Mengapa Serangan Israel ke Qatar Buktikan Impotensi Trump di Timur Tengah?

Kamis, 11 September 2025 - 04:40 WIB
loading...
A A A
Sebaliknya, Trump tampaknya mencoba mengalihkan perhatian: lebih bersedia mengunggah postingan tentang seorang peneliti yang diculik dan memiliki hubungan dengan AS yang dibebaskan di Irak daripada menangani eskalasi besar dalam ketegangan regional yang dipicu oleh serangan Israel.

Ambivalensi tanggapan Trump pada akhirnya hanya menambah kesan bahwa pemerintahannya tidak memiliki strategi yang koheren untuk kawasan tersebut.

Laporan media menggambarkan komentar dari Gedung Putih sebagai "kecaman langka terhadap Israel", tetapi kenyataannya Israel jelas merasa tidak perlu berkonsultasi dengan Washington, atau memberi tahu mereka terlebih dahulu, sehingga pertanyaannya menjadi: Mengapa Israel mau mendengarkan apa pun yang berasal dari sana sekarang?

"Kecaman langka" tersebut menyatakan bahwa "pengeboman sepihak di Qatar, negara berdaulat dan sekutu dekat Amerika Serikat yang bekerja sangat keras dengan berani mengambil risiko bersama kami untuk menengahi perdamaian, tidak memajukan tujuan Israel atau Amerika".

Namun, juru bicara Gedung Putih menambahkan: "Melenyapkan Hamas, yang telah mengambil keuntungan dari penderitaan mereka yang tinggal di Gaza, adalah tujuan yang mulia."

Mengapa Qatar mau memberikan Kepercayaan dalam situasi ini terhadap jaminan Trump kepada Qatar bahwa "hal seperti itu tidak akan terjadi lagi di tanah mereka"?

Persepsi bahwa Israel jelas merasa tidak akan menghadapi sanksi dari Amerika Serikat atas tindakannya harus diimbangi dengan penilaian yang setara bahwa AS tidak mungkin melakukan intervensi substantif apa pun atas nama Israel jika ketegangan militer sekarang meningkat.

Meskipun Trump siap melancarkan serangan terarah terhadap Iran atas nama Israel beberapa bulan yang lalu, para analis kini melihat pola di mana ia hanya siap mengambil langkah-langkah terarah dan menghindari keterlibatan skala besar dalam konflik internasional.

Mereka juga mencatat kecenderungannya untuk menghindari konflik yang ia klaim dapat ia selesaikan tetapi kemudian terbukti tidak memadai, seperti yang terjadi di Ukraina.

Oleh karena itu, pertanyaannya adalah respons apa yang dapat — dan akan — diberikan Qatar dan negara-negara tetangganya terhadap serangan ini.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Sadisnya Tentara Israel,...
Sadisnya Tentara Israel, Tembak Mati Pria Palestina yang Sedang Tidur
Iran Tuduh NATO Terlibat...
Iran Tuduh NATO Terlibat Perang Gabungan AS-Israel Gara-gara Pengakuan Sekjen Mark Rutte
Trump Caci Maki Netanyahu:...
Trump Caci Maki Netanyahu: Semua Orang Yahudi Muak Denganmu!
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
Berani Tanpa AS, Netanyahu:...
Berani Tanpa AS, Netanyahu: Kami akan Masuk ke Iran
Update Korban Gempa...
Update Korban Gempa Venezuela: 235 Orang Tewas dan 70.000 Keluarga Terdampak
Harga Minyak Dunia Turun...
Harga Minyak Dunia Turun usai Selat Hormuz Dibuka Lagi, Dekati Level Sebelum Perang AS-Iran
Rekomendasi
Jumhur Hidayat Sampaikan...
Jumhur Hidayat Sampaikan Salam Hangat Presiden Prabowo ke Raja Charles
Mensesneg Jelaskan Maksud...
Mensesneg Jelaskan Maksud Prabowo terkait 4 Kali Kalah Pemilu Tak Ganggu Pemegang Mandat
Sejak 2023, Kabel Udara...
Sejak 2023, Kabel Udara Sepanjang 11 Kilometer di Jakarta Barat Direlokasi
Berita Terkini
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Infografis
Profil Sarifah Suraidah...
Profil Sarifah Suraidah Istri Gubernur Kaltim yang Viral di Tengah Polemik Pengadaan Mobdin Rp8,5 Miliar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved