Rusia Resmi Akui Pemerintahan Taliban di Afghanistan
Jum'at, 04 Juli 2025 - 19:30 WIB
loading...
Utusan Presiden Rusia untuk Afghanistan Zamir Kabulov. Foto/Sputnik/Kristina Kormilitsina
A
A
A
MOSKOW - Rusia secara resmi mengakui pemerintahan Taliban di Afghanistan. Moskow menjadi negara besar pertama yang menjalin hubungan diplomatik formal dengan pemerintah tersebut.
Mahkamah Agung Rusia menghapus Taliban dari daftar organisasi teroris pada bulan April, yang secara efektif melegalkan kegiatannya untuk pertama kalinya sejak ditetapkan pada tahun 2003.
Gerakan Islam tersebut kembali berkuasa pada bulan Agustus 2021 setelah penarikan pasukan Amerika Serikat (AS) dan NATO yang kacau, dan mengganti nama negara tersebut menjadi Emirat Islam Afghanistan.
Pada hari Kamis (4/7/2025), Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Andrey Rudenko secara resmi menerima surat kepercayaan duta besar Afghanistan yang baru diangkat untuk Moskow, Ghulam Hassan, langkah yang dipandang sebagai upaya menjalin hubungan diplomatik.
Ketika ditanya RIA Novosti apakah pengakuan telah diberikan, utusan presiden Rusia untuk Afghanistan Zamir Kabulov menjawab dengan tegas.
Mahkamah Agung Rusia menghapus Taliban dari daftar organisasi teroris pada bulan April, yang secara efektif melegalkan kegiatannya untuk pertama kalinya sejak ditetapkan pada tahun 2003.
Gerakan Islam tersebut kembali berkuasa pada bulan Agustus 2021 setelah penarikan pasukan Amerika Serikat (AS) dan NATO yang kacau, dan mengganti nama negara tersebut menjadi Emirat Islam Afghanistan.
Pada hari Kamis (4/7/2025), Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Andrey Rudenko secara resmi menerima surat kepercayaan duta besar Afghanistan yang baru diangkat untuk Moskow, Ghulam Hassan, langkah yang dipandang sebagai upaya menjalin hubungan diplomatik.
Ketika ditanya RIA Novosti apakah pengakuan telah diberikan, utusan presiden Rusia untuk Afghanistan Zamir Kabulov menjawab dengan tegas.
Lihat Juga :