Perusahaan China Tawarkan Bonus Rp2 Miliar bagi Karyawan yang Turunkan Berat Badan

Selasa, 09 September 2025 - 14:57 WIB
loading...
Perusahaan China Tawarkan...
Perusahaan China tawarkan bonus total Rp2 miliar kepada para karyawannya untuk menurunkan berat badan. Foto/South China Morning Post
A A A
BEIJING - Sebuah perusahaan China telah memicu kehebohan setelah menawarkan bonus total 1 juta yuan (Rp2 miliar) kepada para karyawannya untuk menurunkan berat badan. Seorang karyawan menerima bonus sebesar 20.000 yuan (Rp46 juta) setelah berhasil menurunkan berat badan lebih dari 20 kg hanya dalam 90 hari.

Pada 12 Agustus, perusahaan teknologi yang berbasis di Shenzhen, Arashi Vision Inc—yang lebih dikenal sebagai Insta360—menjadi berita utama di China dengan program tahunan "Tantangan Penurunan Berat Badan Sejuta Yuan".

Inisiatif ini, yang diadakan setiap tahun, bertujuan untuk memotivasi karyawan agar menerapkan gaya hidup yang lebih sehat dengan berolahraga secara teratur dan menjaga pola makan seimbang.

Baca Juga: Kocak, Bos Meta Mark Zuckerberg Digugat Pengacara AS Bernama Mark Zuckerberg

Peraturannya sederhana: semua karyawan berhak mendaftar, dan untuk setiap 0,5 kg berat badan yang turun, peserta dapat memperoleh hadiah uang tunai sebesar 500 yuan (Rp1 juta).

Tahun ini, seorang karyawan Gen-Z bernama Xie Yaqi berhasil menurunkan berat badan 20 kg dalam tiga bulan, memenangkan bonus uang tunai sebesar 20.000 yuan (Rp46 juta) dan gelar "Juara Penurunan Berat Badan".

Xie mengungkapkan bahwa dia tetap disiplin selama tantangan tersebut, dengan cermat mengatur pola makannya dan berolahraga selama 1,5 jam setiap hari.

"Saya percaya ini adalah waktu terbaik dalam hidup saya untuk menjadi versi terbaik dari diri saya. Ini bukan hanya tentang kecantikan—ini tentang kesehatan," ujarnya, seperti dikutip dari South China Morning Post.

Xie bahkan membagikan "metode penurunan berat badan Qin Hao" dalam obrolan grup untuk menginspirasi rekan kerja lain yang sedang mengalami stagnasi.

Regimen yang pernah membantu aktor China Qin Hao menurunkan berat badan 10 kg hanya dalam 15 hari terdiri dari hanya minum susu kedelai di hari pertama, makan jagung di hari kedua, mengonsumsi buah di hari ketiga, dan bergantian antara protein dan sayuran di hari-hari berikutnya.

Sejak tahun 2022, perusahaan itu telah menyelenggarakan tujuh putaran tantangan ini, yang mendistribusikan total hadiah hampir 2 juta yuan (Rp4,6 miliar).

Tahun lalu saja, 99 karyawan berpartisipasi, secara kolektif menurunkan berat badan 950 kg dan membagi hadiah uang tunai sebesar 1 juta yuan.

Seorang perwakilan perusahaan mengatakan: “Melalui tantangan ini, kami bertujuan untuk mempromosikan gaya hidup sehat dan mendorong karyawan kami untuk memprioritaskan kesejahteraan mereka di luar pekerjaan. Ini berfungsi sebagai insentif positif bagi mereka untuk menjalani hidup dan bekerja dengan semangat baru.”

Menariknya, tantangan ini juga memasukkan "klausul penalti": peserta yang berat badannya naik kembali harus membayar denda sebesar 800 yuan (Rp1,8 juta) untuk setiap 0,5 kg yang kembali. Sejauh ini, belum ada yang dikenakan denda tersebut.

Kampanye bonus ini juga sejalan dengan inisiatif nasional yang lebih luas.

Pada bulan Juni 2024, China meluncurkan "Tahun Pengelolaan Berat Badan", sebuah rencana tiga tahun (2024-2026) yang dipelopori oleh Komisi Kesehatan Nasional dan 16 departemen lainnya, yang bertujuan untuk mempromosikan kebugaran ilmiah dan mengekang peningkatan angka kelebihan berat badan dan obesitas di negara tersebut.

Banyak pengguna media sosial yang langsung memuji pendekatan inovatif perusahaan tersebut, dengan beberapa menyatakan keinginan kuat untuk bergabung dengan tim.

Seorang pengguna media sosial berkomentar: "Apa saja persyaratan kerja untuk masuk? Saya akan bekerja di sana dan bertahan hidup hanya dengan air jika terpaksa!"

Yang lain bercanda: "Saya akan membuat perusahaan bangkrut. Saya akan berlari 10 km setiap hari."
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
China Kenalkan Senjata...
China Kenalkan Senjata Laser Genggam Lijian untuk Jatuhkan Drone
Dampak Kunjungan Trump,...
Dampak Kunjungan Trump, China Perketat Pembatasan Aktivis dan Pengawasan Domestik
Pesawat Air Force One...
Pesawat Air Force One Hadiah dari Qatar untuk Trump Diuji Terbang
Rekomendasi
Ultah ke-34, Ayu Ting...
Ultah ke-34, Ayu Ting Ting Pamer Momen Romantis Bareng Kevin Gusnadi
Langkah Membumi 2026...
Langkah Membumi 2026 Dimulai, Hadirkan Program Sustainability yang Lebih Pop untuk Anak Muda
Mahasiswa Tetap Turun...
Mahasiswa Tetap Turun ke Jalan meski Banyak Aktivis Masuk Pemerintahan, Ini Analisis Ubedilah Badrun
Berita Terkini
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
6 Tentara Israel Tewas...
6 Tentara Israel Tewas dalam 3 Hari Terakhir Akibat Sergapan Hizbullah
Meski IRGC Tutup Selat...
Meski IRGC Tutup Selat Hormuz, Perundingan Damai AS dan Iran Digelar di Swiss
Infografis
Pakistan dan India Berperang,...
Pakistan dan India Berperang, Kenapa China yang Menang?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved