Trump Ingin Rebut Kembali Pangkalan AS di Afghanistan, Alasannya Senjata Nuklir China

Jum'at, 19 September 2025 - 09:02 WIB
loading...
A A A
Trump mengatakan dalam konferensi pers pada hari Kamis di Inggris bahwa rencananya adalah meninggalkan Afghanistan dengan "kekuatan dan martabat" dan mempertahankan pangkalan udara tersebut, yang dia gambarkan sebagai "salah satu pangkalan udara terbesar di dunia."

"Kita memberikannya kepada mereka secara cuma-cuma," katanya. "Kita sedang berusaha mendapatkannya kembali. Oke, itu mungkin berita yang cukup mengejutkan," ujarnya.

"Kami berusaha mendapatkannya kembali, karena mereka membutuhkan sesuatu dari kami. Kami ingin pangkalan itu kembali. Namun salah satu alasan kami menginginkan pangkalan itu adalah, seperti yang Anda ketahui, jaraknya satu jam dari tempat China membuat senjata nuklirnya," ujarnya.

Pasukan AS terakhir meninggalkan Bagram pada Juli 2021 setelah penarikan pasukan dari Afghanistan yang banyak dikritik. Taliban dengan cepat kembali berkuasa setelah penarikan tersebut. Pada bulan Agustus, pasukan Afghanistan di Bagram telah menyerah kepada Taliban.

Trump sering mengkritik penanganan pemerintahan Biden terhadap penarikan pasukan AS dari Afghanistan, dengan alasan bahwa hal itu tidak akan kacau jika dia masih menjabat pada saat itu.

Penarikan pasukan tersebut berakhir dengan tewasnya 13 tentara AS dalam sebuah pengeboman dan runtuhnya pemerintahan Afghanistan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
10 Negara dengan Biaya...
10 Negara dengan Biaya Hidup Termahal di Dunia pada 2026, Ada Tetangga Indonesia
Gelombang Panas Dahsyat...
Gelombang Panas Dahsyat Landa Eropa, Picu Lebih dari 200 Kematian di Spanyol dan Prancis
Harga Minyak Dunia Turun...
Harga Minyak Dunia Turun usai Selat Hormuz Dibuka Lagi, Dekati Level Sebelum Perang AS-Iran
Rekomendasi
Benarkah Fruktosa dalam...
Benarkah Fruktosa dalam Buah Bisa Memicu Asam Urat? Ini Penjelasan Guru Besar IPB
Klasemen Akhir Grup...
Klasemen Akhir Grup H Piala Dunia 2026: Dongeng Cape Verde Baru Dimulai!
Investor Saham Meningkat,...
Investor Saham Meningkat, Stockbit Andalkan Keamanan Berlapis
Berita Terkini
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
6 Petani Diculik Tentara...
6 Petani Diculik Tentara Israel di Lebanon Selatan
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Infografis
Demo Menentang Presiden...
Demo Menentang Presiden AS Donald Trump Digelar di Penjuru Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved