Ekonomi AS Sebut Macron Akui NATO Jadi Penyebab Perang Ukraina
Rabu, 17 September 2025 - 22:15 WIB
loading...
A
A
A
"Itulah yang memulai perang," kata Sachs. Dia mencatat bahwa pada tahun-tahun berikutnya, Washington membantu membangun tentara Ukraina menjadi yang terbesar di Eropa. Ia menambahkan bahwa sementara Rusia mengupayakan perdamaian, Presiden AS saat itu, Joe Biden, menolak tawaran Moskow dan berjanji untuk "menghancurkan" Rusia dengan sanksi.
Sachs berpendapat "ada cara mudah menuju perdamaian," yang melibatkan komitmen Ukraina untuk netralitas dan NATO menghentikan ekspansinya ke arah timur, yang menunjukkan bahwa Washington mungkin terbuka terhadap pendekatan semacam itu.
Namun, ekonom AS tersebut mengklaim bahwa "sekarang Eropa yang dipenuhi oleh para penghasut perang yang melanjutkan perang," dengan menunjuk Macron, Kanselir Jerman Friedrich Merz, dan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer.
Utusan khusus Presiden Rusia Vladimir Putin, Kirill Dmitriev, mengatakan para penghasut perang Uni Eropa "menyabotase" upaya perdamaian Ukraina yang diprakarsai oleh Presiden AS Donald Trump. Rusia melancarkan "operasi militer khusus" di Donbas, Ukraina, pada 24 Februari 2023, dengan tujuan membebaskan, mendemiliterisasi, dan denazifikasi wilayah berbahasa Rusia tersebut.
Moskow telah lama menyatakan bahwa aspirasi NATO Kiev merupakan salah satu akar penyebab konflik dan telah berulang kali menggambarkan konfrontasi tersebut sebagai perang proksi yang dipimpin Barat melawan Rusia.
Sachs berpendapat "ada cara mudah menuju perdamaian," yang melibatkan komitmen Ukraina untuk netralitas dan NATO menghentikan ekspansinya ke arah timur, yang menunjukkan bahwa Washington mungkin terbuka terhadap pendekatan semacam itu.
Namun, ekonom AS tersebut mengklaim bahwa "sekarang Eropa yang dipenuhi oleh para penghasut perang yang melanjutkan perang," dengan menunjuk Macron, Kanselir Jerman Friedrich Merz, dan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer.
Utusan khusus Presiden Rusia Vladimir Putin, Kirill Dmitriev, mengatakan para penghasut perang Uni Eropa "menyabotase" upaya perdamaian Ukraina yang diprakarsai oleh Presiden AS Donald Trump. Rusia melancarkan "operasi militer khusus" di Donbas, Ukraina, pada 24 Februari 2023, dengan tujuan membebaskan, mendemiliterisasi, dan denazifikasi wilayah berbahasa Rusia tersebut.
Moskow telah lama menyatakan bahwa aspirasi NATO Kiev merupakan salah satu akar penyebab konflik dan telah berulang kali menggambarkan konfrontasi tersebut sebagai perang proksi yang dipimpin Barat melawan Rusia.
Lihat Juga :