Mengapa Serangan Israel ke Qatar Buktikan Impotensi Trump di Timur Tengah?

Kamis, 11 September 2025 - 04:40 WIB
loading...
Mengapa Serangan Israel...
Serangan Israel ke Qatar membuktikan impotensi Donald Trump di Timur Tengah. Foto.X/@pisklauren
A A A
DOHA - Para pemimpin dunia menyatakan kemarahan atas serangan Israel terhadap Hamas di Qatar karena dianggap sebagai pelanggaran hukum internasional yang mencolok. Namun, di saat dan dalam konflik di mana begitu banyak hukum — dan norma — internasional dilanggar, pelanggaran baru ini mungkin tidak mengejutkan.

Melansir ABC News, para pemimpin Israel dituduh melakukan kejahatan perang atas pelaksanaan perangnya di Gaza sebagai tanggapan atas serangan teroris oleh Hamas.

Namun sejak 7 Oktober, Israel telah menyerang sejumlah negara ketiga, terutama Suriah, Lebanon, dan Iran, dalam upayanya untuk menggulingkan kepemimpinan Hizbullah.

Mengapa Serangan Israel ke Qatar Buktikan Impotensi Trump di Timur Tengah?

1. Qatar Tidak Senang dengan Serangan Israel ke Qatar

Donald Trump mengatakan ia "sangat tidak senang" dengan serangan Israel terhadap Qatar.

Reaksi terhadap tindakan-tindakan ini jauh lebih tenang dibandingkan dengan yang kita lihat terhadap serangan di Qatar.

Melansir ABC News, dalam kasus serangan-serangan sebelumnya, terdapat unsur keterkejutan dan kekaguman bahwa Israel telah berhasil melakukan serangan-serangan luar biasa dan terarah seperti itu di pusat kota Teheran, dan kecanggihan serangannya terhadap pager dan walkie-talkie milik tokoh-tokoh Hizbullah di Lebanon.

Reaksi di kawasan tersebut juga lebih tenang karena banyak negara tidak sepenuhnya sedih melihat Hizbullah melemah.

Namun, serangan di Qatar merupakan proposisi yang sangat berbeda, baik bagi negara-negara di kawasan maupun secara global.

Baca Juga: 15 Jet Tempur Israel Tembakkan 10 Rudal di Qatar

2. Qatar Adalah Sekutu Terdekat AS

Hal ini terjadi bukan hanya karena pernyataan mereka tentang kurangnya batasan terhadap tujuan perang Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, tetapi juga karena mereka telah secara spektakuler mengungkap ketidakberdayaan Presiden AS Donald Trump di kawasan tersebut, dan juga di panggung global.

Melansir ABC News, Qatar adalah sekutu terdekat AS di kawasan tersebut setelah Israel. Qatar menjadi tuan rumah kehadiran militer AS terbesar — sebuah pangkalan udara tidak jauh dari lokasi serangan di Doha — dan baik Qatar maupun pemerintahan Trump telah banyak memanfaatkan hubungan dekat mereka.

CCTV merekam serangan Israel terhadap pemimpin Hamas di Doha.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
Menteri Zionis: AS Akan...
Menteri Zionis: AS Akan Segera Berada di Jalur Bentrokan dengan Israel
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Harga Bensin di AS Tetap...
Harga Bensin di AS Tetap Mahal meski Minyak Dunia Rontok, Trump Semprot Raksasa Energi
Kapal Penangkap Ikan...
Kapal Penangkap Ikan Tenggelam di Lepas Pantai Busan, 2 Awak Asal Indonesia Hilang
Mengenal Gempa Doublet...
Mengenal Gempa Doublet di Venezuela Tewaskan Ratusan Orang, Jarang Terjadi
Rekomendasi
Kapal Induk Garibaldi...
Kapal Induk Garibaldi dan Masa Depan Strategi Maritim Indonesia
Trump Peringatkan Iran,...
Trump Peringatkan Iran, Tarif Selat Hormuz Tak Dapat Diterima
5 Fakta Menarik Jerman...
5 Fakta Menarik Jerman Tumbang Dihajar Ekuador: Gol Kilat Sane hingga Tekanan Gila La Tri
Berita Terkini
Negara NATO Ini Bakal...
Negara NATO Ini Bakal Melarang Kumandang Azan
Selat Hormuz Bergejolak...
Selat Hormuz Bergejolak Lagi, Iran Serang Kapal Berbendera Singapura
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Iran Peringatkan Kapal-kapal...
Iran Peringatkan Kapal-kapal Tidak Melintasi Selat Hormuz Tanpa Izin
Korban Gempa Venezuela...
Korban Gempa Venezuela Bertambah, 164 Orang Tewas, 971 Luka-luka
Infografis
Profil Sarifah Suraidah...
Profil Sarifah Suraidah Istri Gubernur Kaltim yang Viral di Tengah Polemik Pengadaan Mobdin Rp8,5 Miliar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved