Kocak, Bos Meta Mark Zuckerberg Digugat Pengacara AS Bernama Mark Zuckerberg

Senin, 08 September 2025 - 15:33 WIB
loading...
Kocak, Bos Meta Mark...
Pengacara AS bernama Mark S Zuckerberg menggugat CEO Meta Mark E Zuckerberg. Musababnya, akun sang Facebook pengacara berkali-kali ditangguhkan karena namanya dianggap meniru bos Meta. Foto/Facebook Mark S Zuckerberg
A A A
WASHINGTON - Seorang pengacara kebangkrutan dari Indiana, Amerika Serikat (AS), bernama Mark S Zuckerberg, telah mengajukan gugatan terhadap bos Meta Platforms Inc, Mark E. Zuckerberg. Pengacara itu menggugat karena Meta berulang kali menangguhkan akunnya di Facebook dan Instagram karena namanya dianggap meniru sang bos Meta.

Menurut gugatan yang diajukan di Pengadilan Tinggi Marion, Zuckerberg, sang pengacara, mengatakan akun pribadi dan profesionalnya dinonaktifkan beberapa kali antara tahun 2022 dan 2025.

Secara total, dia mengklaim profil pribadinya dinonaktifkan sembilan kali, sementara halaman firma hukumnya dihapus lima kali.

Baca Juga: Pegawai Bank Ini Dipecat setelah Bekerja 25 Tahun, Digantikan AI yang Dilatihnya

Hal itu, menurutnya, tidak hanya mengganggu komunikasi dengan klien tetapi juga membuang hampir USD11.000 yang telah dia belanjakan untuk iklan Facebook.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Tolak Seruan Netanyahu...
Trump Tolak Seruan Netanyahu agar AS Tak Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
Trump Keliru Sebut Iran...
Trump Keliru Sebut Iran 'Republik Islam Jepang': 111 Rudalnya Serang Kapal Induk AS
AS Gempur 90 Target...
AS Gempur 90 Target di Iran, Teheran Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
Uni Eropa Perketat Impor...
Uni Eropa Perketat Impor E-Commerce, Era Paket Murah dari China Mulai Berakhir
Imbas AS Serang Iran:...
Imbas AS Serang Iran: Qatar, Bahrain, dan Kuwait Panik
Trump Sebut Iran Sampah,...
Trump Sebut Iran Sampah, Ini Respons Teheran
Eropa Siap Masuk Arena...
Eropa Siap Masuk Arena Pertempuran Robot AI China dan AS
Rusia Klaim Kuasai Benteng...
Rusia Klaim Kuasai Benteng Pertahanan Terkuat Ukraina di Konstantinovka, Tewaskan 13.500 Tentara
Pesawat Boeing 737 Hilang...
Pesawat Boeing 737 Hilang Kontak di Laut Arab, Diduga Jatuh
Rekomendasi
Mengapa Korupsi Diharamkan...
Mengapa Korupsi Diharamkan dan Termasuk Dosa Besar dalam Islam?
Kasus Dugaan Kekerasan...
Kasus Dugaan Kekerasan ART Erin Wartia Naik Penyidikan, Rieke Diah Pitaloka Ikut Mengawal
Babak Baru Kasus Dugaan...
Babak Baru Kasus Dugaan Penganiayaan ART oleh Erin Wartia, Herawati Bawa Bukti ke Polisi
Berita Terkini
Akademisi Beijing: Negara...
Akademisi Beijing: Negara Mana Pun yang Berani Perang Nuklir Melawan China Akan Musnah
Trump Tolak Seruan Netanyahu...
Trump Tolak Seruan Netanyahu agar AS Tak Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
Trump Keliru Sebut Iran...
Trump Keliru Sebut Iran 'Republik Islam Jepang': 111 Rudalnya Serang Kapal Induk AS
AS Gempur 90 Target...
AS Gempur 90 Target di Iran, Teheran Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
Venezuela Memohon kepada...
Venezuela Memohon kepada Raja Charles: Serahkan 31 Ton Emas yang Ditahan Inggris
Uni Eropa Perketat Impor...
Uni Eropa Perketat Impor E-Commerce, Era Paket Murah dari China Mulai Berakhir
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved