sebut Amerika sedang berusaha untuk merebut kembali Pangkalan Udara Bagram di Afghanistan yang sekarang dikuasai Taliban. Foto/Wikipedia
A A A
LONDON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan Amerika sedang berusaha untuk merebut kembali Pangkalan Udara Bagram di Afghanistan. Komentar Trump muncul setelah lebih dari empat tahun penarikan militer AS pada akhir perang AS yang berlangsung hampir dua dekade di negara tersebut.

Taliban mengambil alih Pangkalan Udara Bagram saat kembali berkuasa pada tahun 2021, yang telah menyaksikan kemiskinan yang semakin parah, perlakuan buruk terhadap warga Afghanistan oleh pemerintah, dan lebih banyak pembatasan terhadap perempuan.

Bagram adalah bekas benteng militer AS di Afghanistan yang berlokasi di utara ibu kota negara itu, Kabul. Pangkalan tersebut sangat penting bagi kekuatan AS di wilayah tersebut selama bertahun-tahun sebelum peristiwa 2021.

Baca Juga: Rusia Resmi Akui Pemerintahan Taliban di Afghanistan

Trump menegosiasikan penarikan pasukan dari Afghanistan selama masa jabatan pertamanya, tetapi penarikan pasukan yang kacau itu terjadi di bawah pemerintahan Presiden Joe Biden.

Partai Demokrat dan Partai Republik belum sepakat tentang siapa yang bertanggung jawab atas kekacauan tersebut. Partai Republik mengatakan Biden salah mengelola penarikan pasukan, tetapi Partai Demokrat menyalahkan kesepakatan Trump.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Xi Jinping dan Akhir...
Xi Jinping dan Akhir dari Narasi Kebangkitan Damai China
China Selidiki Insiden...
China Selidiki Insiden Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi, Pilot Tewas, 13 Orang Luka
Benarkah Mossad Hendak...
Benarkah Mossad Hendak Habisi Bos Militer Pakistan Selama Perundingan AS-Iran di Swiss?
AS Serang Iran 2 Hari...
AS Serang Iran 2 Hari Beruntun, Trump Umbar Ancaman Mengerikan
Finlandia Izinkan Wilayahnya...
Finlandia Izinkan Wilayahnya Jadi Lokasi Pengerahan Senjata Nuklir NATO, Rusia Terancam
Presiden FIFA Dicecar...
Presiden FIFA Dicecar Jurnalis soal Kekacauan Piala Dunia 2026, Jawaban Infantino Terkesan Meremehkan
Sengaja Targetkan Anak-Anak...
Sengaja Targetkan Anak-Anak Palestina, Penyelidik PBB Nyatakan Israel Lakukan Genosida di Gaza
AS-Iran Saling Serang,...
AS-Iran Saling Serang, Trump Ancam Lenyapkan Iran
Rekomendasi
Presiden FIFA Dicecar...
Presiden FIFA Dicecar Jurnalis soal Kekacauan Piala Dunia 2026, Jawaban Infantino Terkesan Meremehkan
Di Tengah Piala Dunia...
Di Tengah Piala Dunia 2026, Kapten Timnas Cape Verde Diselidiki Polisi atas Dugaan Pemerkosaan
Harry Kane Pecahkan...
Harry Kane Pecahkan Rekor Gary Lineker di Piala Dunia
Berita Terkini
6 Teroris Ditembak Mati...
6 Teroris Ditembak Mati usai Serang Markas Rangers Pakistan, 4 Tentara Juga Tewas
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Xi Jinping dan Akhir...
Xi Jinping dan Akhir dari Narasi Kebangkitan Damai China
Update Gempa Kembar...
Update Gempa Kembar Guncang Venezuela: 1.430 Orang Tewas, 3.200 Luka, 50.000 Hilang
China Selidiki Insiden...
China Selidiki Insiden Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi, Pilot Tewas, 13 Orang Luka
Benarkah Mossad Hendak...
Benarkah Mossad Hendak Habisi Bos Militer Pakistan Selama Perundingan AS-Iran di Swiss?
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved