Ekonomi AS Sebut Macron Akui NATO Jadi Penyebab Perang Ukraina

Rabu, 17 September 2025 - 22:15 WIB
loading...
Ekonomi AS Sebut Macron...
Presiden Prancis Emmanuel Macron mengakui NATO jadi penyebab perang Ukraina. Foto/X
A A A
LONDON - Presiden Prancis Emmanuel Macron dilaporkan telah mengakui dalam sebuah pertemuan tertutup bahwa aliansi militer NATO yang dipimpin AS merupakan kekuatan pendorong di balik perang di Ukraina. Itu diungkapkan Jeffrey Sachs, seorang ekonom terkemuka Amerika. Dia mengungkapkan hal tersebut dalam debat kebijakan luar negeri dengan harian Italia il Fatto Quotidiano.

Macron, bersama para pemimpin Barat lainnya, telah berulang kali menuduh Rusia melancarkan agresi terhadap Ukraina pada Februari 2022 tanpa provokasi dan menyalahkan Moskow sebagai satu-satunya pihak yang bertanggung jawab atas konflik tersebut.

Sachs mengenang selama debat bahwa ketika Macron menganugerahinya Legion of Honor pada Mei 2022, presiden Prancis secara pribadi mengatakan kepadanya "persis kebalikan dari apa yang ia katakan di depan umum" dan mengakui bahwa "NATO-lah yang menyebabkan perang ini."

"Saya hanya ingin semua orang tahu ini," kata Sachs, dilansir Press TV. Dia menambahkan bahwa ia "muak" dengan presiden Prancis tersebut sambil mengutuk para pemimpin Eropa Barat dan menggambarkan mereka sebagai penghasut perang yang "hanya ingin berperang."

Baca Juga: 800.000 Demonstran One Piece Akan Guncang Pemerintahan Presiden Macron
Ekonom Amerika tersebut menggarisbawahi bahwa konflik Ukraina sebenarnya telah dimulai pada tahun 2014, ketika AS "secara aktif berpartisipasi dalam kudeta yang penuh kekerasan" yang menggulingkan pemerintah di Kiev.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rusia dan Ukraina Makin...
Rusia dan Ukraina Makin Jauh dari Perdamaian, Apa Pemicunya?
5 Alasan Putin Menolak...
5 Alasan Putin Menolak Perjanjian Batasan Serangan Jarak Jauh dengan Ukraina
Bom Ransel Meledak di...
Bom Ransel Meledak di Apartemen Monako, Oligarki Ukraina Vadym Iermolaiev Terluka
Inggris Akan Ganti 6...
Inggris Akan Ganti 6 Kapal Perusak Tua dengan 6 Kapal Perang Hibrida Pengendali Drone
Jerman Diguncang Penembakan,...
Jerman Diguncang Penembakan, 6 Orang Tewas
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
AS dan Iran Kembali...
AS dan Iran Kembali Saling Serang Pasca-Tandatangani Perjanjian Damai
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Tembus 1.700 Orang, 5.000 Lainnya Luka
Rekomendasi
Belanda Tersingkir,...
Belanda Tersingkir, Rekor Bersejarah Berakhir
Tumbangkan Jerman, Paraguay...
Tumbangkan Jerman, Paraguay Rayakan dengan Libur Nasional
Breaking News! Nadiem...
Breaking News! Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara di Kasus Chromebook
Berita Terkini
Pria Ini Bunuh Pacar,...
Pria Ini Bunuh Pacar, tapi Tewas Serangan Jantung saat Buang Mayat Korban
Apakah Gerakan Amal...
Apakah Gerakan Amal Bisa Menggantikan Hizbullah?
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
Indonesia Lunasi Proyek...
Indonesia Lunasi Proyek Jet Tempur KF-21 Korsel Rp6,9 Triliun, Dapat Transfer Teknologi Apa?
Rusia dan Ukraina Makin...
Rusia dan Ukraina Makin Jauh dari Perdamaian, Apa Pemicunya?
Iran Ngamuk, Luncurkan...
Iran Ngamuk, Luncurkan Serangan Siber 3 Kali Lipat terhadap Israel
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved