3 Alasan Mossad Tolak Perintah Membunuh Pemimpin Hamas di Qatar

Senin, 15 September 2025 - 07:11 WIB
loading...
3 Alasan Mossad Tolak...
Mossad menolak perintah untuk membunuh pemimpin Hamas di Qatar. Foto/X/@SaadAbedine
A A A
GAZA - Mossad Israel menolak rencana untuk menggunakan agen darat guna membunuh para pejabat Hamas di Qatar. Itu dilaporkan The Washington Post melaporkan, mengutip para pejabat.

Israel melancarkan serangan udara di Qatar pada hari Selasa, mengklaim serangan tersebut menargetkan para pemimpin senior Hamas.

Mossad dilaporkan tidak hadir dalam pernyataan resmi Israel. Dua orang Israel yang mengetahui masalah ini mengatakan bahwa badan intelijen tersebut telah menolak rencana terbaru untuk melakukan operasi darat.

3 Alasan Mossad Tolak Perintah Membunuh Pemimpin Hamas di Qatar

1. Tak Ingin Merusak Hubungan Baik dengan Qatar

Kepala Mossad, David Barnea, menentang langkah tersebut "sebagian karena tindakan tersebut dapat merusak hubungan yang telah ia dan agensinya jalin dengan Qatar," demikian dilaporkan The Washington Post. Qatar telah menjadi tuan rumah bagi Hamas dan menjadi mediator perundingan gencatan senjata, kata sumber tersebut.

Kelompok Palestina tersebut mengatakan serangan udara tersebut gagal menewaskan para pejabat tinggi, termasuk pelaksana tugas pemimpin Khalil al-Hayya, tetapi menewaskan beberapa kerabat dan ajudan, serta seorang perwira Qatar.

Para analis berpendapat bahwa Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mungkin telah kehilangan kesabaran dengan negosiasi gencatan senjata.

Kepala Pasukan Pertahanan Israel, Letnan Jenderal Eyal Zamir, juga menentang waktu serangan tersebut, sementara Menteri Urusan Strategis Ron Dermer dan Menteri Pertahanan Israel Katz mendukung Netanyahu. Nitzan Alon, seorang perwira senior IDF yang bertanggung jawab atas negosiasi penyanderaan, tidak diundang ke rapat perencanaan untuk menghindari pertentangan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
RUU Integrasi Militer...
RUU Integrasi Militer AS-Israel Dianggap Ancaman Eksistensial, Anggota Kongres Diseru Menolak
Profil Sheikh Miqdad,...
Profil Sheikh Miqdad, Ulama Palestina yang Ditangkap Pasukan Indonesia dan Dikhawatirkan Diserahkan ke Israel
Ditangkap Pasukan Indonesia,...
Ditangkap Pasukan Indonesia, Ulama Palestina Sheikh Miqdad Dikhawatirkan Akan Diserahkan ke Israel
Presiden Pezeshkian:...
Presiden Pezeshkian: Iran Sedang Perang Skala Penuh dengan AS!
Israel Tembak Jatuh...
Israel Tembak Jatuh Rudal Iran, Ancam Beri Respons dengan Kekuatan Penuh
Wali Kota New York Ngotot...
Wali Kota New York Ngotot Ingin Tangkap PM Israel Netanyahu: 'Dia Penjahat Perang'
4 Alasan Mojtaba Khamenei...
4 Alasan Mojtaba Khamenei Bersumpah Ingin Balas Dendam Kematian Ayahnya
Laporan: Pentagon Tutupi...
Laporan: Pentagon Tutupi Informasi Jumlah Korban Militer AS dalam Perang di Iran
Trump Ancam Hancurkan...
Trump Ancam Hancurkan Gunung Pickaxe Iran, Tempat Sembunyikan Nuklir
Rekomendasi
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
3 Tersangka Kasus Suap...
3 Tersangka Kasus Suap Dana Hibah Pokmas Jatim Beri Rp6,9 M agar Dapat Jatah
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
Berita Terkini
Jika Arab Saudi Punya...
Jika Arab Saudi Punya Senjata Nuklir, Kenapa Banyak Negara Khawatir?
4 Fakta Gunung Pickaxe,...
4 Fakta Gunung Pickaxe, Fasilitas Rahasia Nuklir Iran yang Jadi Target Serangan AS
Siapa Khalil al-Hayya?...
Siapa Khalil al-Hayya? Pemimpin Baru Hamas yang Dikenal sebagai Tangan Kanan Iran di Gaza
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
Serangan AS ke Iran...
Serangan AS ke Iran Tak Punya Strategi, Apakah Trump Sudah Putus Asa?
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Infografis
3 Alasan Rusia Bisa...
3 Alasan Rusia Bisa Ubah Prancis Menjadi Chernobyl Raksasa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved