Mantan Menlu Jepang Calonkan Diri Jadi Ketua LDP
Senin, 08 September 2025 - 19:25 WIB
loading...
Toshimitsu Motegi akan mencalonkan diri jadi ketua partai berkuasa Jepang, LDP. Foto/X/@GearoidReidy
A
A
A
TOKYO - Mantan Menteri Luar Negeri Jepang Toshimitsu Motegi mengumumkan bahwa ia akan mencalonkan diri dalam perlombaan kepemimpinan untuk Partai Demokrat Liberal (LDP) yang berkuasa setelah Perdana Menteri Shigeru Ishiba memutuskan untuk mengundurkan diri. Itu menjadikan pertarungan perebutan ketua LDP makin menguat.
Motegi, yang juga mantan sekretaris jenderal LDP, mengatakan ia ingin mengabdikan diri untuk negaranya dengan memanfaatkan pengalaman yang diperoleh di partainya dan pemerintahan.
Ishiba mengumumkan keputusannya untuk mundur sebagai ketua LDP pada hari Minggu di tengah meningkatnya seruan agar ia bertanggung jawab atas kekalahan partai tersebut dalam pemilu.
Dalam kemunduran politik yang bersejarah pada bulan Juli, koalisi penguasa yang dipimpin LPD kehilangan mayoritas di Dewan Perwakilan Rakyat, menandakan ketidakpuasan publik yang mendalam terhadap pemerintah.
Kekalahan ini menyusul hasil serupa dalam pemilihan cepat Dewan Perwakilan Rakyat pada Oktober 2024, yang menjadikan blok penguasa tersebut minoritas di kedua kamar parlemen, sebuah pencapaian bersejarah pertama sejak LDP didirikan pada tahun 1955.
Baca Juga: Kapal Perang Kanada dan Australia Transit di Taiwan, China Marah Besar
Menyusul pengumuman Ishiba, LDP diperkirakan akan membahas format dan jadwal pemilihan ketua.
Beberapa anggota LDP menyerukan agar anggota biasa, selain anggota Parlemen, diizinkan untuk menyampaikan pandangan mereka tentang pemulihan partai.
Selain Motegi, anggota LDP lainnya juga mencalonkan diri sebagai presiden partai.
Sekretaris Jenderal LDP, Hiroshi Moriyama, mengatakan penting untuk menjajaki cara-cara agar anggota partai dapat berpartisipasi secara langsung.
Perhatian juga terfokus pada orang lain yang ikut serta dalam pemilihan kepemimpinan LDP tahun lalu, khususnya mantan Menteri Keamanan Ekonomi Takaichi Sanae, yang bersaing dalam putaran kedua dengan Ishiba, Menteri Pertanian Koizumi Shinjiro, yang memperoleh suara terbanyak dari anggota Diet pada putaran pertama pemungutan suara, dan Kepala Sekretaris Kabinet Hayashi Yoshimasa.
Motegi, yang juga mantan sekretaris jenderal LDP, mengatakan ia ingin mengabdikan diri untuk negaranya dengan memanfaatkan pengalaman yang diperoleh di partainya dan pemerintahan.
Ishiba mengumumkan keputusannya untuk mundur sebagai ketua LDP pada hari Minggu di tengah meningkatnya seruan agar ia bertanggung jawab atas kekalahan partai tersebut dalam pemilu.
Dalam kemunduran politik yang bersejarah pada bulan Juli, koalisi penguasa yang dipimpin LPD kehilangan mayoritas di Dewan Perwakilan Rakyat, menandakan ketidakpuasan publik yang mendalam terhadap pemerintah.
Kekalahan ini menyusul hasil serupa dalam pemilihan cepat Dewan Perwakilan Rakyat pada Oktober 2024, yang menjadikan blok penguasa tersebut minoritas di kedua kamar parlemen, sebuah pencapaian bersejarah pertama sejak LDP didirikan pada tahun 1955.
Baca Juga: Kapal Perang Kanada dan Australia Transit di Taiwan, China Marah Besar
Menyusul pengumuman Ishiba, LDP diperkirakan akan membahas format dan jadwal pemilihan ketua.
Beberapa anggota LDP menyerukan agar anggota biasa, selain anggota Parlemen, diizinkan untuk menyampaikan pandangan mereka tentang pemulihan partai.
Selain Motegi, anggota LDP lainnya juga mencalonkan diri sebagai presiden partai.
Sekretaris Jenderal LDP, Hiroshi Moriyama, mengatakan penting untuk menjajaki cara-cara agar anggota partai dapat berpartisipasi secara langsung.
Perhatian juga terfokus pada orang lain yang ikut serta dalam pemilihan kepemimpinan LDP tahun lalu, khususnya mantan Menteri Keamanan Ekonomi Takaichi Sanae, yang bersaing dalam putaran kedua dengan Ishiba, Menteri Pertanian Koizumi Shinjiro, yang memperoleh suara terbanyak dari anggota Diet pada putaran pertama pemungutan suara, dan Kepala Sekretaris Kabinet Hayashi Yoshimasa.
(ahm)
Lihat Juga :